Member : Log-In | Register   Forum Arsip 2002 - 2008   
  online :     



.: Messiah Sebelum Jesus Yang Dibangkitkan Dihari Ketiga Setelah Kematiannya :.
Author
Post   Bookmark and Share  
jones

31 May 10 - 11:18 am Total Topics: 5
Total Posts: 1395
jones's avatar

Archives 
Komentar Forum lama dari 2002 s/d 2008 ada juga di halaman archives
Menurut rekan-rekan Christian cerita bangkit kembalinya seorang Messiah dihari ketiga kematiannya adalah konsep unik Christianity, mereka mengclaim adanya nubuatan khusus untuk Jesus, tapi apa menurut bible benar begitu?

Catatan Messiah yang dibangkitkan dihari ketiga setelah kematiannya dalam bible ada pada PB:

Menurut apa yang tecatat dalam bible:

Kata-kata Jesus langsung kepada keduabelas muridnya dalam perjalanan ke Jerusalem:

Mark 10:34 dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."
tris emeras anastêsetai


Matt 20:19 Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." tritê êmera egerthêsete

Kepada muridnya di Galilea

Matt 17:23 dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan. tritê êmera egerthêsetai " Maka hati murid-murid-Nya itupun sedih sekali.

Di Bethsaida

Luke 9:22 Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." tê tritê êmera egerthênai

Bahkan pengarang Luke menulis bahwa Jesus setelah bangkit dari kematian dan selesai makan ikan goreng mengquote dari apa yang tertulis (PL???)

Luke 24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, egertai te êmera te tritê

Kata-kata Jesus menurut imam besar dan orang-orang farisi

Matt 27:63 dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit treis êmeras egeiromai

Perhatikan redaksi kata-kata Jesus yang berbeda-beda (bold) mengenai kebangkitan dirinya setelah tiga hari bahkan pada event yang sama (Mark 10:34 vs Matt 20:19), Jesus memakai kata “bangkit” yang berbeda - anastemi dan egeiro apakah para pengarang bible salah catat?

αναστησεται verb - future middle indicative - third person singular
anastenai verb - second aorist active middle or passive deponent

anistemi from - ana and - histemi to stand up (literal or figurative, transitive or intransitive):--arise, lift up, raise up (again), rise (again), stand up(-right).

Ana a primary preposition and adverb; properly, up; but (by extension) used (distributively) severally, or (locally) at (etc.):--and, apiece, by, each, every (man), in, through. In compounds (as a prefix) it often means (by implication) repetition, intensity, reversal, etc
histemi a prolonged form of a primary stao (of the same meaning, and used for it in certain tenses); to stand (transitively or intransitively), used in various applications (literally or figuratively):--abide, appoint, bring, continue, covenant, establish, hold up, lay, present, set (up), stanch, stand (by, forth, still, up

egerτησεται verb - future middle indicative - third person singular
egerthênai verb - second aorist active middle or passive deponent
egeiro probably akin to the base of agora (through the idea of collecting one's faculties); to waken (transitively or intransitively), i.e. rouse (literally, from sleep, from sitting or lying, from disease, from death; or figuratively, from obscurity, inactivity, ruins, nonexistence):--awake, lift (up), raise (again, up), rear up, (a-)rise (again, up), stand, take up.

Kata-kata Jesus menurut para pengarang bible

8:31 Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari. treis êmeras anastenai

Matt 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. Trite êmera egerthênai

Luke 18:33 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." êmera tê tritê anastêsetai

24:7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." tê tritê êmera anastênai

Menurut pengarang kitab Acts (Luke/ Paul??)

Acts 10;40 Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri. egeiren te tritê êmera

Menurut penulis Corintus (Paul), bahkan ia mengclaim bahwa Jesus dibangkitkan, pada hari yang ketiga, adalah sesuai dengan Kitab Suci

1 cor15:4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci egegertai te emera te tritê kata tas graphas

Dimanakah adanya nubuatan "Messiah dibangkitkan di hari ketiga" dalam PL?

Sumber-sumber christian mengclaim nubuatan messiah yang bangkit Psalm 30:3; 41:10, 118:17, Isa_53:5-10., Psa_22:16-19 dll.

Ternyata tidak ada satu ayatpun yang menyebutkan “Messiah harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga”

Sejauh pengetahuan penulis, dasar biblikal tentang kebangkitan Messiah dihari ketiga adalah dalam PB Matthew 12:40, pengarang kitab Matthew mengquote Jonah 1:17 yang dapat dicocok-cocokan dengan isi karangannya,

SEPTUAGINT 2:1 ΚΑΙ ΠΡΟΣΕΤΑΞΕΝ ΚΥΡΙΟΣ ΚΗΤΕΙ ΜΕΓΑΛΩ ΚΑΤΑΠΙΕΙΝ ΤΟΝ ΙΩΝΑΝ ΚΑΙ ΗΝ ΙΩΝΑΣ ΕΝ ΤΗ ΚΟΙΛΙΑ ΤΟΥ ΚΗΤΟΥΣ ΤΡΕΙΣ ΗΜΕΡΑΣ ΚΑΙ ΤΡΕΙΣ ΝΥΚΤΑΣ
12:40 ΩΣΠΕΡ ΓΑΡ ΗΝ ΙΩΝΑΣ ΕΝ ΤΗ ΚΟΙΛΙΑ ΤΟΥ ΚΗΤΟΥΣ ΤΡΕΙΣ ΗΜΕΡΑΣ ΚΑΙ ΤΡΕΙΣ ΝΥΚΤΑΣ ΟΥΤΩΣ ΕΣΤΑΙ Ο ΥΙΟΣ ΤΟΥ ΑΝΘΡΩΠΟΥ ΕΝ ΤΗ ΚΑΡΔΙΑ ΤΗΣ ΓΗΣ ΤΡΕΙΣ ΗΜΕΡΑΣ ΚΑΙ ΤΡΕΙΣ ΝΥΚΤΑΣ

Yun. 1:17
Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.

Mat. 12:40
Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

Menurut apa yang tercatat, Jonah bukan seorang messiah dan tidak mati di dalam perut ikan dan apakah “tiga hari dan tiga malam” pada kedua ayat itu sinkron dengan cerita berapa lama Jesus berada didalam bumi PB? Hal ini tidak kita bicarakan sekarang, mungkin dapat didiskusikan di thread lain.

Ada ayat lainnya yang diclaim sebagai nubuat untuk bisa dicocok-cocokan dengan kebangkitan Messiah dihari ketiga trite emera egeruesetai

Hosea 6:1-2 "Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita.
Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya.

1 ləḵû wənāšûḇâ ’el-yəhwâ kî hû’ ṭārāf wəyirəpā’ēnû yaḵə wəyaḥəbəšēnû:
2 yəḥayyēnû mîyōmāyim bayywōm haššəlîšî yəqimēnû wəniḥəyeh ləfānāyw:

6:1 ΠΟΡΕΥΘΩΜΕΝ ΚΑΙ ΕΠΙΣΤΡΕΨΩΜΕΝ ΠΡΟΣ ΚΥΡΙΟΝ ΤΟΝ ΘΕΟΝ ΗΜΩΝ ΟΤΙ ΑΥΤΟΣ ΗΡΠΑΚΕΝ ΚΑΙ ΙΑΣΕΤΑΙ ΗΜΑΣ ΠΑΤΑΞΕΙ ΚΑΙ ΜΟΤΩΣΕΙ ΗΜΑΣ
6:2 ΥΓΙΑΣΕΙ ΗΜΑΣ ΜΕΤΑ ΔΥΟ ΗΜΕΡΑΣ ΕΝ ΤΗ [ΗΜΕΡΑ ΤΗ ΤΡΙΤΗ ΑΝΑΣΤΗΣΟΜΕΘΑ ΚΑΙ ΖΗΣΟΜΕΘΑ ΕΝΩΠΙΟΝ ΑΥΤΟΥ

Messiah = singular, sedang ayat itu menyebutkan person yang dihidupkan dan dibangkitkan adalah kami =plural

Menurut situs Jahudi ini
http://hadavar.org/drupal/content/hosea-62
Menunjukkan bahwa oknum yang akan dihidupkan sesudah dua hari dan dibangkitkan setelah tiga hari adalah Ephraim dan tidak ada kaitannya dengan Jesus.

Juga menurut Prof. Cynthia Baker, pengarang gospel bukanlah historian ataupun biographer, tetapi evangelist yang mencatat kumpulan ucapan, anekdot, cerita-cerita kemu'jizatan, dan fakta akan suatu kehidupan yang berakhir dengan eksekusi negara atas tuduhan menghasut.
Apa yang telah dilakukan mereka, adalah suatu keyakinan bahwa kehidupan dan kematian Jesus adalah bagian dari rencana keselamatan yang belum terungkap yang dicocok-cocokan dengan interpretasi sepotong-sepotong dari kitab-kitab PL, satu satunya bible pada saat itu. Maka para penginjil mengkonstruksi cerita mereka mengenai Jesus disekitar suatu kerangka dasar yang telah disediakan oleh bible Hebrew, khususnya para nabi Hebrew, dan banyak detail yang digambarkan langsung dari bible Hebrew untuk menciptakan cerita kehidupan dan kematian Jesus. Tegasnya mereka telah memulai dengan keyakinan bahwa Jesus adalah manifestasi penyelamatan Tuhan, mereka mengetahui bahwa hidup dan matinya "harus memenuhi" apa yang mereka pertahankan menjadi inpirasi ramalan ilahi
http://www.scu.edu/scm/exclusives/passion-baker.cfm
Professor Cynthia Baker, Santa Clara University, Department of Religious Studies; cmbaker@scu.edu

Jadi passages dalam Isaiah, Psalms, Hosea dll. bukanlah nubuatan yang terbukti terjadi dan dicatat, tetapi sesuatu yang didesign dan dirangkai oleh para pengarang bible.

Lalu darimanakah catatan yang diclaim oleh para pengarang PB sebagai nubuatan Messiah yang dibangkitkan dihari ketiga???

Total Reply 234 | Comment 2200 hits |  Beritahu Teman |  Print | Baca Seluruh Artikel  
Bonek

Total Topics: 0
Total Posts: 202
29 Jul 10 - 10:04 am
Bonek tiba-tiba muncul waton njeplak

ck...ck....


trus memang apa masalahnya jo...? kasihan bejo iki, dikibuli karo pandhitone




Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
23 Jul 10 - 12:53 pm
Bonek tiba-tiba muncul waton njeplak

ck...ck....
Kirim Komentar
Bonek

Total Topics: 0
Total Posts: 202
22 Jul 10 - 1:09 pm
Jones :
Diwafatkan dalam arti dimatikanpun ayat itu tidak menyatakan Jesus dimatikan ditiang salib.

Response :
Nanti kita bahas tentang penyaliban, yang jelas sepakat bahwa Yesus wafat.


klo iesous wafat emang bisa makan ikan goreng ???

Jones :
Pastinya oknum yang diceritakan dalam bible disalib bukan Isa ibnu Maryam.

Response :
Lalu siapa yang di salib?. dan siapa mereka itu?. Tentara romawikah, Bani Israelkah. Apakah ada kejelasannya?


anda ini lucu kali.. coba tanyain tuh simon peter, siapa yg disalip???
simon peter itu pegang kuncinya


Kirim Komentar
Bonek

Total Topics: 0
Total Posts: 202
21 Jul 10 - 10:32 am
Kemudian dalam ayat anda yang anda posting tersebut, tidak ada dengan tegas mengatakan : Bapa, Anak dan Rohulkudus. Jika tidak ada mengatakan demikian, bagaimana anda dapat menjudge bahwa ayat tersebut mengkoreksi Alkitab?. 1 = 3 adalah : 1 dalam Dzat Allah dalam 3 Pribadi yang berkarya. Tauhid Kristen adalah Allah itu Esa. Bagaimana jika saya katakan bahwa ayat tersebut tertuju pada masa sebelum islam ada. Karena pada masa itu ada 3 berhala yang di anggap 3 Allah. 3 bentuk dengan zat yang sama.


si rvenez ini sepertinya menganut kristen arianisme, klo gak mungkin pengikut saksi yahuwa atau pengikut aliran mormon.

didalam bible memang tidak ada kata trinity atau 3nitas, paling2 juga ada ayat palsu (sisiapan) yakni comma johanneum

kata 3nitas (3 in one atau one in 3) itu ada dalam credo nicea

http://forum-swaramuslim.net/archives/threads.php?id=3746_0_21_63_C


Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
20 Jul 10 - 1:41 pm
Jones :
Andalah tidak nyambung, sudah jelas apa yang sedang dibicarakan adalah masalah tertulis/ tidak tertulis bukan masalah memahami, tas graphas (tulisan-tulisan itu), kalau tidak tertulis = tidak ada yang dibaca, lalu apa yang bisa dipahami???????

Response :
Mengapa pak jones membuat kata perkata?. Kalimat jangan dipisahkan dunk?. Kalau ada kalimat begini : Mr. Jones makan nasi. Kemudian jones potong cuma Nasi, apakah artinya jadi sama????. Pak Jones, bagaimana kita akan pintar jika kita tetap gelap melihat. Terima kasih.
Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
20 Jul 10 - 1:37 pm
Jones :
Diwafatkan dalam arti dimatikanpun ayat itu tidak menyatakan Jesus dimatikan ditiang salib.

Response :
Nanti kita bahas tentang penyaliban, yang jelas sepakat bahwa Yesus wafat.

Jones :
Pastinya oknum yang diceritakan dalam bible disalib bukan Isa ibnu Maryam.

Response :
Lalu siapa yang di salib?. dan siapa mereka itu?. Tentara romawikah, Bani Israelkah. Apakah ada kejelasannya?
Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
20 Jul 10 - 1:31 pm
Kemudian dalam ayat anda yang anda posting tersebut, tidak ada dengan tegas mengatakan : Bapa, Anak dan Rohulkudus. Jika tidak ada mengatakan demikian, bagaimana anda dapat menjudge bahwa ayat tersebut mengkoreksi Alkitab?. 1 = 3 adalah : 1 dalam Dzat Allah dalam 3 Pribadi yang berkarya. Tauhid Kristen adalah Allah itu Esa. Bagaimana jika saya katakan bahwa ayat tersebut tertuju pada masa sebelum islam ada. Karena pada masa itu ada 3 berhala yang di anggap 3 Allah. 3 bentuk dengan zat yang sama.
Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
20 Jul 10 - 1:25 pm
Jones :
[5:73] Laqad kafara-lladziina qaaluu inn-Allaha tsalitsu tsalaatsah wamaa min ilaahin illaa ilaahun waahid.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah ketiga dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa....dst.
English: Certainly they disbelieve who say: Surely Allah is the third of the three; and there is no god but the one God
tsalitsu tsalaatsah = trinity, juga mencakup trimurti dll.
Tsalatsa (Arabic) = tiga bandingkan dengan hebrew shloshah.
Dalam bible tidak tercatat "trinity", so trinity adalah konsep inovasi para pemuka gereja setelah Jesus tidak lagi berada ditengah-tengah pengikutnya.

Response :
Pak jones, anda telah mengakui bahwa dalam Alkitab tidak ada tertulis Tiga Allah, tapi yang ada alah Allah itu Esa. Pahami ayat diatas yang anda posting, " KETIGA DARI YANG KETIGA ( 3=3 ). Pengertian saya 3 = 3 adalah 3 Pribadi, 3 Dzat, 3 Unsur, dst, dst.
- next -
Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
20 Jul 10 - 1:19 pm
Jones :
Entah sudah beberapa kali dipostingkan bahwa menurut Al Quran orang yang mempertuhankan Isa ibnu Maryam adalah kafir, saya tidak tahu anda membacanya atau pura-pura tidak membacanya.

[5:72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

Response :
Darimana ayat ini?." padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu".". Apakah di alquran ada riwayat perkataan Yesus tersebut?.

Kirim Komentar
Bonek

Total Topics: 0
Total Posts: 202
20 Jul 10 - 8:18 am
Ya, ,emang betul, quran hanya khayalan belaka, bukan realitas , tanpa faktor pendukung, tidak ada saksi-saksi sama sekali untuk dapat membuktikan kebenaran quran, karena memang hasil imaginasi muhamad


emangnya trus ada masalah apa???

lah klo memang itu jadi masalah bagi anda, trus bagaimana tentang kisah iesous dikerjai dan digondol ama satan (iblis) di tempat yg tinggi dan bisa melihat kerajaaan seluruh dunia baca matius 4:8. trus saksine sopo?????

emang matius ikut2an digondol satan juga sambil mewartakan kisahnya iesous.

klo memang itu tercatat dalam sejarah, dimanakah lokasinya???ada tempat yg bisa melihat seluruh kerjaan didunia.

jo... bejo asal mangap kowe jo...

Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
18 Jul 10 - 1:23 pm
Jones :

Mas/ mbak Rvenez Roh Kudus telah dibohongi adalah menurut bible, bukan karangan/ bisanya saya, kalau anda tidaksependapat silahkan anda tanyakan kepada pengarang kitab Acts, merekalah penulis PB yang anda yakini dibimbing Roh Kudus serta karangannya telah di canonize atau anda tanyakan sendiri kepada Robert Bowman penulis artikel yang saya kutip.

Response :

Jones, bagaimana dengan yang ini, bukan karangan / bisanya saya.

"Dan mereka itu membuat tipu daya, Allah membalas tipu daya mereka, dan Allah sebaik-baik (pembalas) tipu daya" (and Allah is the best of schemers Moh. Picthall)
"Mereka membuat tipu daya, tetapi Allah (juga) membuat membuat tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembuat tipu daya" (and Allah is the best of plotters, Qs 3:54; Qs 8:30).


Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
14 Jul 10 - 3:06 pm

Siapakah diantara "orang banyak + tentara romawi" yang menulis peristiwa penyaliban???


Tentu saja ini menunjukkan peristiwa poeristiwa dalam injil ada banyak orang yang melihatnya.

Jika anda menuntut kesaksian seperti jaman sekarang, pasti anda tidak akan menemukannya.

Orang bisa saja mengarang cerita fiksi yang disaksikan oleh banyak orang.


Tapi lebih sangat mudah mengarang fiksi sendiri

Muhammad mengarang fiksi sendirian, dan anda percayai.




Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
14 Jul 10 - 2:56 pm
Jones.
Anda tidak tahu, pura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu, pemikiran seorang pakar bible kelas dunia diatas ada dasarnya,kalau anda seorang yang terpelajar, bacalah literatur yang mendasari pemikirannya lalu bantahlah secara argumentative. Kalau sekedar setuju/ tidak setuju tanpa ada dasar argumentasinya, ini akan menjurus debat kusir, lebih baik anda pelajari buku-buku/ pemikiran Bart Ehrman dahulu sebelum anda mengeluarkan statement.


Bart Erhman di Indonesia sebenarnya tidak populer. Bahkan saya baru tau sekareang ini.

Dr. Craig A. Evans dengan buku Jesus, The Final Days tampak perlu menjadi refensi anda juga



Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
14 Jul 10 - 2:34 pm
Gak nyambung apanya? ini adalah pembuktian kebenaran peristwa.
Gak nyambung dengan topik:
"Messiah Sebelum Jesus Yang Dibangkitkan Dihari Ketiga Setelah Kematiannya".


karena anda memang ndak tau dan ndak ada jawabnya, kecuali berimaginasi dan merekayasa juga.
coba jawab aja bukti kebenaran berikut :

Coba siapa saksi Isroq Mikrod, memang bener ada peritiwa Isroq Mikrod, naik bouraq dst.

Itu khayalan dan mimpi Muhammad aja. tidak ada orang lain yang melihat peristiwa itu.



Mukjizat bulan terbelah dua, memang bener ada peristiwanya..?
Khayalan juga itu.
Siapa saksinya, dimana peristiwanya, dihadapan siapa saja?

Mengembalikan bulan yang terbelah bagaimana?
Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
14 Jul 10 - 2:30 pm
Ya makanya itu, semakin nyata Quran dalam mengarang dan merekayasa suatu peristiwa.
Quran mau merevisi peristiwa 600 tahun sebelumnya. Pakai dasar apa kecuali khayalan. atau karena memang ALLOH SWT adalah allah lain.


Peristiwa itu tidak terjadi, karena catatannya hanya berupa cerita fiksi alias khayalan belaka.


Ya, ,emang betul, quran hanya khayalan belaka, bukan realitas , tanpa faktor pendukung, tidak ada saksi-saksi sama sekali untuk dapat membuktikan kebenaran quran, karena memang hasil imaginasi muhamad

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5124
14 Jul 10 - 10:46 am
archa's avatar
sdr. dang, saya mempostingkan tanggapan soal pengertian 'kedekatan' Allah di link yang relevan sesuai apa yang anda sampaikan..


Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
13 Jul 10 - 8:56 am
Thread nengenai 'Dzat' Yang Maha Kuasa, sebenarnya sudah ada di forum ini:

"Tuhan Kita: Allah!"



Kirim Komentar
lurus

Total Topics: 0
Total Posts: 404
12 Jul 10 - 10:45 am
lurus's avatar
Moderator, alangkah lebih baik jika khusus untuk diskusi Akhi Ndang dengan muslim yang lain, dibuatkan tread khusus, agar tidak campur aduk pembahasannya. terima kasih
Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
12 Jul 10 - 8:23 am
archa:

Saya tidak mempermasalahkan soal melihat Allah 'pada hari itu', yaitu di akherta kelak,


Saya tidak mempunyai pikiran bahwa anda mempermasalahkan soal melihat Allah, tapi ini berhubungan dengan apa yang saya katakan, bahwa Dzat yang Maha Besar Allah subhanahu wa ta’ala di akhirat adalah perkara yang menyangkut masalah aqidah.

Dalam agama Islam, Asmaa’ul husna adalah nama-nama Allah ta’ala yang indah dan baik. Asma berarti nama dan husna berati yang baik atau yang indah jadi Asma’ul Husna adalah nama nama milik Allah ta’ala yang baik lagi indah.

Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini, karena nama-nama Allah adalah alamat kepada Dzat yang mesti kita ibadahi dengan sebenarnya. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang arti, makna, dan penafsirannya akan tetapi yang jelas adalah kita tidak boleh musyrik dalam mempergunakan atau menyebut nama-nama Allah ta’ala.

Para ulama menekankan bahwa Allah adalah sebuah nama kepada Dzat yang pasti ada namanya.
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5124
12 Jul 10 - 4:20 am
archa's avatar
sdr.dang

Yang menjadi kesepakatan para salaf, bahwa barangsiapa yang mengingkari ru’yatullah (melihat Allah) di akhirat ia telah kafir. Siapa yang mengira bahwa Allah tidak dapat dilihat (secara mutlak) ia telah kafir dan mendustakan al Qur’an.

"Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri, kepada Tuhannyalah mereka melihat." (Al Qiyaamah: 22-23).

Allah juga berfirman (yang artinya), "Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) tuhan mereka." (Al Muthaffifiin: 15).


Saya tidak mempermasalahkan soal melihat Allah 'pada hari itu', yaitu di akherta kelak,



Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
12 Jul 10 - 12:57 am
jones's avatar
Ya makanya itu, semakin nyata Quran dalam mengarang dan merekayasa suatu peristiwa.
Quran mau merevisi peristiwa 600 tahun sebelumnya. Pakai dasar apa kecuali khayalan. atau karena memang ALLOH SWT adalah allah lain.


Peristiwa itu tidak terjadi, karena catatannya hanya berupa cerita fiksi alias khayalan belaka.

Gak nyambung apanya? ini adalah pembuktian kebenaran peristwa.
Gak nyambung dengan topik:
"Messiah Sebelum Jesus Yang Dibangkitkan Dihari Ketiga Setelah Kematiannya".
Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
12 Jul 10 - 12:47 am
jones's avatar
bejo
Maaf aku ndak tahu latar belakang dan asar pemikiran ini. Tapi bagi saya pernyataan tsbt saya sangat tidak setuju dan tidak sepaham.
Dalam pemahaman saya, jelas Matius, Markus, Lukas dan Yohanes adalah saksi-saksi peristiwa penyaliban Yesus.


Anda tidak tahu, pura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu, pemikiran seorang pakar bible kelas dunia diatas ada dasarnya,kalau anda seorang yang terpelajar, bacalah literatur yang mendasari pemikirannya lalu bantahlah secara argumentative. Kalau sekedar setuju/ tidak setuju tanpa ada dasar argumentasinya, ini akan menjurus debat kusir, lebih baik anda pelajari buku-buku/ pemikiran Bart Ehrman dahulu sebelum anda mengeluarkan statement.

Saya juga bisa bilang dalam pemahaman saya, jelas Matius, Markus, Lukas dan Yohanes adalah bukan saksi-saksi peristiwa penyaliban Yesus.
Selesai, tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan, apa begitu cara berdiskusi?

Dalam peristiwa penyaliban juga ada banyak orang, ada tentara romawi(unsur pemerintahan saat itu).


Siapakah diantara "orang banyak + tentara romawi" yang menulis peristiwa penyaliban???

Orang bisa saja mengarang cerita fiksi yang disaksikan oleh banyak orang.

Jika tulisan Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, sudah menyimpang dari realistas dan kronologis saat itu, tentu sudah banyak counter untuk melawan tulisan Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.


Apa anda tidak pernah mendengar adanya gospel-gospel/ scripture apocryph?
Mengapa diapocryphkan?

Jelas sejak awal tidak ada penolakan/counter terhadap tulisan sejarah penyaliban Yesus yang ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.


Baca
http://en.wikipedia.org/wiki/Gospel_of_Thomas

Jesus tidak disalibkan
http://www.themystica.com/mystica/articles/c/crucifixion_gnostic_conception_of.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Gospel_of_Peter



Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
12 Jul 10 - 12:13 am
jones's avatar



Siapakah yang mengatakan/ menulis Allah butuh pertolongan ????????
Anda salah besar kalau kata “penolong- penolong Allah” anda artikan orang-orang/ oknum-oknum yang memberikan pertolongan kepada Allah yang berkonotasi Allah butuh penolong, anshaarUllah artinya penolong-penolong/ pemenang-pemenang dari/milik Allah,

Naashir -Anshaar (pl) granting victory
Saya mau tanya dalam bible disebutkan “tentara Allah”

Saya sarankan anda, kalau membaca Al Quran bacalah dalam bahasa aslinya.

Saya mau tanya dalam bible tertulis:

1 chr 12:22 Dari hari ke hari orang datang kepada Daud untuk membantu dia sehingga mereka menjadi tentara yang besar, seperti bala tentara Allah -kəmaḥănēh ’ĕlōhîm

machaneh from 'chanah'; an encampment (of travellers or troops); hence, an army, whether literal (of soldiers) or figurative (of dancers, angels, cattle, locusts, stars; or even the sacred courts):--army, band, battle, camp, company, drove, host, tents.

Apakah menurut bible Allah butuh tentara untuk melindungi diri?

Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
11 Jul 10 - 11:26 pm

Jika parameter di atas di terapkan pada Quran, apakah Isroq Mikrod, Mukjizat bulan terbelah dua, dan bagaimana bisa kembali tidak terbelah, bisa terpenuhi parameternya.?
Belum peristiwa lainnya dalam Quran.


Gak nyambung alias OOT.


Gak nyambung apanya? ini adalah pembuktian kebenaran peristwa.



Coba siapa saksi Isroq Mikrod, memang bener ada peritiwa Isroq Mikrod, naik bouraq dst.

Itu khayalan dan mimpi Muhammad aja. tidak ada orang lain yang melihat peristiwa itu.



Mukjizat bulan terbelah dua, memang bener ada peristiwanya..?
Khayalan juga itu.
Siapa saksinya, dimana peristiwanya, dihadapan siapa saja?

Mengembalikan bulan yang terbelah bagaimana?
Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
11 Jul 10 - 11:18 pm
Jones
Tidak ada literature lain kecuali gospel yang menceritakan penyaliban Jesus.


Ya makanya itu, semakin nyata Quran dalam mengarang dan merekayasa suatu peristiwa.

Quran mau merevisi peristiwa 600 tahun sebelumnya. Pakai dasar apa kecuali khayalan. atau karena memang ALLOH SWT adalah allah lain.
Kirim Komentar
bejoanbejo

Total Topics: 0
Total Posts: 743
11 Jul 10 - 11:14 pm
Jones
Menurut ahli NT ini, Matius, Markus, Lukas, tidak menyaksikan penyaliban Jesus,
It does not appear that the author of the early gospels were eyewitnesses to the events that they narrate. But they must have gotten their stories from somewhere.
The New Testament a Historical Introduction to the Early /Christian Writings – Bart Ehrman

Chapter 3 The Traditions of Jesus in Their Greco- Roman Context.
The Nature of the Gospel Traditions
Page 47


Maaf aku ndak tahu latar belakang dan asar pemikiran ini. Tapi bagi saya pernyataan tsbt saya sangat tidak setuju dan tidak sepaham.


Dalam pemahaman saya, jelas Matius, Markus, Lukas dan Yohanes adalah saksi-saksi peristiwa penyaliban Yesus.


Dalam peristiwa penyaliban juga ada banyak orang, ada tentara romawi(unsur pemerintahan saat itu).

Jika tulisan Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, sudah menyimpang dari realistas dan kronologis saat itu, tentu sudah banyak counter untuk melawan tulisan Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.

Jelas sejak awal tidak ada penolakan/counter terhadap tulisan sejarah penyaliban Yesus yang ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.
Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
11 Jul 10 - 11:12 pm
jones's avatar
Emang dalam Alkitab dan Alquran ada tertulis Trinity pak jones?. Tolong dunk tunjukin ayatnya yang bilang ada tertulis Trinity.
Andakan selalu minta tertulis.


[5:73] Laqad kafara-lladziina qaaluu inn-Allaha tsalitsu tsalaatsah wamaa min ilaahin illaa ilaahun waahid.

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah ketiga dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa....dst.

English: Certainly they disbelieve who say: Surely Allah is the third of the three; and there is no god but the one God

tsalitsu tsalaatsah = trinity, juga mencakup trimurti dll.

Tsalatsa (Arabic) = tiga bandingkan dengan hebrew shloshah.

Dalam bible tidak tercatat "trinity", so trinity adalah konsep inovasi para pemuka gereja setelah Jesus tidak lagi berada ditengah-tengah pengikutnya.

Lho, emang saya pengikut Yesus. Justeru anda cs yang bukan pengikut Yesus pak jones.


Anda bukan pengikut Jesus, anda hanyalah seorang yang mengaku-ngaku pengikut Jesus. Dalam bible tidak pernah tercatat Jesus mengajarkan serta memerintahkan manusia untuk mempertuhankan serta menyembah dirinya.


Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
11 Jul 10 - 11:04 pm
Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah"[Al An'aam 19]

Allahu Akbar !
Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
11 Jul 10 - 10:49 pm
jones's avatar
Meneruskan comment untuk mbak Rvenez

Perkataan bisa yang pak jones tuliskan menyatakan pak jones ragu2 dan ngarang aja.


Apa tidak terbalik???? Saya lihat anda sendiri yang ragu-ragu.
Apa alasan anda menuduh saya ragu-ragu???

Baca aja dengan teliti Alkitab. Jelas disitu dikatakan Yesus itu Tuhan.


Jujur saja mbak gak ada ayat dalam alkitab yang mencatat Jesus menyatakan dirinya adalah Tuhan. Kalau ada, harap anda postingkan.

Pak Jones ngerti tidak arti Tuhan ( Rabb ) dengan Allah ( Awloh)?.


Gak nyambung mbak.

Justeru saya jadi melihat yang dikatakan ayat tersebut dibawah ini bahwa yang bukan pengikut Yesus dalah yang disebut kafir.


Entah sudah beberapa kali dipostingkan bahwa menurut Al Quran orang yang mempertuhankan Isa ibnu Maryam adalah kafir, saya tidak tahu anda membacanya atau pura-pura tidak membacanya.

[5:72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.


Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
11 Jul 10 - 10:27 pm
jones's avatar


مَا السَّمَوَاتُ السَّبْعُ فِي جَنْبِ الْكُرْسِيِّ إِلاَّ كَحَلَقَةٍ فِي أَرْضٍ فَلاَةٍ وَفَضْلُ الْعَرْشِ عَلَى الْكُرْسِيِّ كَفَضْلِ الْفَلاَةِ عَلَى الْحَلَقَةِ


Mas-samawatus-sab’u fi jambil-Kursiyyi illa kahalqatin fi ardin falah. Wa fadlul-‘Arshi ‘alal-Kursiyyi kafadlil-falati ‘alal-halqah.
(Related by Ibn Hibban.)


Apabila langit yang tujuh disandingkan dengan Al-Kursi hanyalah seperti cincin di tanah yang luas (padang pasir), dan kelebihan Al-'Arsy dari Al-Kursi seperti besarnya padang pasir dibandingkan cincin.

Mana lebih besar ‘Arsy atau Allah?

Allahu Akbar.


[42:11], 114:3
Allah tidak serupa dengan apapun, Allah tidak ada yang setara denganNya.

Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
11 Jul 10 - 9:48 pm
jones's avatar
menurut mr. jones Allah ada dimana-mana?
Allah bersemayam di langit adalah konsepsi pagan?
mohon dijelaskan supaya nga' menjadi samar dan bertentangan dengan Al Qur'an.


Sdr. Dang saya harap anda tidak salah paham, yang saya maksud Allah ada dimana-mana adalah kehadiranNya dimana-mana, bukan seperti konsepsi pantheisme seperti ini: Allah dimana-mana ada = Allah menempati ruang/ waktu dimana-mana/ Allah berada di dalam sesuatu, maka segala sesuatu itu adalah Allah, juga konsepsi pagan bahwa Allah menempati ruang yang berada di langit, jelas pengertiannya tidak begitu saudaraku.

Adakah suatu tempat dimana Allah SWT tidak ada kehadirannya disitu?

Sedang Al Qur'an telah menjelaskan :
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy" [Al A'raf : 54]


Apakah Dia bersemayam di atas Arasy dibayangkan seperti manusia menempatkan diri diatas kursi singgasana?

Coba antum baca lagi QS 6:54, apakah istiwaa 'alaa = bersemayam = duduk alias bertempat tinggal disitu?

Dimanakah 'Arsy?

Apa tafsir ayat-ayat dibawah ini?

2:115] Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.

[34:50] ........ Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat".
2:186] Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.

[4:126] Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah Allah Maha Meliputi segala sesuatu.

[41:54] Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu.


Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
11 Jul 10 - 8:40 pm
archa:

anda kelihatannya mempersepsikan 'dzat' sebagai sesuatu yang terkait dengan ruang..

Selain itu pertanyaan anda yang mengkaitkan dengan istilah 'langit' juga terkesan mempunyai persepsi 'suatu tempat yang berada diatas' dalam konteks ruang, padahal langit (as-samaa' ) merupakan sesuatu istilah yang menunjukkan 'ketinggian', bisa dalam konteks ruang, bisa juga, status, kondisi, dimensi, dll..


Ayat tegas yang menyatakan Allah beristiwa’ (menetap tinggi) di atas ‘Arsy. ‘Arsy adalah makhluk Allah yang paling tinggi dan paling besar. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “(Yaitu) Rabb Yang Maha Pemurah. Yang menetap tinggi di atas ‘Arsy .” (QS. Thaha: 5)

Maksud fis sama’ di sini ada dua: (1) Fi di sini bermakna ‘ala, artinya di atas. Sehingga makna fis sama’ adalah di atas langit, dan (2) Sama’ di sini bermakna ketinggian (al ‘uluw). Sehingga makna fis sama’ adalah di ketinggian. Dua makna ini tidaklah bertentangan. Sehingga dari sini jangan dipahami bahwa makna “fis samaa’ (di langit)” adalah di dalam langit sebagaimana sangkaan sebagian orang. Makna “fis samaa’ ” adalah sebagaimana yang ditunjukkan di atas. Contoh dalil tersebut adalah firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di (atas) langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?” (QS. Al Mulk : 16)



Peelu anda ketahui. kelihatannya ketika jones bicara soal 'Allah ada dimana-mana', dia sama sekali tidak menyebut soal 'dzat'..


Ya benar saya juga minta penjelasan dari mr. jones dan mr. holyghost yang menjawab dengan dalil Qs. 50:16.
Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
11 Jul 10 - 8:38 pm
archa:
Mohon penjelasannya, apa yang dimaksud dengan 'dzat' Allah yang anda katakan hanya bersemayam di "arsy, karena mengistilahkan Allah sebagai 'dzat' itu bukan berasal dari Al-Qur'an, kata tersebut hanya untuk menunjukkan bahwa Allah itu adalah sesuatu yang wujud/eksis.


ayat-ayat Al-Qur'an adalah bukti eksistensi Allah (tentang adanya sang pencipta) dengan cara mengajak manusia memperhatikan mahluk-mahlukNya. Sebab, kalau akal diajak untuk mencari dzatNya, maka tentu saja akal tidak mampu menjangkau-Nya. Baca AlQur'an Surat Al Jaatsiyat 3-5.

Karena keterbatasan akal dalam berfikir, Islam melarang manusia untuk berfikir langsung tentang dzat Allah. Sebab, manusia mempunyai kecenderungan (bila ia hanya menduga-duga tanpa memiliki acuan kepastian) menyerupakan Allah SWT dengan suatu mahluk.

Dzat yang Maha Besar Allah subhanahu wa ta’ala di akhirat adalah perkara yang menyangkut masalah aqidah.

Yang menjadi kesepakatan para salaf, bahwa barangsiapa yang mengingkari ru’yatullah (melihat Allah) di akhirat ia telah kafir. Siapa yang mengira bahwa Allah tidak dapat dilihat (secara mutlak) ia telah kafir dan mendustakan al Qur’an.

"Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri, kepada Tuhannyalah mereka melihat." (Al Qiyaamah: 22-23).

Allah juga berfirman (yang artinya), "Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) tuhan mereka." (Al Muthaffifiin: 15).
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5124
11 Jul 10 - 7:21 pm
archa's avatar
sdr. dang

Menarik sekali apa yang anda sampaikan, terutama soal 'kedekatan' yang ada dalam surat Qaaf 16..

Mohon penjelasannya, apa yang dimaksud dengan 'dzat' Allah yang anda katakan hanya bersemayam di "arsy, karena mengistilahkan Allah sebagai 'dzat' itu bukan berasal dari Al-Qur'an, kata tersebut hanya untuk menunjukkan bahwa Allah itu adalah sesuatu yang wujud/eksis.

Seperti apa yang disampaikan oleh holyghost bahwa sesuatu yang kita lihat ternyata merupakan kumpulan dari persepsi-pesepsi yang ada dalam otak kita maka wujud Allah sudah tidak relevan lagi dikaitkan dengan istila : jauh, dekat, atas, bawah, tinggi dan rendah dalam pengertian ruang..

Saya sangat setuju bahwa istilah 'Kami lebih dekat daripadanya dibandingkan dengan urat leher' terkait dengan malaikat yang ditugaskan untuk selalu mendampingi manusia dan mencatat apapun yang dilakukan termasuk apa yang tersirat dalam hati, namun ketika anda menyatakan :

Allah juga selalu dekat dengan hamba-Nya yang beriman, namun bukan berarti Dzat Allah di mana-mana.
Ilmu Allah di mana-mana, namun Dzat Allah tetap di atas ‘Arsy-Nya.


anda kelihatannya mempersepsikan 'dzat' sebagai sesuatu yang terkait dengan ruang..

Selain itu pertanyaan anda yang mengkaitkan dengan istilah 'langit' juga terkesan mempunyai persepsi 'suatu tempat yang berada diatas' dalam konteks ruang, padahal langit (as-samaa' ) merupakan sesuatu istilah yang menunjukkan 'ketinggian', bisa dalam konteks ruang, bisa juga, status, kondisi, dimensi, dll..

Apakah saya salah tafsir terhadap postingan anda..?

Peelu anda ketahui. kelihatannya ketika jones bicara soal 'Allah ada dimana-mana', dia sama sekali tidak menyebut soal 'dzat'..


Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
11 Jul 10 - 2:28 pm
Allah berada di atas ‘Arsy sesuai dengan sifat yang layak bagi-Nya.

Allah juga selalu dekat dengan hamba-Nya yang beriman, namun bukan berarti Dzat Allah di mana-mana.

Ilmu Allah di mana-mana, namun Dzat Allah tetap di atas ‘Arsy-Nya.

Tidak ada satu pun ulama Ahlus Sunnah yang mengatakan kedekatan Allah dengan kedekatan Dzat-Nya sehingga berarti Allah ada di mana-mana.

Allah Maha Tinggi, namun dekat. Dia Maha Dekat, namun tetap berada di ketinggian.

Sesuatu yang mustahil bagi makhluk, tidak mustahil bagi Allah. Makhluk tidak mungkin dikatakan berada di tempat yang tinggi tetapi dekat, namun hal itu mungkin saja bagi Allah. Karena Allah Maha Besar, segala sesuatu sangat mungkin bagi Allah.

Menurut pendapat yang lebih tepat, pada surat Qaaf ayat 16 (Kami lebih dekat dari urat leher), yang dimaksud adalah kedekatan malaikat. Jika ingin dimaknakan kedekatan Allah, maka yang dimaksudkan adalah kedekatan Allah dengan ilmu-Nya dan bukan berarti Dzat Allah di mana-mana.
Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
11 Jul 10 - 2:06 pm
Surat Qaaf : 16
Apa yang Dimaksud Kedekatan Dalam Ayat Ini?
Tafsiran ulama mengenai "kedekatan" dalam ayat di atas. Pertama adalah kedekatan para malaikat. Kedua adalah kedekatan Allah dengan ilmu-Nya dan qudroh (kekuasaan) Allah, tidak memaksudkan kedekatan di situ adalah kedekatan Dzat Allah ‘azza wa jalla.

Tafsiran yang Lebih Tepat
Dari dua tafsiran ulama mengenai “kedekatan” dalam surat Qaaf ayat 16, kedekatan yang lebih tepat adalah kedekatan para malaikat bukan kedekatan ilmu Allah. Alasannya adalah:

Pertama: Melihat kelanjutan surat Qaaf ayat 16 yang membicarakan tentang malaikat. [2] Selengkapnya Allah Ta’ala berfirman,

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.
Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.[Qaaf:16-18]

Konteks ayat ini membicarakan tentang malaikat.
Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:47 pm
HolyGhost's avatar
Apa yang dimaksud dengan Allah meliputi segala sesuatu dan Dia lebih dekat kepada kita dibanding urat leher kita sendiri?
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.

Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.

Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri. Rahasia ayat berikut tersembunyi dalam kenyataan ini:
“Dia lah yang menciptakan manusia, dan Kami mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya; karena Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya (sendiri). (Surat Qaf: 16)

Jika kita berpikiran bahwa tubuhnya hanya terdiri dari “materi”, kita tidak akan dapat memahami faktanya. Jika kita menganggap otak kita sebagai “diri kita”, maka letak dunia luar adalah 20-30 cm dari diri kita. Namun jika kita mengerti bahwa materi hanya lah imajinasi, maka pengertian luar, dalam, jauh ataupun dekat tak memiliki arti sama sekali. Allah meliputi diri kita dan Dia “sangat dekat” kepada kita dimanapun kita berada. Dan seperti inilah yang dimaksud Allah berada dimana2...
Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:44 pm
HolyGhost's avatar
Karena dunia material yang kita indra hanyalah persepsi-persepsi yang dilihat oleh ruh, lalu apa yang menjadi sumber persepsi-persepsi ini?

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, materi tidak memiliki wujud yang dapat mengatur dirinya sendiri. Materi hanyalah sebuah persepsi, sesuatu yang sifatnya “artifisial” (buatan). Karenanya, persepsi-persepsi ini mestinya disebabkan oleh kekuatan lain. Dengan kata lain, persepsi adalah sesuatu yang diciptakan. Jelas bahwa ada Sang Pencipta. Yang menciptakan seluruh alam material, yakni kumpulan persepsi-persepsi, yang diciptakanNya tanpa henti. Pencipta ini adalah Allah Yang Maha Kuasa. Fakta bahwa langit dan bumi bukanlah sesuatu yang stabil, dan keberadaanya hanyalah karena diciptakan Allah. Semuanyanya akan lenyap setelah Dia menghentikan penciptaannya. Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut ini:

Allah lah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap. Sungguh jika keduanya lenyap, tak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya kecuali Allah. Sungguh Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (Surat Fatir: 41)


next...

Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:40 pm
HolyGhost's avatar
Ke Lima: Dari kejadian seluruhnya Siapa atau Apa yang mengindra?
Sejauh ini, kita meyakini bahwa yang melakukan pengindraan adalah otak. Namun jika kemudian kita analisis otak ini, yang kita dapatkan hanyalah molekul-molekul lemak dan protein, yang juga ada pada organisme-organisme hidup lain. Artinya bahwa di dalam gumpalan daging yang kita sebut sebagai “otak” ini, tak ada sesuatu apapun yang bisa mengamati, yang memiliki kesadaran, atau yang menciptakan wujud yang kita sebut sebagai “diri pribadi”.

Jelas bahwa wujud yang melihat, mendengar dan merasakan ini bersifat supra-material atau biasa disebut orang2 dengan Meta Fisik. Wujud ini “hidup” dan tidak berupa materi ataupun gambaran dari materi. Wujud ini bersekutu dengan persepsi-persepsi di depannya dengan menggunakan gambaran tubuh kita.

Wujud ini adalah “ruh”. Dan Allah menyatakannya dalam Al-Qur’an yg Artinya:
Mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: ‘Ruh itu termasuk urusan Allah. Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan tentangnya melainkan sedikit. (Surat Al-Isra’: 85)

Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:38 pm
HolyGhost's avatar
Ke Empat: Otak!!!
Karena otak kita pun merupakan bagian dari dunia fisik seperti halnya tangan, kaki, atau benda lainnya, maka otak pun merupakan persepsi seperti yang lainnya. Mimpi merupakan contoh yang baik untuk menjelaskan masalah ini.

Anggaplah kita sedang melihat sebuah mimpi. Dalam mimpi itu, kita memiliki tubuh khayalan, tangan khayalan, mata khayalan, dan otak khayalan. Jika dalam mimpi ini, kita ditanya, “Di mana Anda melihat?” Kita akan menjawab “saya melihat dalam otak saya”. Padahal sebenarnya, tidak ada otak di sana, melainkan hanya kepala dan otak khayalan.


Wujud yang melihat bukanlah otak khayalan dalam mimpi, melainkan “wujud” yang derajatnya jauh lebih tinggi dari itu.

next...
Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:32 pm
HolyGhost's avatar
Ke Tiga: Hubungan persepsi dan korelasinya dengan Materi sesungguhnya
Adalah benar, kita tertipu dengan keyakinan pada persepsi-persepsi tanpa ada korelasi material yang nyata. Demikian ini karena kita tak pernah bisa membuktikan bahwa persepsi-persepsi yang kita tangkap melalui otak memiliki korelasi material. Persepsi-persepsi itu bisa saja timbul dari suatu sumber “buatan”. Kita sering mengalaminya dalam mimpi kita. Kita seolah mengalami suatu kejadian, melihat orang-orang, benda dan susunan-susunan yang seolah nyata. Padahal kenyataanya tidak ada, hanya persepsi-persepsi saja.

next...
Tak ada perbedan mendasar antara mimpi dan “dunia nyata”; keduanya berupa signal2 listrik yang prosesnya sama-sama dialami dalam otak.

Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:24 pm
HolyGhost's avatar
Kedua: Persepsi dalam otak

Perlu diingat: seluruh informasi yang kita miliki tentang dunia luar, sampai kepada kita "hanya" melalui kelima indra kita . Dunia yang kita tahu terdiri dari apa yang kita lihat dengan mata, yang kita dengar lewat telinga, yang kita cium dengan hidung, yang kita rasa dengan lidah, dan yang kita rasa lewat sentuhan kulit. Riset modern mengungkapkan bahwa persepsi kita hanyalah respons-respons otak terhadap sinyal-sinyal listrik. Berdasarkan hal ini, orang yang kita lihat, warna-warna, rasa keras melalui sentuhan, dan segala sesuatu yang kita miliki dan yang kita terima sebagai dunia luar, hanyalah sinyal-sinyal listrik yang sampai ke otak kita.


Contohnya saat kita menyentuh dan memakan sebuah apel: Sinyal-sinyal listrik yang berkenaan dengan rasa, bau, rupa dan kekerasan buah apel sampai ke otak kita melalui syaraf-syaraf dan membentuk gambarannya di dalam otak. Jika syaraf menuju otak terputus, persepsi yang berkenaan dengan buah apel ini akan lenyap. Yang kita indra sebagai apel, sebenarnya merupakan kumpulan persepsi-persepsi yang sampai ke otak kita.



Kita tak pernah bisa memastikan bahwa “kumpulan persepsi-persepsi” ini benar-benar ada di luar kita. Kita tak memiliki kesempatan untuk bisa keluar dari otak kita dan menyentuh sesuatu yang ada di luar: yang kita miliki hanyalah persepsi-persepsi diri kita.

Next...
Kirim Komentar
HolyGhost

Total Topics: 0
Total Posts: 1016
11 Jul 10 - 1:05 pm
HolyGhost's avatar
Masalah Allah ada dimana2, mungkin saya bisa bantu jawab...

Ayat lain dalam Alqur'an menjelaskan juga:
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya," (Qs. 50:16)

Untuk memahami ayat diatas tentu kita harus memahami konsepsi "materi" tubuh kita terlebih dahulu:

Pertama: Bagaimana cara mata kita melihat!
Saat mata melihat benda, kumpulan cahaya (foton) bergerak dari benda menuju mata. Cahaya ini menembus lensa mata yang selanjutnya membiaskannya dan menjatuhkannya secara terbalik di retina mata – bagian belakang mata. Sinar yang jatuh di retina mata ini di ubah menjadi sinyal-sinyal listrik dan diteruskan oleh syaraf-syaraf neuron ke sebuah bintik kecil di bagian belakang otak yang disebut pusat penglihatan. Di dalam pusat penglihatan inilah, sinyal listrik ini diterima sebagai sebuah bayangan setelah mengalami sederetan proses. Dalam bintik kecil inilah sebenarnya penglihatan terjadi, di bagian belakang otak yang sama sekali gelap dan terlindung dari cahaya.

Saat mengatakan “kita melihat”, sebenarnya kita hanya melihat efek-efek impuls yang sampai ke mata kita dan diteruskan ke otak kita setelah diubah menjadi sinyal-sinyal listrik. Jadi, saat kita mengatakan “kita melihat”, sebenarnya kita hanya melihat sinyal-sinyal listrik di dalam otak kita.

next...
Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 212
11 Jul 10 - 7:22 am
jones:

Allah ada dimana-mana mbak.

So, Allah bersemayam di langit adalah konsepsi pagan yang diapplikasikan ke dalam christianity


Maaf,

menurut mr. jones Allah ada dimana-mana?
Allah bersemayam di langit adalah konsepsi pagan?
mohon dijelaskan supaya nga' menjadi samar dan bertentangan dengan Al Qur'an.

Sedang Al Qur'an telah menjelaskan :

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy" [Al A'raf : 54]

Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar" [Al Baqarah:255]

Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang?, Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku" [Surat Al Mulk:16-17]

sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam :

"Artinya : Tidakkah kalian mau percaya kepadaku padahal aku adalah kepercayaan dari Tuhan yang ada di langit". [Bukhari no.4351 kitabul Maghazi ; Muslim no.1064 Kitabuz Zakat]

Kirim Komentar
jones

Total Topics: 5
Total Posts: 1395
11 Jul 10 - 12:30 am
jones's avatar
Lalu menurut anda dalam ayat tersebut di bawah ini, Yesus di wafatkan atau ditidurkan ?. Yang tidak buta hatinya akan menilai lho pak jones.


Diwafatkan dalam arti dimatikanpun ayat itu tidak menyatakan Jesus dimatikan ditiang salib.

Disini pak jones mengaku bahwa Yesus di wafatkan. Setuju.
Lalu menurut pak jones siapa yang di salib tersebut?. Biar kita bahas pak jones.


Pastinya oknum yang diceritakan dalam bible disalib bukan Isa ibnu Maryam.

Kenapa justeru yang ngarang2 itu justeru jawaban pak jones ya.


Ga nyambung mbak.

Allah itu adanya dimana pak jones?.


Allah ada dimana-mana mbak.

Kalau saya tidak salah menurut bible Allah ada di surga? Bacalah text bible dalam Greek, disebutkan disitu

Matt 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:9 outôs oun proseuchesthe umeis pater êmôn o en tois ouranois agiasthêtô to onoma sou

ouranos perhaps from the same as - oros (through the idea of elevation); the sky; by extension, heaven (as the abode of God); by implication, happiness, power, eternity; specially, the Gospel (Christianity):--air, heaven(-ly), sky.

http://en.wikipedia.org/wiki/Uranus_(mythology)
http://library.thinkquest.org/17709/people/ouranos.htm
http://www.theoi.com/Protogenos/Ouranos.html
http://www.ancient-mythology.com/greek/ouranos.php

Seneca called Jupiter “exalted ruler of the sky, who sittest in majesty upon the throne of heaven.”
http://www.varchive.org/itb/jupiter.htm
http://www.men-myths-minds.com/Zeus-greek-god.html
http://www.pantheon.org/articles/j/jupiter.html

Jelas ouranos=sky=langit bukan paradise=sorga

So, Allah bersemayam di langit adalah konsepsi pagan yang diapplikasikan ke dalam christianity.
Kirim Komentar
 
Arsip Komentar Topik ini NEXT page/Older Reply
 1  2  3  4  5  6 




FORUM STATISTIK
Statistik Member : 
Pending: 53 Active: 14375 Moderator: 14 Total: 14744
Statistik Post :  Saat ini ada 1044 topik dan 35396 komentar.
Last 15 minutes  :  Ada 17 active users dalam 15 menit terakhir
Current Users :  Saat ini ada 10 guests  dan 0 members browsing forum diskusi
Online Now :    
Hits : 3315489


Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net dicantumkan

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster

Copyright © December  2008 , forum-swaramuslim.net - All right reserved

best viewed with IE Resoluton 800 X 600