01 Dec 09 - 11:42 pm
Total Topics: 436
Total Posts: 2
Manuela-Mirela Tanasecu, perempuan asal Bucharest, Rumania ini terlahir sebagai anak tunggal dari keluarga yang menganut agama Kristen Ortodoks. Meski tidak terlalu relijius, keluarga Mirela percaya akan adanya Tuhan. Mirela mulai mengenal Islam dari seorang da'i asal Tepi Barat, Palestina, Walid Sulaiman yang kemudian menjadi suaminya.
Tapi sebelumnya, ia sudah tertarik dengan Islam setelah berkunjung ke sejumlah negeri Muslim seperti Yordania, Suriah, Iran, Pakistan, Malaysia dan Indonesia. Setelah menikah dengan Walid pada tahun 1991 di Bucharest, Mirela memutuskan menjadi muslimah. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat di Iran, saat melakukan kunjungan ke negara itu.
Mirela tertarik dengan Islam karena menurutnya doktrin-doktrin dalam Islam sangat jelas dibandingkan doktrin-doktrin dalam ajaran agama Kristen. Sebagai contoh, doktrin Trinitas yang dinilainya samar-samar, membingungkan dan sulit dipahami. "Doktrin semacam itu tidak ada dalam Islam yang mengajarkan monoteisme absolut," kata Mirela.
Ia menilai umat Islam lebih serius dalam masalah agamanya dibandingkan kaum Kristiani pada umumnya. "Umat Islam salat lima waktu sehari, sedangkan penganut Kristen ke gereja hanya pada hari Minggu dan kebanyakan yang datang ke gereja juga orang-orang yang sudah tua," ujarnya.
Salah satu perbedaan yang mencolok antara Islam dan Kristen, sambung Mirela, Islam sangat menghormati dan memuliakan para nabi dan rasulnya, tanpa pengecualian. "Ini merupakan titik kekuatan Islam, yang menunjukkan bahwa siapa saja yang mencintai Yesus bisa memeluk Islam tanpa harus menghentikan rasa cinta pada Yesus, karena Islam mengajarkan umatnya untuk meyakini dan mencintai para rasul Allah Swt," papar Mirela.
Mana tau. Semua sudah dirusak oleh Musa (dengan izin cerai yg dikeluarkan oleh Nabi Musa). Musa bukanlah hamba Allah yg sempurna.
Kalau penulisan bible anda yakini dibimbing Roh Kudus, mengapa PL bisa dirusak oleh Musa, sampai ada ayat/ pericope yang hilang dari kitab yang anda yakini sebagai Taurat sehingga didalamnya anda tidak menemukan adanya sangsi dari Allah atas pelanggaran larangan cerai???
Yang jelas menurut apa yang tercatat dalam bible izin cerai bukan dikeluarkan oleh Nabi Musa.
Jones, nulis ayat yg lengkap donk, bab dan ayat
Lho mengapa anda sebagai pembaca bible tidak tahu dimana bab dan ayat itu? Kalau anda tidak tahu dimana, tanyakanlah pada magisterium.
Allah yg benar, tidak dispensasionalisme seperti Awloh SWT yg gilaa itu.
Korektor kalau menulis sesuatu jagalah etika, atau ini memang ajaran etika katolik????
Kalau baru dalam tulisan anda sudah bersikap kebencian seperti ini, bagaimana applikasi sikap anda dalam perbuatan???
Tidak aneh kalau orang yang mengaku katholik telah melakukan genocide terhadap penganut agama lain, paling mudah bacalah sejarah penyebaran kristen di benua Amerika.
Back to laptop, apakah catholic tidak mengenal dispensasi????
Dictum itu kata umum. Artinya "berkata" atau "perkataan". Tinggal disesuaikan aja.
You tidak usah berbelit-belit, jawab saja pertanyaan saya, kata errethe-dictum pada Matthew 5:21/27/31/33/38/43 berarti firman atau bukan.
Yesus Kristus lah Yahudi yg paling benar. Silakan berkiblat pada Injil. Tentu saja lembaga perkawinan ada sebelum ada agama apa pun. Perceraian sekalipun lebih tua dari agama apapun, tetap tidak dibenarkan oleh Allah.
Gospel dikarang dan ditulis ribuan tahun setelah Torah dan entah berapa ratus ribu/ juta tahun setelah agama tertua, kalau cerai tidak dibenarkan Tuhan sejak awal mengapa ayat larangannya diturunkan ratusan ribu/ juta tahun setelah itu? Dispensasi???
Anda ngotot 23 Jan 10 - 12:40 pm bahwa larangan cerai tersirat dalam kelima buku Taurat, tapi sampai sekarang anda tidak bisa menunjukkannya, sudahlah korektor terimalah kenyataan bahwa tidak ada larangan cerai dalam Torah.
Karena Allah cinta kesetiaan. Allah tidak bercabang dua.
Lho, bagaimana dengan cinta kesetiaan anda sendiri yang mentrinitikan Allah Yang Maha Esa dengan Jesus dan Roh Kudus????
Jelas ketuhanan Jesus dan Roh Kudus tidak ada dalam PL, alias Jesus dan Roh Kudus adalah elohim acherim alias allah-allah asing yang tidak dikenal para pembaca PL.
Sangat jelas tidak ada perintah pada perikop itu. Anda sangat kurang dalam masalah Bahasa.
So, anda mengakui tidak ada perintah membuat sefer kerituth/ surat cerai pada perikop itu, artinya anda mengakui bahwa pada perikop itu Moses tidak memerintahkan membuat surat cerai bukan?
Kalau begitu apa dasar pengarang kitab Matthew menulis bahwa Jesus telah berkata : "Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya."
Gak semua ucapan Musa adalah wahyu Allah. Sebagian dikarang-karang olehnya.
So, menurut anda Musa mengarang dan karangannya dipandang sebagai wahyu Allah?
Kalau menurut anda memang gak semua ucapan Musa adalah wahyu Allah, sebagian dikarang-karang olehnya, mengapa Torah alias Pentateuch yang didalamnya berisi ucapan-ucapan Moses dikanonisasi dan dijadikan kitab suci, lalu anda yakini kebenarannya?
Atau anda meyakini bahwa sebagian atau seluruh kitab Deuteronomy tidak termasuk Torah alias Pentateuch???
Apakah anda tidak meyakini info situs catholic dibawah ini?
Pentateuch, in Greek pentateuchos, is the name of the first five books of the Old Testament.
(b) Special Laws, xii, 1-xxvi, 19.-(i) Duties towards God: He is to be duly worshiped, never to be abandoned; distinction of clean and unclean meats; tithes and first-fruits; the three principal solemnities of the year. (ii) Duties towards God's representatives: toward the judges, the future kings, the priests, and Prophets. (iii) Duties towards the neighbour: as to life, external possessions, marriage, and various other particulars. http://www.newadvent.org/cathen/11646c.htm
Korektor saya harap anda text book saja dalam berdiskusi, bacalah kembali Deteronomy, terutama pasal 24.
Wanita muda usia 6 tahun, lalu disetubuhi pada usia 9 tahun. Itu menurut 3 Hadis Sahih loh. Jangan membantah!
trus kenapa, apa itu artinya phedofilia??? makanya belajar lagi dengan benar reekkk arti phedofilia jangan idiot begitu. yg phedofilia itu pastor2 sampeyan yg suka menghajar anak2 kecil. kepastoran kok dijadikan alat menutupi kebejatan. kepastoran dijadikan tempat berlindung dari orientasi menyimpang. karena kepastoran mengajarkan selibat, maka para phedofilia merasa senang didalamnya karena mereka bisa tidak menikah dan terus menyalurkan hasrat seksual menyimpangnya. itulah kenapa kepastoran banyak diisi oleh Homo2 dan phedofil2.
phedofilia adalah orang yg mempunyai orientasi sex hanya kepada anak2 kecil. masa Muhammad yg hanya menikahi seorang wanita muda yg bernama Aisyah saja kau bilang phedofilia???
Wanita muda usia 6 tahun, lalu disetubuhi pada usia 9 tahun. Itu menurut 3 Hadis Sahih loh. Jangan membantah!
phedofilia adalah orang yg mempunyai orientasi sex hanya kepada anak2 kecil. masa Muhammad yg hanya menikahi seorang wanita muda yg bernama Aisyah saja kau bilang phedofilia???
Wanita muda usia 6 tahun, lalu disetubuhi pada usia 9 tahun. Itu menurut 3 Hadis Sahih loh. Jangan membantah!
hahahaha...ketahuan sampeyan ini ngga ngerti artinya phedofilia rekk... idiot kok nular.
phedofilia adalah orang yg mempunyai orientasi sex hanya kepada anak2 kecil. masa Muhammad yg hanya menikahi seorang wanita muda yg bernama Aisyah saja kau bilang phedofilia???
phedofilia tuh macam pastor2mu yg suka sama anak2 kecil gara2 harus selibat. ngga bisa nikah, anak kecilpun dihajar...
Allah Yesus Kristus sudah berfirman. Itu pasti ada dan pasti benar. Percaya saja. Kalau mau membuktikan apakah Allah benar-benar mempersatukan mereka yg menikah, silakan pergi ke alam baka, lalu tanya pada Allah secara langsung.
saya tuh kasihan banget sama orang katolik dan kristen... karena ada ayat itu, malah ujung-ujungnya "mencampakkan" ayat tersebut !
sungguh "buah simalakama", mau nurutin ayat itu tapi ternyata dalam biduk rumah tangganya stresss berkepanjangan...
akhirnya, apa boleh buat karena tidak ada solusi "dicampakkan" deh ayat tersebut....
gak usah dibantah ah... itu sudah fakta dalam kehidupan umat kristen katolik & protestan...
agama kok nggak ngasih solusi, malah bikin nambah stresss...
kalau memang benar poligami itu dilarang... mana larangannya dan mana hukumannya...
sok dijawab aja...
dalam hati gua, Tuhan-nya orang kristen kok aneh ya... masa orang yang berdosa (berpoligami) tapi kok malah menjadi orang pilihan... sampai-sampai mendapat kasih sayangnya sehingga berkenan untuk menerima wahyu-Nya... malah dijadikan kitab suci bagi orang kristen...
tidak ada jaminan maupun bukti yang bisa menunjukkan bahwa orang yang menikah itu benar-benar telah dipersatukan Allah
-Tidak ada larangan poligami dalam bible
-Tidak ada perintah untuk hidup selibat dalam bible
-Dan juga, tidak ada larangan cerai dalam bible, yang dilarang adalah bercerai dengan alasan apa saja yang tidak dibenarkan (mis: sudah bosan)
Tekankan semua itu!!!
Manusia homo tidak boleh bicara tentang pernikahan.
Sekali lagi,
-tidak ada jaminan maupun bukti yang bisa menunjukkan bahwa orang yang menikah itu benar-benar telah dipersatukan Allah
-Tidak ada larangan poligami dalam bible
-Tidak ada perintah untuk hidup selibat dalam bible
-Dan juga, tidak ada larangan cerai dalam bible, yang dilarang adalah bercerai dengan alasan apa saja yang tidak dibenarkan (mis: sudah bosan)
Tekankan semua itu!!!
bang david lupa ya?? korektor itu ngga akan mungkin menikah...diagamanya diajarkan untuk menjadi homo phedofilia lihat aja hasilnya banyak pastor yg HOmo phedofilia...
Pedofilia adalah Muhammad. Gitu aja kok repot.
big david:
tukang korek, walaupun kamu belum mati dan tdk setuju, cerai tetap terjadi. Saran utk anda, ayat "yang telah dipersatukan Tuhan tidak boleh dipisahkan" sbg dalil larangan cerai, baiknya dikaji ulang. Hal ini karena tdk ada bukti atau jaminan bhw mereka yg menikah itu benar2 telah dipersatukan Tuhan, hanya Tuhan yg tahu hal ini. Menikah hanyalah keinginan bersatu antar dua manusia yg saling menyayangi dgn harapan benar2 dipersatukan Tuhan
Allah Yesus Kristus sudah berfirman. Itu pasti ada dan pasti benar. Percaya saja. Kalau mau membuktikan apakah Allah benar-benar mempersatukan mereka yg menikah, silakan pergi ke alam baka, lalu tanya pada Allah secara langsung.
Tapi itu tidak mungkin terjadi kalau Anda langsung dijebloskan ke Neraka.
tukang korek, Seandainya, tapi ini hanya seandainya lho ya.., seandainya suatu saat kamu menikah, dan beberapa tahun kemudian istrimu masuk Islam dan mengajak kamu masuk Islam tapi kamu tidak mau. Dan karena itu lalu istrimu mengajukan cerai, apa yang akan kamu lakukan?
bang david lupa ya?? korektor itu ngga akan mungkin menikah...diagamanya diajarkan untuk menjadi homo phedofilia lihat aja hasilnya banyak pastor yg HOmo phedofilia...
ya udah..sekedar intermezzo aja mengingatkan bang david akan ajaran Katolik yg mengajarkan kehomoan bagi korek silahkan lanjut banggg
Bila yg menikah tdk benar2 dipersatukan Tuhan, tapi tetap ngotot tdk mau cerai, maka tdk mungkin ada ketenteraman dlm rumah tangga mereka, spt tetangga saya yg kristen, 20 thn lebih mereka menikah dan hampir tiap hari bertengkar, antara istri dgn suami ataupun anak dgn orangtua, saling caci maki, kata2 kotor yg mengerikan keluar dari mulut mereka. Seolah-olah motto hidup mereka adl "tiada hari tanpa caci maki", padahal mereka aktif ke gereja.
tukang korek, walaupun kamu belum mati dan tdk setuju, cerai tetap terjadi. Saran utk anda, ayat "yang telah dipersatukan Tuhan tidak boleh dipisahkan" sbg dalil larangan cerai, baiknya dikaji ulang. Hal ini karena tdk ada bukti atau jaminan bhw mereka yg menikah itu benar2 telah dipersatukan Tuhan, hanya Tuhan yg tahu hal ini. Menikah hanyalah keinginan bersatu antar dua manusia yg saling menyayangi dgn harapan benar2 dipersatukan Tuhan
tukang korek, Seandainya, tapi ini hanya seandainya lho ya.., seandainya suatu saat kamu menikah, dan beberapa tahun kemudian istrimu masuk Islam dan mengajak kamu masuk Islam tapi kamu tidak mau. Dan karena itu lalu istrimu mengajukan cerai, apa yang akan kamu lakukan?
Saya tidak akan setuju. Karena dulunya menikah secara Katolik, begitu maksudmu kan? Saya tetap tidak boleh menceraikannya sekalipun dia langsung menikah secara Islam dengan lelaki lain. Hanya jika saya atau dia meninggal, barulah hubungan pernikahan kami terputus/terceraikan.
Tor Kau ini memang benar-benar Pikun / sering dan mudah lupa ya? Sudah banyak ditulis oleh netter muslim di sini bahwa KAMI KAUM MUSLIMIN TIDAK MENUHANKAN MUHAMMAD. KAMI MENGAKUI MUHAMMAD SAW ITU ADALAH NABI DAN RASUL. BELIAU BUKAN TUHAN. DAN TIDAK ADA TANDA-TANDA YANG MENUNJUKAN BAHWA DIA ADALAH TUHAN Sama persis dengan Nabi Isa as. Sama - Sama manusia yang menjadi Utusan Allah swt. Janganlah mempermalukan diri sendiri dengan membuat statmen yang sangat keliru itu. Kalau mau diskusi, diskusikanlah mengapa kami tidak menuhankan Muhammad seperti kalian menuhan yesus itu. atau topij lainlah. Statmen kau itu adalah statmen yang keliru.
tukang korek, Seandainya, tapi ini hanya seandainya lho ya.., seandainya suatu saat kamu menikah, dan beberapa tahun kemudian istrimu masuk Islam dan mengajak kamu masuk Islam tapi kamu tidak mau. Dan karena itu lalu istrimu mengajukan cerai, apa yang akan kamu lakukan?
Tidak ada aturan cerai, bahkan dilarang di Katolik/Protestan tidaklah mengherankan rek, karena spt pengakuanmu sendiri, agamamu/kitabmu tidaklah lengkap, masih butuh tambahan di sana sini. Cerai dilarang tapi prakteknya tetap saja ada perceraian, trus nikah lagi dgn pengakuan/anggapan mantan istri/suaminya sudah mati. La... ini kan malah akal-akalan namanya, masak aturan Tuhan bisa diakali
Islam adalah agama yg universal, mengatur dari hal yang kecil/pribadi hingga hal yang besar/global. Termasuk pernikahan dan perceraian, hal cerai dlm Islam hukumnya bukan hanya boleh, tapi hukumnya juga bisa jadi haram/tidak boleh, sunnah, atau wajib (situasional tentunya). Hadits2 yg kamu sampaikan itu adalah contohnya, karena takut menyebabkan kekafiran maka dianjurkan utk cerai, daripada terus tapi malah jatuh pada kekafiran, kan dosa besar
Lain perkaranya jika perintah cerai dari orang tua hanya berdasarkan nafsunya, maka tidak perlu ditaati. Hal ini pernah terjadi juga, seorang ibu memerintahkan anaknya mencerai istrinya hanya karena kebencian semata, padahal si istri adalah wanita yg saleh. Maka Rasulullah melarangnya menceri istrinya dan bersabda; "Sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam hal kebaikan"
tukang korek
hadits riwayat Abu Dawud 5138, Tirmidzi 1189, dan Ibnu Majah 2088 itu semuanya berhubungan dengan keutamaan ketaatan kepada orang tua. Abdullah bin Umar diperintahkan Umar/bapaknya utk mencerai istrinya dan Rasulullah memerintahkannya utk mentaati perintah Umar, krn Umar memutuskan sesuatu tidak dgn hawa nafsunya.
Dari Ibnu Abbas RA: Sesungguhnya istri Tsabit bin Qais datang kepada Rasulullah SAW, ia berkata: wahai Rasulullah, aku tidak mencelanya (Tsabit) dalam hal akhlaknya maupun agamanya, akan tetapi aku benci kekufuran (karena tidak mampu menunaikan kewajibannya) dalam Islam
Maka Rasulullah SAW berkata padanya: Apakah kamu mengembalikan pada suamimu kebunnya?
Wanita itu menjawab: ia.
Maka Rasulullah SAW berkata kepada Tsabit: terimalah kebun tersebut dan ceraikanlah ia 1 kali talak (HR Bukhori, Nasay dan Ibnu Majah. Nailul Authar 6/246)
"Artinya : Hai Nabi, apabila kamu menceraikan isteri-isterimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar) ..." (Ath-Thalaq : 1).
"Artinya :Bahwa isteri Tsabit bin Qais bin Syammas datang kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata : 'Ya Rasulullah, sungguh aku tidak mencelanya dalam ahlak maupun agamanya, tetapi aku takut akan kekafiran dalam Islam'. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya : 'Maukah kamu mengembalikan kepadanya kebunnya.?'. Wanita itu menjawab : 'Ya' Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda (kepada suaminya) :'Terimalah kebun itu, dan ceraikanlah ia". (Hadits Riwayat Al-Bukhari).
334- وعن أبي الدرداء رضي الله عنه أن رجلاً أتاه فقال: إن لي امرأةً وإن أمي تأمرني بطلاقها ؟ فقال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: الوالد أوسط أبواب الجنة، فإن شئت، فأضع ذلك الباب، أو احفظه رواه الترمذي وقال: حديثٌ حسنٌ صحيح.
Dari Abu Ad-Dardaa’ radhiayallhu ‘anhu bahwasanya seorang laki-laki mendatanginya kemudian bertanya,”Sesungguhnya saya memiliki seorang istri dan sesungguhnya ibuku memerintahkanku untuk menceraikannya?” Maka Beliau menjawab, “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Jika kamu mau, sia-siakanlah pintu itu atau jagalah.” Riwayat At-Tirmidzi dan dia berkata,”Hadits Hasan Shahih”.
bahwasanya Habibah binti Sahl, istri Tsabit bin Qais dipukul suaminya sampai memar. Keesokan paginya Habibah melaporkan tindakan kekerasan suaminya kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah memanggil Tsabit. Sabdanya, ”Ambillah sebagian hartanya (maharnya) dan ceraikanlah ia!” Tsabit bertanya, ”Apakah hal itu sebagai penyelesaiannya ya Rasulullah?” Jawab Rasulullah, ”Ya betul.” Tsabit berkata lagi, ”Sesungguhnya saya sudah memberinya dua kali lipat, dan keduanya berada di tangannya.” Kata Rasulullah lagi, ”Ambillah kedua bagian tersebut, dan ceraikan ia!” Lalu Tsabit pun melaksanakan perintah tersebut. (HR. Imam Abu Dawud).
“Artinya : Dari sahabat Abdullah bin Umar berkata : “Aku mempunyai seorang istri serta mencintainya dan Umar tidak suka kepada istriku. Kata Umar kepadaku, ‘Ceraikanlah istrimu’, lalu aku tidak mau, maka Umar datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakannya, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, ‘Ceraikan istrimu’” [Hadits Riwayat Abu Dawud 5138, Tirmidzi 1189, dan Ibnu Majah 2088]
333- وعن ابن عمر رضي الله عنهما قال: كانت تحتي امرأةٌ، وكنت أحبها، وكان عمر يكرهها، فقال لي: طلقها، فأبيت، فأتى عمر رضي الله عنه النبي صلى الله عليه وسلم، فذكر ذلك له، فقال النبي صلى الله عليه وسلم: طلقها رواه أبو داود، والترمذي وقال: حديث حسن صحيح.
Dari Ibnu ‘Umar radhiayallahu ‘anhuma, beliau berkata,”Aku memiliki seorang istri, dan aku mencintainya, dan ‘Umar membencinya. Maka beliau (‘Umar) berkata padaku,”Ceraikan dia,” Saya pun enggan untuk menuruti perintahnya. (Karena itu) kemudian ‘Umar radhiyallahu ‘anhu mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu menceritakan hal tesebut padanya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,”Ceraikanlah dia”. Riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi dan dia berkata,”Hadits hasan shahih.”
Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Ashqalani berkata dalam kitab Fathul Bari (IX/139), "Makna ayat adalah nikahilah dua, tiga atau empat. Bukan maksudnya menggabungkan jumlah keseluruhannya. Kalaulah maksudnya jumlah tersebut (yakni 9), tentunya lebih tepat dan lebih layak dikatakan sembilan. Adapun alasan mereka bahwa huruf waw fungsinya adalah sebagai penggabungan tidaklah tepat karena adanya indikasi yang menunjukkan bahwa maksudnya bukanlah penggabungan. Dan mereka juga beralasan bahwa Nabi menggabungkan sembilan orang isteri. Namun hal itu bertentangan dengan perintah beliau kepada orang yang baru masuk Islam dan memiliki lebih dari empat agar menceraikannya sehingga jumlahnya tidak lebih dari empat isteri saja. Hal itu telah terjadi pada diri Ghailan bin Salamah dan lainnya. Sebagaimana diriwayatkan dalam kitab-kitab Sunan. Jelaskan bahwa hal itu adalah keistimewaan Nabi."
Gak semua ucapan Musa adalah wahyu Allah. Sebagian dikarang-karang olehnya.
aku ketawa baca ini.... ini nasibnya sama dengan PL, sebagian dikarang-karang dari sumber antah berantah dan HEBATNYA dijadikan "KITAB SUCI"...
apa tidak tragis ????
jadi isi alkitab yang bersumber dari nabi (wahyu dari Allah) yang mana ya ????
Alkitab itu jujur. Alkitab juga menceritakan dosa nabi. Kebetulan ucapan Musa yg ngajarin cerai tidak tercantum dalam Taurat. Allah Yesus Kristus yg mengatakannya. Dan kita manusia wajib percaya pada apa yg dikatakan oleh Allah. Dan memang wahyu tentang anjuran perceraian tidak pernah ditemukan dalam Taurat.
Deut 24:1 "Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,......dst....
Kalimat diatas adalah perintah atau menceritakan keadaan???
Sangat jelas tidak ada perintah pada perikop itu. Anda sangat kurang dalam masalah Bahasa.
Jones:
Kalau Allah melarang, mana sangsi pelanggaran larangan itu????
Bacalah lagi ayat itu dalam Hebrew
16 kî-śānē’ šallach ’āmar yəhwâ ’ĕlōhê yiśərā’ēl
Penafsiran Masoretic Text: For the man who hates and divorces, says the LORD, the God of Israel...etc
sane` = dia telah membenci, bukan sane'ti = aku membenci.
...
Ayat-ayat Taurat seperti "Wanita yg diceraikan tidak boleh kaunikahi" membuktikan bahwa perceraian itu ada dalam kehidupan bani Israel dan itu tidak dilarang Allah.
Mana tau. Semua sudah dirusak oleh Musa (dengan izin cerai yg dikeluarkan oleh Nabi Musa). Musa bukanlah hamba Allah yg sempurna.
Jones, nulis ayat yg lengkap donk, bab dan ayat.
jones:
Mengizinkan perceraian tidak berarti menganjurkan perceraian.
Allah yg benar, tidak dispensasionalisme seperti Awloh SWT yg gilaa itu.
Bacalah sendiri kitab Deuteronomy, setelah itu konsultasikanlah kepada magisterium.
Menurut anda cs. kitab itu karangan Moses semata-mata atau ditulis berdasarkan segala perintah Tuhan yang telah di firmankan kepadanya?
Deut. 1:5 Di seberang sungai Yordan, di tanah Moab, mulailah Musa menguraikan hukum Taurat ini, katanya:
1:6 "TUHAN, Allah kita, telah berfirman kepada kita di Horeb, demikian: Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini.
Hukum Taurat anda yakini dari Tuhan atau tidak????
Seluruh pasal dalam kitab itu termasuk Pasal 24 anda yakini sebagai bagian dari Taurat atau tidak?
Gak semua ucapan Musa adalah wahyu Allah. Sebagian dikarang-karang olehnya.
jones:
Menurut orang Jahudi sendiri (sudah anda baca atau belum?)
Fakta bahwa suatu perkawinan Jahudi bisa di batalkan melalui perceraian adalah sama tuanya dengan lembaga perkawinan Jahudi.
Saya mau tanya, jauh sebelum kedatangan Moses lembaga perkawinan Jahudi sudah ada atau belum????
So, mengapa anda claim ajaran perceraian dalam Yahudi adalah ajaran sesat Nabi Musa?????
Yesus Kristus lah Yahudi yg paling benar. Silakan berkiblat pada Injil. Tentu saja lembaga perkawinan ada sebelum ada agama apa pun. Perceraian sekalipun lebih tua dari agama apapun, tetap tidak dibenarkan oleh Allah. Karena Allah cinta kesetiaan. Allah tidak bercabang dua.
Itu hanya perumpamaan. Perintah "Ceraikanlah ..." atau "Buatlah surat cerai ..." tidak pernah difirmankan-Nya. Silakan dibuktikan sendiri.
Perintah "Jangan menceraikan ..." atau "Jangan membuat surat cerai ..." tidak pernah difirmankan-Nya. Silakan dibuktikan sendiri.
Erethe yg Anda maksud juga bisa diterjemahkan menjadi "dikatakan".
Jadi berupa apakah yang telah "dikatakan" itu??? Apakah satu kumpulan kalimat ucapan Musa pribadi, atau ayat PL, atau seonggok kata-kata yang tak berarti?
LAI salah menerjemahkan menjadi "difirmankan"
Coba anda check Vulgate.
....ultimately it became the definitive and officially promulgated Latin version of the Bible in the Roman Catholic Church. http://en.wikipedia.org/wiki/Vulgate
5:21 audistis quia dictum est antiquis non occides qui autem occiderit reus erit iudicio
5:27 audistis quia dictum est antiquis non moechaberis.
5:31 dictum est autem quicumque dimiserit uxorem suam det illi libellum repudii
5:33 iterum audistis quia dictum est antiquis non peierabis reddes autem Domino iuramenta tua
5:38 audistis quia dictum[b/] est oculum pro oculo et dentem pro dente
5:43 audistis quia [b]dictum est diliges proximum tuum et odio habebis inimicum tuum
dictum [ˈdɪktəm]
n pl -tums, -ta [-tə]
1. a formal or authoritative statement or assertion; pronouncement
2. a popular saying or maxim
3. (Law) Law See obiter dictum
[from Latin, from dīcere to say]
Dictum pada ayat ini anda yakini berarti firman atau tidak?
Matt 4:14 ut adimpleretur quod dictum est per Esaiam prophetam
4:14 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
Tersirat dalam kelima buku Taurat.
Tunjukkanlah dimana, kalau tidak bisa, berarti anda cuma mengarang,
Larangan tidak selalu tertulis. Yahudi bukan Islam atau Protestan yg berprinsip "Hanya yang Tertulis". Asal ada tertulis "Allah membenci perceraian" seperti dalam kitab Maleakhi, berarti Allah melarangnya.
Kalau Allah melarang, mana sangsi pelanggaran larangan itu????
Bacalah lagi ayat itu dalam Hebrew
16 kî-śānē’ šallach ’āmar yəhwâ ’ĕlōhê yiśərā’ēl
Penafsiran Masoretic Text: For the man who hates and divorces, says the LORD, the God of Israel...etc
sane` = dia telah membenci, bukan sane'ti = aku membenci.
Allah tidak gilaa. Allah tidak membenci perceraian tetapi sekaligus menganjurkan perceraian sebagai salah satu solusi masalah.
Mengizinkan perceraian tidak berarti menganjurkan perceraian.
Ayat-ayat Taurat seperti "Wanita yg diceraikan tidak boleh kaunikahi" bukan berarti perceraian itu atas ajaran/anjuran Allah.
Ayat-ayat Taurat seperti "Wanita yg diceraikan tidak boleh kaunikahi" membuktikan bahwa perceraian itu ada dalam kehidupan bani Israel dan itu tidak dilarang Allah.
Allah Islam-lah (kemungkinan besar Awloh SWT gilaa) yg mengajarkan perceraian sekaligus serentak dengan membenci perceraian. Karena Islam adalah agama buat-buatan/karang-karangan Muhammad. Itu semua demi birahi dan kesewenang-wenangan Muhammad yg tidak mengenal Alkitab.
Anda tidak bisa membedakan antara mengizinkan dengan mengajarkan, so, yang mungkin gila adalah anda sendiri.
Yesus Kristus sudah menyatakan bahwa latar belakang ajaran cerai dalam agama Yahudi adalah karena ketegaran hati Israel dan Nabi Musa (yg bodohh) nurut aja.
Itu claim pengarang gospel, atau Jesus yang salah kutip.
Deut 24:1 "Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,......dst....
Kalimat diatas adalah perintah atau menceritakan keadaan???
24:4 maka suaminya yang pertama, yang telah menyuruh dia pergi itu, tidak boleh mengambil dia kembali menjadi isterinya, setelah perempuan itu dicemari...dst.
Jelas perintah melarang mengambil ex isteri yang telah "dicemari".
So, apakah itu yang dimaksud ajaran sesat Nabi Musa?????
Saya tidak pernah bilang Yahudi melarang perceraian. Saya sarankan Anda mencari info latar belakang diperbolehkannya perceraian. Apakah atas Firman (Wahyu) Allah atau dikarang-karang oleh Nabi Musa karena kekerasan hati orang Israel.
Bacalah sendiri kitab Deuteronomy, setelah itu konsultasikanlah kepada magisterium.
Menurut anda cs. kitab itu karangan Moses semata-mata atau ditulis berdasarkan segala perintah Tuhan yang telah di firmankan kepadanya?
Deut. 1:5 Di seberang sungai Yordan, di tanah Moab, mulailah Musa menguraikan hukum Taurat ini, katanya:
1:6 "TUHAN, Allah kita, telah berfirman kepada kita di Horeb, demikian: Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini.
Hukum Taurat anda yakini dari Tuhan atau tidak????
Seluruh pasal dalam kitab itu termasuk Pasal 24 anda yakini sebagai bagian dari Taurat atau tidak?
Tapi maksudku: ajaran perceraian dalam Yahudi adalah ajaran sesat Nabi Musa.
Menurut orang Jahudi sendiri (sudah anda baca atau belum?)
Yer. 3:8 Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal.
baiknya kalimat tersebut direvisi aja.... karena kalimatnya jelas dan tegas kok... bagi yang waras
Kata: rew rheo for certain tenses of which a prolonged form erew ereo
Pengucapan: hreh'-o er-eh'-o, is used,
Asal Kata: both as alternate for 2036, perhaps akin (or ident.) with 4482 (through the idea of pouring forth)
Sumber:
Jenis Kata: v
Dalam AV: speak 12, say, speak of 3, command 1, make 1
Jumlah: 26
Definisi:
Yer. 3:8 Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal.
Itu hanya perumpamaan. Perintah "Ceraikanlah ..." atau "Buatlah surat cerai ..." tidak pernah difirmankan-Nya. Silakan dibuktikan sendiri.
Saat ini ada12guests
dan 0members browsing forum diskusi
Online Now
:
Hits : 3315570
Hak cipta
dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net
dicantumkan
Questions & suggestion or problems regarding
this web site should be directed to
webmaster