03 Sep 09 - 5:48 am
Total Topics: 436
Total Posts: 2
Entah ini sesuatu yang dilebih-lebihkan ataukah memang sebuah perkiraan belaka. Bisa juga sebuah kabar bagus. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa ini adalah upaya untuk “menyadarkan” orang-orang di seluruh Eropa akan keberadaan umat Islam di benua mereka agar bisa mengantisipasinya dan menyebarkan Islamofobia. Tapi hampir semua pihak mengeluarkan pernyataan yang sama. Baik gereja, pemimpin dunia, media, dan bahkan para analisis, bahwa pada tahun 2050, Eropa akan menjadi benua umat Muslim. Benarkah?
Dalam beberapa tahun belakangan ini, populasi umat Muslim di Eropa memang luar biasa. Di tengah hantaman gelombang isyu Islam itu teroris, orang-orang Barat malah berbondong-bondong ingin mengenal Islam. Begitulah, jika Anda menyatakan sesuatu terlarang, maka orang dengan sendirinya akan semakin mendekati yang Anda larang tersebut. Apalagi jika itu berhubungan sebuah institusi kebenaran. Saat ini, diperkirakan Eropa dihuni oleh kurang lebih 50 juta penduduknya yang beragama Islam.
Tentu saja, walaupun hanya sepertiga dari jumlah Muslim penduduk suatu Negara yang mempunyai pemeluk Islam terbesar di dunia, tetapi Muslim di Eropa mempunyai perbedaan yang sangat besar. Antara lain, mereka memeluk Islam lebih banyak karena kesadaran mereka sendiri, bukannya factor keturunan.
nah....
jika melihat tulisan pak Archa yang saya posting terakhir, trus bagaimana bisa tubuh manusia memiliki 'komposisi' yang berbeda dengan tanah jika kata 'tanah' dalam ayat ini memiliki arti yang sebenarnya???
Jika tidak trus arti sebenarnya apa???
mohon dijelaskan....
dari ayat..
Al Mu'minuun ayat 12
12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
berdasarkan ayat diatas keliatannya udah jelas bagaimana Allah itu bikin manusia... kan dibilang dari saripati yg berasal dari tanah.. jadi komposisi manusia tergantung resepnya yg dipunyai Allah... mungkin saja ( menurut saya ) Allah ngambil satu sendok makan zat ini trus dua sendok teh zat itu trus.. bla bla bla... jadilah Adam...
jadi bukan seperti bikin patung dari tanah... diambil segepok tanah dikasi air trus dibentuk dan puuaaah ( bunyi ditiupin roh versi saya nih )jadilah Adam... sehingga komposisi nya Adam harus persis sama dgn komposisi tanah..
dan juga jika melihat diskusi saya dengan pak Archa,
Pernyataan tentang penciptaan Adam yang sudah mempunyai bentuk tubuh yang sempurna juga disampaikan dalam ayat ini :
[7:11] Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.
Jadi sekali lagi saya tidak menemukan informasi tentang tinggi, berat, dll..
Adam diciptakan berbentuk manusia seperti yang ada sekarang, punya badan dan ditiupkan roh..
Proses penciptaan Adam tidak sama dengan proses kelahiran, Adam diciptakan dari ketiadaan, proses kelahiran terjadi pada manusia anak keturunan Adam..
tidak ada manusia type baru, apalagi urusannya dengan mutasi gen, manusianya tetap mempunyai desain yang sama, namun berkembang menjadi banyak ras..itu yang harus diungkapkan oleh ilmu pengetahuan..
nah....
jika melihat tulisan pak Archa yang saya posting terakhir, trus bagaimana bisa tubuh manusia memiliki 'komposisi' yang berbeda dengan tanah jika kata 'tanah' dalam ayat ini memiliki arti yang sebenarnya???
Jika tidak trus arti sebenarnya apa???
pak bcak yg saya hormati,
".... ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu;...." adl sebenarnya utk mengingatkan manusia tentang asal muasalnya. jadi ayat tsb bercerita dua peristiwa tentang manusia dari tdk ada menjadi ada. kamu/manusia dari tanah adl manusi pertama yaitu Adam, lalu kamu/manusia masih janin adl seluruh manusia keturunan Adam. jadi ayat ini tentang dua peristiwa, bukan satu peristiwa
Utk melengkapi penjelasan Mas David kepada bcak..
terima kasih ya mas en pak atas penjelasannya.....
tapi jika ini dilihat menjadi dua "bagian" yang terpisah maka ini balik lagi ke pertanyaan awal saya dimana kata 'tanah' ini merupakan kata kiasan atau kejadian sebenarnya???
jika kejadian sebenarnya maka jika melihat unsur pembentuk badan manusia sekarang yang terdiri dari
Oxygen 38,8 kg 25.5 %
Carbon 10.9 kg 9.5 %
Hydrogen 6.0 kg 63 %
Nitrogen 1.9 kg 1.4 % http://en.wikipedia.org/wiki/Human_body
dan juga di chemical storylines
maka akan berbeda dengan kandungan 'tanah', Soil formation, or pedogenesis, is the combined effect of physical, chemical, biological, and anthropogenic processes on soil parent material.
The material from which soils form is called parent material. It includes: weathered primary bedrock; secondary material transported from other locations, e.g. colluvium and alluvium; deposits that are already present but mixed or altered in other ways - old soil formations, organic material including peat or alpine humus; and anthropogenic materials, like landfill or mine waste.[11] http://en.wikipedia.org/wiki/Soil
Surat Faathir ayat 11
11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudahSurat
Al Mu'minuun ayat 12-14
12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Surat Faathir ayat 11
11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.
pak bcak yg saya hormati,
".... ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu;...." adl sebenarnya utk mengingatkan manusia tentang asal muasalnya. jadi ayat tsb bercerita dua peristiwa tentang manusia dari tdk ada menjadi ada. kamu/manusia dari tanah adl manusi pertama yaitu Adam, lalu kamu/manusia masih janin adl seluruh manusia keturunan Adam. jadi ayat ini tentang dua peristiwa, bukan satu peristiwa
maaf saya ikutan karena tertarik dengan ayat yang disertakan oleh mas david,.....)
mas david,
"(Yaitu) orang yg menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yg selain dr kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. Dan Dia lbh mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dr tanah dan ketika kamu masih janin dlm perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yg paling mengetahui tentang orang yg bertakwa" (Q.S 53:32)
saya tertarik dengan yang saya underline, apakah ini merujuk pada kejadian sebenarnya atau hanyalah kiasan saja????
jika merujuk pada kejadian sebenarnya maka ini akan terlihat sangat janggal dimana jika memakai pengetahuan modern maka ketika awal seorang manusia masih berupa 'benih' maka itu berawal dari 'cairan' dan bukannya dari tanah seperti apa yang dikatakan oleh ayat ini, When semen is deposited in the v*****, the spermatozoa travel through the cervix and body of the uterus and into the Fallopian tubes. Fertilization of the ovum (egg cell) usually takes place in the Fallopian tube. http://en.wikipedia.org/wiki/Prenatal_development Semen is an organic fluid, also known as seminal fluid, that usually contains spermatozoa. http://en.wikipedia.org/wiki/Semen
lihat juga, http://en.wikipedia.org/wiki/Fetus http://en.wikipedia.org/wiki/Ovum http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan
nah, maksudnya ini "Dia menjadikan kamu dr tanah" apa ya??
mungkin bisa diperjelas.....
sebuah hadits diriwayatkan As Syaikhan, Ahmad dan tiga orang (ahli hadits) dr Abdullah bin Mas'ud,
"dosa yg sebesar-besarnya di sisi Allah ialah engkau jadikan ada tandingan bagi Allah padahal Dia-lah yg menciptakanmu. Kemudian engkau membunuh anakmu sendiri krn takut ia makan bersama engkau. Kemudian engkau berzina dgn istri tetanggamu".
Nabi Adam tdk diturunkan ke bumi krn dosa tapi memang itu rencana Allah, yg ini sdh sering dibahas.
pak TF, konsep dosa dlm Islam dan Kristen memang berbeda.
"(Yaitu) orang yg menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yg selain dr kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. Dan Dia lbh mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dr tanah dan ketika kamu masih janin dlm perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yg paling mengetahui tentang orang yg bertakwa" (Q.S 53:32)
next...
pak TF, tetapi kesalahan para Nabi bukanlah kesalahan aib dosa besar spt cerita2 dlm Alkitab bhw ada beberapa Nabi yg berzina, inikan dosa besar pak, aib yg memalukan.
sedangkan dlm Islam adl kesalahan para Nabi dikarenakan khilaf dan spt kata pak Ujang; bhw bagaimanapun para Nabi juga manusia yg tdk luput dr kesalahan
dalam ajaran kristen, tak ada yang namanya dosa besar dan kecil. di hadapan Allah, manusia yang mempunyai 1 dosa dan 1000 pahala sama terlaknatnya dengan manusia yang memiliki 1000 dosa dan 1 pahala.
besar/kecil dosa adalah ukuran manusia. Ukuran Allah adalah kesempurnaan. 1 dosa cukup untuk merusak / menjadikan kesempurnaan itu cacat.
untuk masuk surga, manusia harus memenuhi standard Allah, yaitu sempurna. maka dari itu ada peristiwa penebusan dosa yang dilakukan Yesus Kristus di atas kayu salib.
berdasarkan al quran dan Alkitab, Adam dan Hawa CUMA makan buah khuldi. nah, apakah menurut big david perbuatan itu termasuk dosa kecil jika dibandingkan dengan pembantaian massal tentara khmer merah di Kamboja (misalnya)...
bagi manusia, Nabi cuma khilaf... bagi Allah...
tapi menurut saya, jika konsep / prinsip ttg dosanya sejak awal sudah berbeda, maka akan sulit untuk mencari titik temu...
pak TF, tetapi kesalahan para Nabi bukanlah kesalahan aib dosa besar spt cerita2 dlm Alkitab bhw ada beberapa Nabi yg berzina, inikan dosa besar pak, aib yg memalukan.
sedangkan dlm Islam adl kesalahan para Nabi dikarenakan khilaf dan spt kata pak Ujang; bhw bagaimanapun para Nabi juga manusia yg tdk luput dr kesalahan
pak TF, tetapi kesalahan para Nabi bukanlah kesalahan aib dosa besar spt cerita2 dlm Alkitab bhw ada beberapa Nabi yg berzina, inikan dosa besar pak, aib yg memalukan.
sedangkan dlm Islam adl kesalahan para Nabi dikarenakan khilaf dan spt kata pak Ujang; bhw bagaimanapun para Nabi juga manusia yg tdk luput dr kesalahan
maaf pak TF,
apakah yg anda maksudkan dgn perbuatan dosa itu adl suatu perbuatan salah yg sekalipun krn khilaf dan sekecil apapun kesalahan itu? misalnya mengabaikan seseorang yg bertanya kpd kita. hal ini pernah terjadi pada Rasulullah Muhammad, saat itu beliau sdg berdakwah kpd bangsawan2 Quraisy dan ditolak, beliau kecewa shg mengabaikan seorang yg buta dan sdh tua. lalu Allah menegur beliau dgn Al-Qur'an surah Al Kahfi : 27-31
maaf pak TF,
apakah yg anda maksudkan dgn perbuatan dosa itu adl suatu perbuatan salah yg sekalipun krn khilaf dan sekecil apapun kesalahan itu? misalnya mengabaikan seseorang yg bertanya kpd kita. hal ini pernah terjadi pada Rasulullah Muhammad, saat itu beliau sdg berdakwah kpd bangsawan2 Quraisy dan ditolak, beliau kecewa shg mengabaikan seorang yg buta dan sdh tua. lalu Allah menegur beliau dgn Al-Qur'an surah Al Kahfi : 27-31
pada kenyataannya nabi2 dalam al quran pun berdosa. al quran hanya tidak menuliskan dosa apa yang diperbuat para nabi2 tsb.
menutup2i kenyataan dengan memakai tameng kalimat 'menghormati sang nabi2 Allah'??? entahlah ( true faith )
Seorang Nabi adalah Utusan Tuhan… Ia dipilih Tuhan karena pasti dalam diri Nabi itu, sebelum diangkat jadi Nabi pun, sudah dipenuhi dengan sifat-sifat Mulia…
Seorang yang Mulia bukan berarti tidak pernah berbuat salah… Sebab seorang Nabi juga adalah manusia… Seorang yang mulia adalah orang yang apabila berbuat salah, akan segera meminta ampun kepada Tuhannya dengan penuh penyesalan, rendah hati dan rendah diri… Itulah yang dilakukan Nabi-nabi Utusan Tuhan… Seperti pada QS. Al-A'raf, 7 : 23, QS. Al Qashash, 28 : 16
Dalam Al Quran, QS. Al Anbiyaa', 21 : 87, Ash Shaaffaat, 37 : 142, jalan cerita Nabi Yunus as adalah :
Karena marah kepada kaumnya yang belum mau juga menerima dakwahnya, Nabi Yunus as tidak sabar dan pergi meninggalkan kaumnya ketika beliau merasa bahwa azab الله sebentar lagi akan ditimpakan kepada kaumnya.. Padahal belum ada perintah الله untuk hijrah menyelamatkan diri… Dan memang pada akhirnya الله tidak jadi mengazab kaum Nabi Yunus as karena mereka tobat…
Dalam perjalanannya الله menegur Nabi Yunus as dengan cara ditelan Ikan besar di tengah laut… Nabi Yunus as sangat menyesal atas kesalahannya dan beliau selama dalam perut ikan selalu meminta ampun atas kesalahannya meninggalkan kaumnya dengan selalu mengucapkan “ Lā 'Ilāha 'Illā 'Anta Subĥānaka 'Innī Kuntu Mina Až-Žōlimīna ( Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim ) “.
@kang zangar : Hehehe… saya mah tidak berharap mereka mau mengalah pada waktu masih berdiskusi… Sebab hampir semua orang kalo pas lagi diskusi mah tak mau ngalah, walaupun dengan resiko harus mengeluarkan pendapat-pendapat yang konyol…
Yang saya harapkan mah Ilmu saya tentang Islam bertambah dan Netter Non Muslim mau memikirkan dengan tenang di rumah tentang Postingan-postingan yang ada… Mudah-mudahan mereka dapat menyadari Kebenaran yang ada…
(misalnya) seperti seorang ayah yang menggantikan anaknya di pancung karena kejahatan yang dilakukan anaknya... keadilan tetap jalan, hukuman dilaksanakan.. kasih juga terbukti dijalankan (ngga omdo), dengan menggantikan si anak dengan dirinya sendiri.
apakah ini suatu tindakan barbar??? ( true faith )
@TF : Yang jadi fokus saya bukan masalah bapa menggantikan anaknya… Tapi Sistem Keadilan Barbar yang apabila seorang bersalah maka yang dihukumnya adalah si terdakwa berikut anak-anaknya yang tak tahu apa-apa…
ketika suatu bangsa percaya kepada Allah Israel, maka bangsa itu diharuskan mengikuti tatacara peribadatan israel + kitab sucinya. ( true faith )
Kalo bangsa-bangsa lain yang jauh dari timur tengah, bagaimana cara Tuhan mengurus mereka pada zaman PL, apakah sudah ada delegasi-delegasi Israel ke luar negeri ke seluruh penjuru dunia zaman PL?..
Apakah ini pendapat Yesus, Paulus ataukah TF sendiri ?...
ini pendapat pribadi saya sendiri. Saya belum sempat baca buku tentang "keselamatan bayi"... jadi ya, saya tafsirkan aja secara pribadi
apa bedanya..?? kalaupun bung TF mengaku itu pendapatnya sendiri, tetap saja dia meyakini bahwa dia diilhami roh kudus, jadi 'tingkat kebenarannya' sama saja dengan omongan Paulus..
bukankah itu yang menjadi keyakinan anda bung TF..??
dalam kristen mah si anak cucu juga ikut2an berhutang (baca:berbuat dosa).
kalau anda ibaratkan dosa turunan yang dilakukan Adam sebagai hutang yang harus ditanggung anak cucunya, maka ketika 1 orang dari anak cucunya yang sudah percaya dan dosanya ditebus Yesus, maka seharusnya dosa turunan tersebut sudah terhapus. Sama saja kalau saya berhutang 1 milyar dan tidak bisa dibayar, lalu ketika saya mati anak keturunan saya menanggung hutang tersebut beserta bunganya, ketika salah satu anak keturunan tersebut berhasil membayar hutangnya (kalau disesuaikan dengan ajaran Kristen, dibayarin oleh Yesus, karena si anak tersebut menyembah Yesus) maka hutang saya otomatis selesai.
Kalau tidak maka pertanyaannya : lalu dosa siapa yang ditebus oleh pengorbanan Yesus, atau dosa macam apa yang diselesaikan oleh penyaliban Yesus, ada yang bilang : yang dihapus adalah nature dosa atau potensi berbuat dosa, tapi kenyatannya anda sendiri mengakui bahwa tetap saja manusia yang percaya bisa terjerumus kedalam dosa..
Jadi kelihatannya konsep penebusan dosa melalui penyaliban Yesus masih merupakan tanda-tanya di lingkungan Kristen sendiri, banyak sudah usaha untuk menjelaskannya, namun umat Kristen malah kebingungan sendiri, cuma gayanya saja yang kelihatannya sudah memahami..
NAH BETUL KAN KANG UJANG? POST SY YANG TERDAHULU: saya dah sliweran membaca di forum ini, sy baca posting-postingnya bagus bagus, walau kadang memaksa sedikit alias dipaksakan menurut logikanya masing-masing, maaf ya sy cuma kasih masukan sedikit sama saudaraku netter2 muslim disini, berdebat seperti ini menghabiskan waktu kita. Ada yang lebih baik daripada membalas posting2nya netter christ disini, karena percuma saja kita debat dengan argumen yang benarpun mereka tidak akan berubah keyakinannya (terkecuali yang diberi hidayah, seperti kisah mualaf di forum ini), malah mereka berbalik melecehkan islam, tentunya dengan pemahaman mereka sendiri, dan tentunya kita tidak akan terima, begitupun mereka tidak mau keyakinannya disalahkan, cukuplah kita menambah wawasan kita dari tulisan diforum ini, untuk menambah pengetahuan kita. ini pendapat pribadi saya, kalau sy salah mohon maaf sebesar besarnya.
Oh… jadi cukup percaya kepada Allahnya (bangsa) Israel, maka akan terselamatkan…
Jadi sebetulnya memang tidak perlu yaa penyaliban Yesus itu ?... Buktinya Umat Nabi Yunus juga terselamatkan yaa…
tetap perlu...
ketika suatu bangsa percaya kepada Allah Israel, maka bangsa itu diharuskan mengikuti tatacara peribadatan israel + kitab sucinya.
dengan kata lain, keselamatan mereka tergantung kepada cara mereka menjalankan hukum Taurat dan iman mereka kepada Mesias yang akan datang.
jika umat israel dan bangsa2 lain beriman kepada Mesias yang akan datang namun tekor dalam menjalankan Taurat, maka penyaliban Kristus akan menutupi segala ke-tekor-an mereka...
(b.t.w. ngeri juga saya membaca Bibel… Pencitraan kepada Utusan-utusan Tuhan itu sungguh sangat jelek… Yunus digambarkan uring-uringan kepada Tuhan, gara-gara Tuhan tidak jadi mengazab kota Niniwe yang penduduknya keburu tobat…
memang, itulah Alkitab. tak pernah menutup2i dosa seseorang walaupun ia adalah Nabi.
Coba TF bandingkan dengan riwayat Nabi Yunus as dan Utusan-utusan Tuhan lainnya dalam Al Quran… Begitu mulia Al Quran menggambarkan mereka..
bacalah ayat2 ini kang...
Nabi Adam dan Siti Hawa berbuat dosa: QS. al-A'raf (7) : 23
Nabi Musa minta ampun atas dosa: QS. al-Qashash (28) : 16
Nabi Sulaiman bertaubat: QS. Shad (38) : 34
bahkan, Nabi Muhammad SAW pun berdosa: Surat Al Fath, Qs.48:2
pada kenyataannya nabi2 dalam al quran pun berdosa. al quran hanya tidak menuliskan dosa apa yang diperbuat para nabi2 tsb.
menutup2i kenyataan dengan memakai tameng kalimat 'menghormati sang nabi2 Allah'??? entahlah...
Jadi timbul pertanyaan… Dalam kasus “ hutang tak terbayar Adam “, siapakah yang jadi “ Rentenir “ nya ?...
iblis kang... dia kan yang nipu Adam dan Hawa...
Apakah ini pendapat Yesus, Paulus ataukah TF sendiri ?...
ini pendapat pribadi saya sendiri. Saya belum sempat baca buku tentang "keselamatan bayi"... jadi ya, saya tafsirkan aja secara pribadi
atau kang ujang mau yang doktrinal?? nanti saya usahakan cari tulisan2 teolog dan sekalian ayat2 Alkitabnya, yang bisa dipertanggungjawabkan...
Ternyata Konsep Kristen tadi kalo dibawa ke dalam contoh kejadian kehidupan manusia sehari-hari, Pola Tindakan yang katanya digunakan Tuhan itu menjadi bersifat sangat barbar…
tidak kang... barbar itu tanpa aturan... ajaran Kristen jelas dengan aturan. Ada Keadilan Allah (baca:hukuman atas dosa) - ada kasih Allah (baca:penebusan dari dosa), yang 22nya terjadi dalam peristiwa kematian Yesus diatas kayu salib.
(misalnya) seperti seorang ayah yang menggantikan anaknya di pancung karena kejahatan yang dilakukan anaknya... keadilan tetap jalan, hukuman dilaksanakan.. kasih juga terbukti dijalankan (ngga omdo), dengan menggantikan si anak dengan dirinya sendiri.
konsep dosa tidak tepat kalau diibaratkan dengan hutang, karena dosa menurut Islam dan Kristen dilunasi oleh pihak yang bersangkutan
itu mah cuma dalam islam kaleee....
dalam kristen mah Yesus Kristus yang melunasi...
Lagipula kalau di ibaratkan hutang, maka seharusnya anak keturunan yang percaya dan ta'at, bisa melunasi dosa tersebut sehingga hutang nenek-moyangnya ikut terlunasi..
itu mah cuma dalam islam kaleee....
dalam kristen mah si anak cucu juga ikut2an berhutang (baca:berbuat dosa)...
jika bangsa2 lain itu percaya kepada Allahnya (bangsa) Israel, maka bangsa itu diselamatkan.
contoh: Niniwe (Kitab Yunus). ( true faith )
Oh… jadi cukup percaya kepada Allahnya (bangsa) Israel, maka akan terselamatkan…
Jadi sebetulnya memang tidak perlu yaa penyaliban Yesus itu ?... Buktinya Umat Nabi Yunus juga terselamatkan yaa…
(b.t.w. ngeri juga saya membaca Bibel… Pencitraan kepada Utusan-utusan Tuhan itu sungguh sangat jelek… Yunus digambarkan uring-uringan kepada Tuhan, gara-gara Tuhan tidak jadi mengazab kota Niniwe yang penduduknya keburu tobat…
Coba TF bandingkan dengan riwayat Nabi Yunus as dan Utusan-utusan Tuhan lainnya dalam Al Quran… Begitu mulia Al Quran menggambarkan mereka.. )
ketika si PN meninggal, maka otomatis hutang2nya jatuh ke tangan istri dan keturunannya. Demikian terus menerus sampai generasi terakhir...
sekali lagi, saya tidak begitu mengerti tentang hukum, ini cuma contoh.
demikian keturunan Adam mewarisi "hutang tak terbayar" yang dilakukan oleh sang bapak moyang... ( true faith )
Jadi timbul pertanyaan… Dalam kasus “ hutang tak terbayar Adam “, siapakah yang jadi “ Rentenir “ nya ?...
lalu bagaimana dengan bayi?? saya pribadi percaya Roh Allah bisa berkomunikasi dengan roh si bayi didalam alam yang tak pernah bisa kita bayangkan... jika si bayi memang mau percaya, ya selamat. Jika tidak, ya dihukum... ( true faith )
Apakah ini pendapat Yesus, Paulus ataukah TF sendiri ?...
Konsep Kristen ini mengajarkan sebuah negara agar bila menghukum seorang Terdakwa.. Maka keluarga sampai anak-anak bayinya pun harus dihukum… Jadi inget cerita-cerita kerajaan diktator bengis… ( ujang )
tidak, kang ujang hanya salah menafsirkan saja... ( true faith )
Saya hanya mencoba menganalogikannya dengan kasus yang Polanya Sama dalam kehidupan sehari-hari…
Ternyata Konsep Kristen tadi kalo dibawa ke dalam contoh kejadian kehidupan manusia sehari-hari, Pola Tindakan yang katanya digunakan Tuhan itu menjadi bersifat sangat barbar…
KEPADA TIM SWARAMUSLIM DAN SELURUH NETTER MUSLIM
DAN KAUM MUSLIMIN DAN MUALLAF SELURUH DUNIA
ZANGAR SEKELUARGA MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
1 SYAWAL 1430 H
TAQOBALALLAHU MINNA WA MINKUM
Si PN menerima perjanjian hutang-piutang itu (namanya juga ketipu). Namun malang sekali nasibnya, keesokan hari, uangnya yang 1M hilang !!!
singkat cerita, si PN tidak bisa melunasi hutangnya, bahkan bunganya terus membengkak.
ketika si PN meninggal, maka otomatis hutang2nya jatuh ke tangan istri dan keturunannya. Demikian terus menerus sampai generasi terakhir...
konsep dosa tidak tepat kalau diibaratkan dengan hutang, karena dosa menurut Islam dan Kristen dilunasi oleh pihak yang bersangkutan, maka untuk itulah adanya neraka, kalau memang dosa nenek-moyang kita bisa dilunasi oleh anak keturunannya, lalu buat apa si pendosa harus tetap masuk neraka..??
Lagipula kalau di ibaratkan hutang, maka seharusnya anak keturunan yang percaya dan ta'at, bisa melunasi dosa tersebut sehingga hutang nenek-moyangnya ikut terlunasi..
Konsep Kristen ini mengajarkan sebuah negara agar bila menghukum seorang Terdakwa.. Maka keluarga sampai anak-anak bayinya pun harus dihukum… Jadi inget cerita-cerita kerajaan diktator bengis…
tidak, kang ujang hanya salah menafsirkan saja...
Kalo bangsa-bangsa lain pada zaman PL bagaimana ?... Bangsa-bangsa di dunia kan bukan cuman Israel saja… Bagaimana caranya Tuhan menerapkan keadilan dan kasihnya pada mereka ?...
jika bangsa2 lain itu percaya kepada Allahnya (bangsa) Israel, maka bangsa itu diselamatkan.
contoh: Niniwe (Kitab Yunus).
Atau sebaiknya mungkin FPI dan sejenisnya dijadikan saja Pasukan Khusus Kepolisian yaa ?... Biar dilatih lebih profesional…
@TF, bisakah Konsep Keadilan seperti ini, anak dihukum karena kesalahan orang tua, diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat bernegara manusia yang adil dan beradab ?...
kang ujang, saya tidak begitu mengerti soal hukum, tapi saya coba kasih contoh:
ada seorang pegawai negeri dengan gaji pas2an (anggaplah 1jt, dengan pengeluaran bulanan 1jt), jadi bener2 pas
lalu suatu hari, si pegawai negeri itu ditipu rentenir yang ngasih pinjem uang 1M, bunganya 10%/bulan (100jt).
Si PN menerima perjanjian hutang-piutang itu (namanya juga ketipu). Namun malang sekali nasibnya, keesokan hari, uangnya yang 1M hilang !!!
singkat cerita, si PN tidak bisa melunasi hutangnya, bahkan bunganya terus membengkak.
ketika si PN meninggal, maka otomatis hutang2nya jatuh ke tangan istri dan keturunannya. Demikian terus menerus sampai generasi terakhir...
sekali lagi, saya tidak begitu mengerti tentang hukum, ini cuma contoh.
demikian keturunan Adam mewarisi "hutang tak terbayar" yang dilakukan oleh sang bapak moyang...
Dosa si bayi tertebus kalo dibaptis ya ?... Bagaimana kalo bayi yang meninggal itu mati sebelum sempat dibaptis ? Bagaimana cara Tuhan menebus dosa bayi yang mati sebelum dibaptis ?..
nah, ini salah satu kesalah-pahaman yang terjadi di kalangan Muslim.
dalam Kristen, baptisan tidak menyelamatkan, keselamatan hanya didapat melalui ANUGERAH, FIRMAN, dan IMAN.
contohnya: penjahat yang ada disebelah Yesus waktu Ia disalibkan... si penjahat menerima keselamatan hanya karena ia percaya kepada Yesus. si penjahat tak pernah sembahyang, dibaptis, ngasih persembahan, berbuat baik buat nebus dosa2nya, dll.
hanya karena percaya (iman)... itu saja.
lalu bagaimana dengan bayi?? saya pribadi percaya Roh Allah bisa berkomunikasi dengan roh si bayi didalam alam yang tak pernah bisa kita bayangkan... jika si bayi memang mau percaya, ya selamat. Jika tidak, ya dihukum...
sama juga dengan Kang ujang saya juga masih harus banyak belajar tentang islam, maklum terlalu sibuk dgn duniawi... duh kapan jadi pinternya yah? mana umur makin tua aja nih nambah susah nerima palajaran...
bener kang ujang, itulah yang saya maksudkan, kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah mempelajari ALQUR'AN dan hadits RASULULLAH, sesuai dengan pemahaman generasi terdahulu (maksudnya para sahabat Nabi)agar tidak terjadi pemahaman menurut hawa nafsu dan logikanya sendiri, dan itulah gunanya ulama/imam/guru/kyai sebagai tempat bertanya atas ketidaktahuan kita, dan kita jangan sampai menafsirkan sekehendak kita tentang Alquran ataupun hadits, karena bs jadi kita menafsirkannya secara sembarangan, dan melenceng jauh dari apa yang ditafsirkan oleh para ulama kita. contohnya seperti BOMBER BOMBER JW MARRIOT, BOMB BALI, dll, mereka telah menyalah artikan JIHAD, apa akibatnya? TIMBULNYA FITNAH : islam di cap sebagai agama teroris, agama kekerasan,dll,pesantren2 dicurigai, dan yang menjadikorban adalah orang2yang tidak bersalah, bagaimana kalau korbannya ada orang muslim? dan bagaimana bila korbannya non muslim? maka ingatlah hadits Rasulullah : BARANGSIAPA YANG MEMBUNUH JIWA YANG MU'AHAD ( orang nonmuslim yang memiliki perjanjian damai dgn kaum muslimin) TIDAK AKAN MENCIUM BAUNYA SURGA...dst.(H.R. BUKHARI 6914). INGAT islam adalah agama damai.
tidak juga... di PL ia terapkan keadilan dengan menghukum bangsa israel jika mereka berbuat dosa. Dan Kasih-Nya dengan memulihkan keadaan mereka kembali... ( true faith )
Kalo bangsa-bangsa lain pada zaman PL bagaimana ?... Bangsa-bangsa di dunia kan bukan cuman Israel saja… Bagaimana caranya Tuhan menerapkan keadilan dan kasihnya pada mereka ?...
maap kang, menurut saya niat yang baik jika diterapkan dengan cara yang salah justru akan memperburuk keadaan...
masyarakat resah...
pemerintah jengkel...
umat muslim malu...
yang bikin dosa ngga bakalan tobat. percaya deh... ( true faith )
Yang harus resah dan malu mah Aparat Berwajib… Kalo ada sekelompok masyarakat sampai berinisiatif sendiri melakukan razia-razia maksiat dan kriminal… Berarti kerja Beliau-beliau ini belum optimal… Atau sebaiknya mungkin FPI dan sejenisnya dijadikan saja Pasukan Khusus Kepolisian yaa ?... Biar dilatih lebih profesional…
Kalo masalah yang bikin dosa itu tobat atau tidak, itu mah Aparat Berwajibnya Superman juga nggak akan bisa apa-apa atuh… buktinya si Lex Luthor nggak kapok-kapok…
@kang zangar, saya mah cari debatnya yang bisa sekaligus menggali kebenaran tentang Islam sendiri, sebab banyak pertanyaan2 netter non muslim yang memaksa kita untuk menggali Islam secara lebih dalam… Mudah2an ada manfaatnya… Memang kalo debatnya berisi fitnah dan caci maki doang saya juga males… Kalo sama orang gitu mah mungkin cocoknya adu fisik aja…
dalam Kristen, keturunan Adam sudah berdosa secara status, walaupun ia belum melakukan perbuatan dosa.
Keadilan-Nya adalah Ia harus memasukkan bayi itu kedalam neraka karena dosa (walau masih berupa status). ( true faith )
@TF, bisakah Konsep Keadilan seperti ini, anak dihukum karena kesalahan orang tua, diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat bernegara manusia yang adil dan beradab ?...
Kasih-Nya adalah Ia menebus dosa2 bayi itu, supaya si bayi tidak (jadi) masuk kedalam neraka. ( true faith )
Dosa si bayi tertebus kalo dibaptis ya ?... Bagaimana kalo bayi yang meninggal itu mati sebelum sempat dibaptis ? Bagaimana cara Tuhan menebus dosa bayi yang mati sebelum dibaptis ?..
dengan kata lain, kita tidak kena getahnya buah yang dimakan Adam, melainkan kita semua ikut memakan buah itu bersama2, melalui diri Adam yang adalah wakil seluruh umat manusia.
itu berarti, si bayi pun akan memakan buah itu... (jika ia tukar posisi dengan Adam). ( true faith )
Konsep Kristen ini mengajarkan sebuah negara agar bila menghukum seorang Terdakwa.. Maka keluarga sampai anak-anak bayinya pun harus dihukum… Jadi inget cerita-cerita kerajaan diktator bengis…
Sekarang masih ada nggak ya negara yang mempraktekkan ini ?...
saya dah sliweran membaca di forum ini, sy baca posting-postingnya bagus bagus, walau kadang memaksa sedikit alias dipaksakan menurut logikanya masing-masing, maaf ya sy cuma kasih masukan sedikit sama saudaraku netter2 muslim disini, berdebat seperti ini menghabiskan waktu kita. Ada yang lebih baik daripada membalas posting2nya netter christ disini, karena percuma saja kita debat dengan argumen yang benarpun mereka tidak akan berubah keyakinannya (terkecuali yang diberi hidayah, seperti kisah mualaf di forum ini), malah mereka berbalik melecehkan islam, tentunya dengan pemahaman mereka sendiri, dan tentunya kita tidak akan terima, begitupun mereka tidak mau keyakinannya disalahkan, cukuplah kita menambah wawasan kita dari tulisan diforum ini, untuk menambah pengetahuan kita. ini pendapat pribadi saya, kalau sy salah mohon maaf sebesar besarnya.
TF, ini berarti bahwa Tuhan itu baru bisa Adil dan punya Rasa Kasih baru setelah ada Yesus di muka bumi… Sebelum ada Yesus di muka bumi, Kemana aja tuh Tuhan ?..
tidak juga... di PL ia terapkan keadilan dengan menghukum bangsa israel jika mereka berbuat dosa. Dan Kasih-Nya dengan memulihkan keadaan mereka kembali...
Coba anda lihat nya dari kacamata orang yang menginginkan tegaknya keadilan di masyarakat… Saya pikir kalo Pihak Berwajib sudah bener dan bersungguh-sungguh memberantas segala bentuk kemaksiatan… FPI dan sejenisnya juga tidak akan pernah melakukan kegiatan-kegiatan Razia swadaya dan swakarsa…
maap kang, menurut saya niat yang baik jika diterapkan dengan cara yang salah justru akan memperburuk keadaan...
masyarakat resah...
pemerintah jengkel...
umat muslim malu...
yang bikin dosa ngga bakalan tobat. percaya deh...
Itulah yang saya katakan bahwa Kristen mengajarkan bahwa Tuhan itu tidak punya rasa keadilan dan prikemanusiaan… Bayi ( janin ) yang belum melakukan apa-apapun sudah dijatuhi vonis berdosa…
dalam Kristen, keturunan Adam sudah berdosa secara status, walaupun ia belum melakukan perbuatan dosa.
Keadilan-Nya adalah Ia harus memasukkan bayi itu kedalam neraka karena dosa (walau masih berupa status).
Kasih-Nya adalah Ia menebus dosa2 bayi itu, supaya si bayi tidak (jadi) masuk kedalam neraka.
Sama aja TF… Adam kan orang tua semua manusia yang ada di dunia…
Adam adalah manusia sempurna dan merupakan wakil dari seluruh umat manusia.
jika kang ujang merasa tidak adil jika "Adam yang makan buahnya, keturunannya yang kena getahnya", maka saya punya satu pertanyaan:
jika posisi kang ujang ditukar dengan Adam, kang ujang dan siti Hawa didalam taman Eden... apakah kang ujang yakin, kang ujang akan menolak memakan buah terlarang???
bahkan Adam yang sempurna dan berhikmat melebihi manusia biasa pun bisa tertipu (baca:terbujuk) perkataan iblis.
artinya: siapapun yang saat itu dibujuk iblis (apakah Adam, atau kang ujang, saya, para nabi dan rasul, pendeta, ustadz, dll) kejadiannya bakal sama saja, jatuh dalam dosa.
dengan kata lain, kita tidak kena getahnya buah yang dimakan Adam, melainkan kita semua ikut memakan buah itu bersama2, melalui diri Adam yang adalah wakil seluruh umat manusia.
itu berarti, si bayi pun akan memakan buah itu... (jika ia tukar posisi dengan Adam).
hahahahahaha.......
aya aya wae.. saya teh udah mikir yang rumit2... kirain ada doa2nya segala.
sama, saya jg cebok pake aer, lebih afdol ( true faith )
Makanya TF harus bersyukur tinggal di Indonesia yang mempunyai budaya Cebok yang sangat Islami… Kalo nggak salah, daerah Eropa yang punya budaya Cebok itu hanyalah Spanyol, yang dulu pernah menjadi negara Islam yang hebat…
Masalah kebersihan memang lebih afdol yang diajarkan Islam… Pake tisu toilet mah bagaimana pun tidak pernah sebersih cebok… Ini bisa dibuktikan pada komentar-komentar di situs lain
ok, saat itu kebanyakan yang ikutan perang kaum bar bar.. ( true faith )
Emang seluruh Eropa masih Barbar kok… Yang ikut perang salib itu kan justru Orang-orang Pilihan bangsa Eropa waktu itu..
Ini artinya bahwa Agama Kristen secara tersendiri tidak mampu memberikan contoh bagaimana seharusnya hidup yang baik itu… Baru setelah bangsa Eropa bersentuhan dengan Kaum Muslimin mereka menjadi tahu bagaimana hidup dengan baik itu…
maap kang... masih lebih hebat Alexander the Great (cuma butuh 13 tahun) dan Genghis Khan (cuma butuh 21 tahun)... padahal keduanya adalah kafir... ( true faith )
Lihatnya atuh dari berbagai aspek kehidupan dan kemanusiaan… Jangan dilihat hanya sejarah penaklukan fisiknya aja…
Di buku “100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah” saja, William H. Hart hanya memberikan rangking 21 untuk Jengis Khan dan rangking 33 untuk Alexander the Great… Sedangkan Nabi Muhammad saw rangking 1, mengalahkan Yesus, Budha dan Kong Hu Cu… Ebook nya bisa ente download di sini
Sejarah Nabi Muhammad saw itu fokusnya bukan pada masalah Penaklukan bangsa lain atau perluasan daerah kekuasaan… Tapi titik beratnya adalah pada Penyelamatan peradaban manusia keseluruhan agar mengenal siapa Tuhan Sang Maha Pencipta nya dan hidup sesuai dengan tuntunan Nya…
tapi yang saja tanyakan adalah penerapan 'syariat islam' ditiap2 negara, kenapa beda2, padahal junjungannya satu; Muhammad. ( true faith )
Kalo menurut pendapat saya… Penerapan ‘syariat Islam’ berbeda-beda di tiap negara… Adalah karena faktor Budaya setempat yang terkadang mengalahkan Konsep-konsep Islam yang dicontohkan Nabi Muhammad saw sendiri…
Seperti contoh Kaum Wanita tadi… Yang Nabi Muhammad saw contohkan itu adalah melindungi Kaum Wanita, tapi Budaya Lokal yang ada di negara tersebut menjadikan Perlindungan itu malah menjadi semacam pengekangan yang terkadang justru bertentangan dengan konsep yang dicontohkan Nabi sendiri…
dalam kristen, manusia sudah berdosa sejak masih dalam kandungan ( true faith )
Itulah yang saya katakan bahwa Kristen mengajarkan bahwa Tuhan itu tidak punya rasa keadilan dan prikemanusiaan… Bayi ( janin ) yang belum melakukan apa-apapun sudah dijatuhi vonis berdosa…
ia harus dihukum bukan karna kesalahan orang tuanya, melainkan kesalahan Adam ( true faith )
Sama aja TF… Adam kan orang tua semua manusia yang ada di dunia…
jawaban2:
justru tema utama Alkitab, dari lembar pertama sampai terakhir adalah Keadilan dan Kasih Tuhan yang terwujud dalam pribadi dan karya Yesus Kristus. ( true faith )
TF, ini berarti bahwa Tuhan itu baru bisa Adil dan punya Rasa Kasih baru setelah ada Yesus di muka bumi… Sebelum ada Yesus di muka bumi, Kemana aja tuh Tuhan ?...
tapi kang, ketika saya melihat 'syariat islam' dalam tubuh FPI, kok saya tidak merasa damai sejahtera dan bahagia??? yang salah saya atau FPI ya??? ( true faith )
Coba anda lihat nya dari kacamata orang yang menginginkan tegaknya keadilan di masyarakat… Saya pikir kalo Pihak Berwajib sudah bener dan bersungguh-sungguh memberantas segala bentuk kemaksiatan… FPI dan sejenisnya juga tidak akan pernah melakukan kegiatan-kegiatan Razia swadaya dan swakarsa…
Saat ini ada9guests
dan 0members browsing forum diskusi
Online Now
:
Hits : 3315483
Hak cipta
dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net
dicantumkan
Questions & suggestion or problems regarding
this web site should be directed to
webmaster