15 Aug 09 - 1:28 am
Total Topics: 13
Total Posts: 34
Dari Mormonisme Kepada Islam
Ethel Mae Blizzard, sekarang tinggal di San Diego, California, AS, melakukan pencarian selama 29 tahun untuk memastikan agama apa yang pas untuknya. Sejak kecil hingga usia 16 tahun, Mae dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang menganut agama Mormon. Tapi pada usia 18 tahun, ia tidak lagi mempercayai ajaran agamanya itu dan mulai berfikir bahwa ada Tuhan di luar sana, di suatu tempat.
Dimulailah perjalanan panjang Mae untuk mencari agama yang ia yakini paling benar. Mae pun mempelajari beragam agama mulai dari yudaisme, agama Baptis, sekte Advent Hari Ketujuh, Kesaksisan Yehovah, Katolik dan berbagai sekte dalam agama Kristen. Tapi tak satu pun yang menyentuh hatinya. Mae menyerah dan berharap akan menemukan apa yang ia cari suatu hari nanti.
Suatu hari, Mae mencoba mencari pasangan hidup lewat internet dan ia bertemu dengan seorang perempuan di sebuah situs jodoh. Perempuan itu mengenalkan Mae dengan sahabatnya, seorang pria.
Tiga bulan Mae menjalin hubungan lewat dunia maya dengan lelaki yang dikenalkan perempuan tadi, keduanya lalu memutuskan untuk menikah. Masalahnya, pria tadi seorang Muslim dan Mae seorang Kristiani.
Mae sempat bingung ke si pria menanyakannya apakah ia mau menikah di masjid. Seumur hidup Mae tidak pernah datang ke masjid. Mae lalu bertanya pada temannya yang asal Turki dan diberitahu tentang Masjid Abu Bakar. Mae pun datang ke masjid itu untuk bertemu dengan imamnya, meski saat itu Mae sendiri tidak paham apa itu imam masjid.
Saat Mae datang ke masjid, bertepatan dengan waktu salat dan ia bertemu dengan Imam Taha. Mae sempat bicara dengan Imam Taha tentang Islam. Imam Taha menyuruh Mae datang lagi ke masjid jika masih ingin tahu banyak tentang Islam. Di luar itu, Mae juga mengunjungi sahabatnya yang asal Turki dan menanyakan beberapa hal tentang Islam dan Muslim. Waktu itu, Mae masih berpikir bahwa Muslim adalah agama. Tapi sahabatnya meluruskan, bahwa Muslim bukan agama, tapi Islam-lah yang agama sedangkan pemeluk Islam disebut Muslim.
umat manusia itu umat Tuhan (umat-Nya), baik yang beriman & tidak beriman...
sorry, masih belum paham... yang dimaksud umatnya itu apa??
apakah sekedar ciptaannya? ato semua umat yang nantinya bakal selamet baik beriman ato tidak beriman.
pan,
berdasar jwbn muslim2, bolehkan saya berpendapat klo Alloh itu hanya menginginkan orang2 tertentu untuk menjadi umatnya... ada yang ditakdirkan dapet hidayah dan ada yang ngga..
hm... Alloh yang sangat mengherankan bukan??..
Mas, semua umat manusia mah pasti menjadi umat-Nya, wong yang menciptakan/menjadikan manusia atas kehendak-Nya kok....
nah kalau masalah hidayah, Jelas itu kehendak-Nya....
hidayah ini nggak jauh beda dengan rezeki, usia, dll. semua atas kehendaknya kok...
pan,
berdasar jwbn muslim2, bolehkan saya berpendapat klo Alloh itu hanya menginginkan orang2 tertentu untuk menjadi umatnya... ada yang ditakdirkan dapet hidayah dan ada yang ngga..
hm... Alloh yang sangat mengherankan bukan??..
mohon maaf bpk wong/mas wong, bukan saya ga mau jawab, alasan saya sederhana saja ko:
-saya bergabung diforum ini untuk menambah wawasan pengetahuan
-saya bukan ahlinya
-saya yakin agama saya adalah yang terbaik buat saya.
ok pak wong? mohon maaf sekali lagi..terima kasih.
Begini bro Bcak B merupakan bagian dari A. dan B tidak lebih besar dari A untuk lebih jelasnya seperti gambar di bawah (Wlopun agak kurang tepat setidaknya mendekati) :
Sudah dipahami bos,
gambarnya sudah menjelaskan semuanya,....
Perhatikan kembali gambar diatas... langit dan bumi adalah kekuasaannya. Dia mengatur semuanya dan tidak berat memelihara keduanya QS 2:255
Pemahaman kita akan Tuhan dalam hal ini sudah sama bos, jadi tutup aja ya karena kita sudah sependapat dan itu telah menjawab pertanyaan saya tentang dimana kita hidup dan juga menjawab tentang maksud 'tubuh' Tuhan.
Nanti klo ada threads yang menarik lagi, nah ntar kita diskusi disana lagi oke,...?
lihat yang saya gir bawahi dalam ayat itu,
ini berarti bahwa tidak ada yang lebih besar ataupun lebih tinggi dari Allah sendiri khan,....?
Benar Bro...
maksud saya seperti itu, dan ada baiknya kita kerucutkan masalah ini,
saya yakin anda msih ingat dengan "irisan" dalam matematika yang klo tidak salah saya mendapatkannya di kelas 1 smp.
andaikan,
Tuhan adalah A,
KekuasaanNya adalah B, maka
menurut anda apakah A bagian dari B atau B adalah bagian dari A, atau malah A dan B itu berdiri sendiri dalam artian memiliki wilayah masing-masing,....?
Jika A adalah bagian dari B maka A itu tidaklah lebih besar dari B,
sedangkan jika B itu bagian dari A maka memang cocok dikatakan bahwa A itu lebih besar dari B dan itu sesuai dengan yang anda katakan
Begini bro Bcak B merupakan bagian dari A. dan B tidak lebih besar dari A untuk lebih jelasnya seperti gambar di bawah (Wlopun agak kurang tepat setidaknya mendekati) :
A = Red
B = Grey
Jadi B tidak lebih besar dari A.
Sebagai contoh lain apakah Volume Air di dalam ember.
Apakah lebih besar dari pada ember itu sendiri?
Mengingat :
Sebelum bertambah rancu tidak ada salahnya klo kita menyamakan persepsi.
apakah maksud anda Kenapa Tuhan tidak disini (bumi dan langit)? Kenapa harus diluar sana (diluar Bumi dan Langit)?
Perhatikan kembali gambar diatas... langit dan bumi adalah kekuasaannya. Dia mengatur semuanya dan tidak berat memelihara keduanya QS 2:255
Sebelum bertambah rancu tidak ada salahnya klo kita menyamakan persepsi.
apakah maksud anda Kenapa Tuhan tidak disini (bumi dan langit)? Kenapa harus diluar sana (diluar Bumi dan Langit)?
Apakah benar begitu bro Bcak?
Benar sekali,....
maksud saya seperti itu, dan ada baiknya kita kerucutkan masalah ini,
saya yakin anda msih ingat dengan "irisan" dalam matematika yang klo tidak salah saya mendapatkannya di kelas 1 smp.
andaikan,
Tuhan adalah A,
KekuasaanNya adalah B, maka
menurut anda apakah A bagian dari B atau B adalah bagian dari A, atau malah A dan B itu berdiri sendiri dalam artian memiliki wilayah masing-masing,....?
Jika A adalah bagian dari B maka A itu tidaklah lebih besar dari B,
sedangkan jika B itu bagian dari A maka memang cocok dikatakan bahwa A itu lebih besar dari B dan itu sesuai dengan yang anda katakan,
Maaf bro aku coba jelasin semampuku ya... tidaklah mungkin kekuasaan Allah SWT lebih besar dari Allah itu sendiri
tapi jika A dan B masing-masing berdiri sendiri, nah ini saya akan tertarik unutk membahasnya karena dari ayat yang anda gunakan,
QS 2:255
255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Bagaimana Bro Orphan,....?
saya senang diskusi seperti ini,....
Maaf bro aku coba jelasin semampuku ya... tidaklah mungkin kekuasaan Allah SWT lebih besar dari Allah itu sendiri
Trims, anda sudah mau me-replay postingan saya,...
baik saya setuju dengan ini (apa yang saya garis bawahi),
dan lagi ayat yang anda gunakan,
QS 2:255
255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
lihat yang saya gir bawahi dalam ayat itu,
ini berarti bahwa tidak ada yang lebih besar ataupun lebih tinggi dari Allah sendiri khan,....?
Ethel Mae Blizzard :
Tapi pada usia 18 tahun, ia tidak lagi mempercayai ajaran agamanya itu dan mulai berfikir bahwa ada Tuhan di luar sana, di suatu tempat.
Bro Bcak :
lihat yang saya garis bawahi yaitu Tuhan di luar sana,
kok bisa diluar sana lha wong Tuhan memiliki kekuasaan yang luar biasa dan menjangkau seluruh tempat jadi kenapa ada perkataan Tuhan diluar sana,.....?
Sebelum bertambah rancu tidak ada salahnya klo kita menyamakan persepsi.
apakah maksud anda Kenapa Tuhan tidak disini (bumi dan langit)? Kenapa harus diluar sana (diluar Bumi dan Langit)?
sebetulnya jika menurut sampean apakah kekuasaan Tuhan itu lebih besar dari Tuhan sendiri,....?
Maaf bro aku coba jelasin semampuku ya...
tidaklah mungkin kekuasaan Allah SWT lebih besar dari Allah itu sendiri
QS 2:255
255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
akhir2 ini pikiran ane agak error jadi harap maklum jika ane agak kurang mengerti yang anda sampaikan
mengenai tidak ada dunia diluar kekuasaan Allah ane setuju men.
Ok Bos, dimengerti,
maksud kata didalam dalam tulisan sampean apa?
sebetulnya jika menurut sampean apakah kekuasaan Tuhan itu lebih besar dari Tuhan sendiri,....?
maaf bos sebetulnya comment saya yang awal itu tidak menyebutkan secara spesifik tentang kursi tapi replay anda yang mengena untuk,.....
coba deh telaah comment saya,
Tapi pada usia 18 tahun, ia tidak lagi mempercayai ajaran agamanya itu dan mulai berfikir bahwa ada Tuhan di luar sana, di suatu tempat.
lihat yang saya garis bawahi yaitu Tuhan di luar sana,
kok bisa diluar sana lha wong Tuhan memiliki kekuasaan yang luar biasa dan menjangkau seluruh tempat jadi kenapa ada perkataan Tuhan diluar sana,.....?
Ayat tersebut menyebutkan bahwa Langit dan Bumi merupakan kekuasaan-Nya. jadi Allah berada disuatu tempat dimana Langit dan Bumi masih dalam kekuasaannya.
Q : Jadi Allah jauh donk?
A : tentu tidak.
dari ayat yang anda gunakan,
QS 50:16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya
karena menjelaskan ini (menurut saya),
QS 2:255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Apakah anda setuju tidak ada dunia diluar Tuhan sedangkan semua ini terjadi didalam Tuhan,.....?
@Bcak : Bro ane suka cara ente berdiskusi.... you are my favorite netter.....he....
QS 2:255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
[161]. Kursi dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah dan ada pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya.
Ayat tersebut menyebutkan bahwa Langit dan Bumi merupakan kekuasaan-Nya. jadi Allah berada disuatu tempat dimana Langit dan Bumi masih dalam kekuasaannya.
Q : Jadi Allah jauh donk?
A : tentu tidak.
QS 50:16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya
Allah ada di "suatu tempat", karena hanya Dirinyalah yang tahu... kita hanya meyakini Dia memang ada....
Apakah Bumi, Langit, Alam Semesta ini termasuk "suatu tempat" ??? ataukah "suatu tempat" itu artinya bisa diukur luasnya dan ditentukan koordinatnya ???
halah... halah...
biarlah orang B**** bingung dengan kebodohannya.....
dan orang beriman mantap dengan keimananya...
Kepunyaan-Nya lah semua yang ada dilangit dan dibumi karena semuanya adalah ciptaan-Nya.
sdr. Ethel, semoga Allah senantiasa merahmati-mu....
ralat:
Satu lagi bukti, orang yang menggunakan akal sehat dan mau berpikir secara jernih, pasti akan menerima Islam sebagai agama yang benar dan satu-satunya.
Satu lagi bukit, orang yang menggunakan akal sehat dan mau berpikir secara jernih, pasti akan menerima Islam sebagai agama yang benar dan satu-satunya.
Saat ini ada9guests
dan 0members browsing forum diskusi
Online Now
:
Hits : 3312653
Hak cipta
dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net
dicantumkan
Questions & suggestion or problems regarding
this web site should be directed to
webmaster