Member : Log-In | Register   Forum Arsip 2002 - 2008   
  online :    Ismail Marzuki  archa  



.: SURGA YANG DIIMPIKAN :.
Author
Post   Bookmark and Share  
archa

09 Feb 07 - 9:49 am Total Topics: 62
Total Posts: 5123
archa's avatar

Archives 
Komentar Forum lama dari 2002 s/d 2008 ada juga di halaman archives
Seorang Arab Badui bermimpi, diperlihatkan kepadanya gambaran surga. Si Arab betul-betul terpesona karena situasi yang terlihat memenuhi 'dahaga terhadap kenikmatan' dia sebagai manusia gurun, yang setiap hari melihat padang pasir dan batuan padas. Surga yang dilihatnya dalam mimpi berupa 'jannah', taman, kebun yang subur diisi pohon rindang, bunga yang harum dan embun dikala pagi. Dia menemukan banyak pohon buah-buahan siap dipetik, ada jeruk, apel, pepaya, semangka tergantung didahan yang merunduk seolah-olah mengundang untuk diraih. Tidak lupa didalam surga tersebut mengalir sungai-sungai nan jernih, alirannya menimbulkan suara gemercik yang menyegarkan.

Tatkala terbangun, si Arab merasa sangat bahagia dan dia bersyukur karena sebagai muslim Tuhannya telah memberikan gambaran surga begitu indah yang salah satunya tercantum dalam Al-Qur'an surat Al Baqarah 25 :

..bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu,


Pada suatu kesempatan, si Arab datang ke Indonesia untuk berlibur, dari berbagai kunjungannya ke objek-objek wisata, dia menyempatkan diri mengunjungi satu taman bunga di puncak. Tentunya dia sangat terpesona karena hal ini tidak pernah dilihatnya dikampung halamannya. Dengan penuh rasa bahagia si Arab menyapa seorang bapak penjaga taman : " Indah sekali taman ini, seperti gambaran surga yang pernah saya impikan.."

Penjaga taman berpaling dengan rasa ingin tahu : "bagaimana gambaran surga yang ada dalam mimpi Anda?" tanyanya kepada si Arab. Berceritalah si Arab tentang mimpinya, bagaimana surga yang di lihat itu penuh dengan bunga-bunga dan buah-buahan beserta sungai-sungai yang mengalir di dalamnya..

Mendengar cerita tersebut, penjaga taman terlihat tidak begitu antusias, dia berkata : "Surga dalam mimpi Anda tidaklah mempesonakan saya, apa enaknya?. Saya disini sudah melihat bunga dan buah setiap hari, selalu menghirup udara segar dipagi hari, dan masalah sungai, Tahukah Anda rumah saya dekat dari sini, berada dipinggir sungai yang jernih, setiap bangun pagi saya selalu mendapatkan suara gemercik air, lantas apa enaknya surga seperti mimpi Anda?..."

Total Reply 55 | Comment 2701 hits |  Beritahu Teman |  Print | Baca Seluruh Artikel  
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
08 Feb 10 - 4:37 pm
Archa:
Dalam cerita lain Petrus mengatakan bahwa ajaran Yesus boleh diajarkan kepada kaum non-Yahudi dengan syarat TIDAK BOLEH MEMAKAN MAKANAN YANG SELAMA INI DIHARAMKAN oleh ajaran Yahudi :

21:25 Tetapi mengenai bangsa-bangsa lain, yang telah menjadi percaya, sudah kami tuliskan keputusan-keputusan kami, yaitu mereka harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan."

Itu hanya bagi orang-orang tertentu saja. Bagi orang Kristen yg hidup bersama orang-orang fanatik yg mengharamkan babi. Larangan itu bukan ajaran Yesus Kristus tetapi sengaja dibuat untuk mempermudah penyebaran Injil.

Itu adalah salah satu hasil Konsili Yerusalem (konsili pertama Gereja Katolik):
Kis 15:19-21 Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah, tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
08 Feb 10 - 4:29 pm
archa's avatar
Mrk. 7:19 karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.


dasar IQ rendah, nggak menyimak diskusi yang sudah terjadi, dibaca yang ini gih..

http://forum-swaramuslim.net/threads.php?id=43770_0_15_0_C
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
08 Feb 10 - 4:21 pm
Archa:
Hayoo..., mana lagi ajaran PB yang menyatakan boleh memakan babi yang selama ini diharamkan oleh PL...

Ini:
Mrk. 7:19 karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.

Gitu aja kok repot.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
08 Feb 10 - 4:14 pm
Archa:
Andalah yang seharusnya malu, kapan saya mengatakan soal nilai makanan itu adalah pandangan Yahudi..?? anda memelintir postingan saya :

[i]Yesus mau menyatakan bahwa nilai seorang manusia bukan tergantung apa yang dimakannya sehari-hari, tapi tergantung kepada ucapannya, karena apa yang diucapkan berasal dari hati. Sekalipun seseorang memakan makanan yang mewah dan mahal namun sepanjang ucapan yang keluar dari mulutnya adalah cacimaki dan sumpah serapah (contohnya anda ini) maka orang tersebut adalah najis (nilainya rendah).[i]

Berarti Anda memang ber-IQ super rendah. Ya sudahlah saya maklum wis.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
08 Feb 10 - 4:14 pm
Archa:
Andalah yang seharusnya malu, kapan saya mengatakan soal nilai makanan itu adalah pandangan Yahudi..?? anda memelintir postingan saya :

[i]Yesus mau menyatakan bahwa nilai seorang manusia bukan tergantung apa yang dimakannya sehari-hari, tapi tergantung kepada ucapannya, karena apa yang diucapkan berasal dari hati. Sekalipun seseorang memakan makanan yang mewah dan mahal namun sepanjang ucapan yang keluar dari mulutnya adalah cacimaki dan sumpah serapah (contohnya anda ini) maka orang tersebut adalah najis (nilainya rendah).[i]

Berarti Anda memang ber-IQ super rendah. Ya sudahlah saya maklum wis.
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
07 Feb 10 - 5:56 am
archa's avatar
Hayoo..., mana lagi ajaran PB yang menyatakan boleh memakan babi yang selama ini diharamkan oleh PL...
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
07 Feb 10 - 5:54 am
archa's avatar
Ayat selanjutnya makin menjelaskan apa makna dari makanan yang turun dari langit tersebut :

10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
10:35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.


10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,


IQRA...!! IQRA..!! Cerita yang mulia tersebut malah anda peralat dan pelintir untuk memuaskan nafsu anda memakan makanan yang menjijikkan yang selama ini diharamkan Tuhan anda, lihatlah bagaimana anda memperlakukan ajaran agama anda sendiri, anda sudah merendahkan dan melecehkan agama anda dengan memperalat aturan-aturannya.

Dalam cerita lain Petrus mengatakan bahwa ajaran Yesus boleh diajarkan kepada kaum non-Yahudi dengan syarat TIDAK BOLEH MEMAKAN MAKANAN YANG SELAMA INI DIHARAMKAN oleh ajaran Yahudi :

21:25 Tetapi mengenai bangsa-bangsa lain, yang telah menjadi percaya, sudah kami tuliskan keputusan-keputusan kami, yaitu mereka harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan."

Sekalipun tidak disebutkan babi, namun soal mengharamkan makanan yang selama ini diharamkan oleh hukum Taurat merupakan ajaran penting yang tidak boleh dirobah dan diganti. Dan anda malah mengikuti nafsu kaum Romawi pagan yang hobby memakan makanan yang menjijikkan tersebut dan dengan tidak tahu diri memamerkan disini bahwa makanan tersebut enak, ini malah menunjukkan bahwa anda sedang merendahkan diri anda sendiri..

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
07 Feb 10 - 5:40 am
archa's avatar
Ternyata ayat tersebut menyatakan bahwa kejadian turunnya makanan dari langit, MERUPAKAN ISYARAT tentang kejadian yang akan dialami Petrus, jadi bukan dalam arti harfiah bahwa Tuhan menyodorkan hewan yang selama ini diharamkan seperti babi, untuk mulai saat itu dihalalkan. Tidak ada bukti bahwa setelah kejadian tersebut kaum Yahudi (terutama Yahudi pengikut murid-murid Yesus) berpesta-pora memakan babi. Tidak ada juga penjelasan bahwa Petrus memakan hewan yang disebutkannya haram tersebut karena makanan itu kembali terangkat ke langit, lagipula diceritakan kalau pada saat itu Petrus bukan dalam keadaan tidak punya makanan, tapi sedang menunggu makanan disiapkan.

Ternyata kejadian ghaib tersebut merupakan isyarat dari Tuhan terkait dengan Kornelius yang ingin bertemu dengan Petrus. Bahwa kaum non-Yahudi yang selama ini dikatakan najis dan tidak tahir, dibolehkan untuk dibaptis. Lihat apa penjelasan Petrus ketika dia menafsirkan soal makanan yang turun dari langit :

10:28 Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.

mr. tor, buka mata anda lebar-lebar..., lihat kalimat yang saya bold, itulah makna kejadian turunnya makanan dari langit, sama sekali bukan tentang keputusan Tuhan anda menghalalkan babi yang selama ini diharamkannya, itu cuma pengertian yang datang dari anda dan orang-orang Katolik penerus kaum Pagan Romawi yang dari dulunya memang hobby makan makanan yang menjijikkan tersebut. Anda kelihatannya memang punya kelakuan memperalat kitab suci anda sendiri untuk memuaskan nafsu untuk memakan apapun yang anda sukai..

bersambung..
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
07 Feb 10 - 5:28 am
archa's avatar
Setelah saya baca Kis 10 secara lengkap, ternyata kelompok ayat tersebut bukan berbicara soal makanan yang haram menjadi halal, mr. tor sudah memperalat kitab sucinya sendiri untuk membenarkan nafsunya untuk memakan babi yang menjijikkan karena dia menganggap babi adalah makanan yang enak, mari kita lihat ceritanya :

Cerita dimulai dengan seseorang non-Yahudi (yang dianggap najis oleh ajaran Yahudi) bernama Kornelius yang didatangi malaikat dan menyuruh dia menemui Petrus di Yope (Kis 10:1-8). Ketika utusannya sampai di Yope, Petrus mendapat suatu isyarat dari Tuhan berupa turunnya makanan dari langit berupa : binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung (Kis 10:12). Waktu itu Petrus memang sedang lapar dan sedang menunggu makanan disiapkan (Kis 10:10)jadi Petrus bukan dalam kondisi darurat karena tidak mempunyai makanan. Lalu terdapat suara menyuruhnya untuk menyembelih dan memakan makanan tersebut (Kis 10:11) dan Petrus mengatakan menolak memakan makanan tersebut karena dia menyatakan makanan tersebut haram dan tidak tahir (Kis 10:14).

Mengapa Petrus menyatakan makanan tersebut haram..?? disitu memang disebut adanya binatang berkaki empat, namun tidak jelas disebut nama binatangnya, kalaupun Petrus mengatakan semua binatang yang disediakan tersebut haram, sejak kapan Taurat mengajarkan haram memakan daging burung..?? Petrus bisa memilih memakan daging burung yang halal dan tidak memakan daging 'binatang berkaki empat' kalau memang hewan tersebut adalah babi yang selama ini diharamkan oleh Taurat.

Namun terlepas apapun jenis binatang yang 'disodorkan dari langit' tersebut, ayat selanjutnya mengungkapkan :

10:16 Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.
10:17 Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti penglihatan yang telah dilihatnya itu. Sementara itu telah sampai di muka pintu orang-orang yang disuruh oleh Kornelius dan yang berusaha mengetahui di mana rumah Petrus.


Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 10:09 pm
archa's avatar
Mana bukti ayat yang menyatakan bahwa nabi Muhammad menyuruh Zaid menceraikan isterinya karena beliau birahi..?? ayat yang ada justru menyatakan teguran Allah karena Rasulullah menyuruh sebaliknya, meminta Zaid untuk tetap mempertahankan perkawinannya, karena perintah Allah untuk menikahi Zainab binti Yahsyi merupakan perintah yang sangat berat dan bertentangan dengan kelaziman yang terjadi pada masyarakat Arab waktu itu. Makanya Allah menegur Rasulullah dengan menyatakan bahwa beliau 'lebih takut kepada manusia ketimbang mematuhi apa yang diperintahkan Allah'. Peristiwa ini terkait dengan kebiasaan jahiliyah yang menjadikan anak angkat sebagai anak kandung sehingga janda dari anak angkat tidak diperbolehkan dinikahi oleh orang-tua angkatnya.

Lagi-lagi yang keluar dari mulut anda adalah najis yang mengandung finah keji, padahal Yesus sudah mengajarkan anda :

Mat. 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat. 15:18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.


Kalau anda memang merasa menjadi pengikut Yesus, seharusnya anda memperhatikan ajarannya ini..

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 10:03 pm
archa's avatar
1) Kenapa nikah mut'ah pertama-tama haram, lalu dihalalkan oleh Awloh ketika Muhammad dan para prajurit kebelet bersetubuh di medan perang. Selesai perang, Awloh SWT kembali mengharamkan nikah mut'ah. Ini berarti keputusan Awloh SWT ada di bawah birahi Muhammad. Awloh SWT sangat sangat tunduk pada birahi Muhammad.


Kalau anda menuduh bahwa membolehkan nikah mut'ah diwaktu perang yang diajarkan Rasulullah karena birahi beliau, apakah ada bukti bahwa Rasulullah melakukan nikah mut'ah ketika perang tersebut..?? Menurut ajaran Yesus, omongan yang keluar dari mulut anda adalah najis karena mengandung fitnah dan caci-maki, maka nilai diri anda juga menjadi najis, ini menurut ajaran Yesus lhoo..bukan saya yang ngomong..

2) Setelah Muhammad mengintip isteri Zaid (anak angkatnya) yg sedang bugil lewat lubang kunci kamar isteri Zaid. Lalu Muhammad menyuruh Zaid menceraikan isterinya. Lalu turun ayat (entah Alquran atau Hadits) bahwa Awloh SWT menghalalkan muslimin menikahi manatan isteri anak angkat.


[33:37] Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan ni'mat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi ni'mat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu'min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.


bersambung


Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 9:48 pm
archa's avatar
Yang jelas Allah dalam Perjanjian Baru berfirman:

Mat. 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat. 15:18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.


Ajaran Yesus ini cocok buat anda, anda menjadi najis karena omongan yang keluar dari mulut anda sendiri, karena omongan berasal dari hati. Omongan mencaci-maki menandakan hatinya kotor, orang yang hatinya kotor membuat dia menjadi najis sekalipun dia makan makanan yang baik dan dengan cara yang baik, melalui adat istiadat mencuci tangan.

St Petrus tidak sebodoh itu tentunya. Seandainya itu Muhammad, barulah mungkin kata-kata B**** keluar dari mulut Muhammad. Mengharamkan hal yg halal atau menghalalkan hal yg haram.


IQRA..!!, IQRA...!!! baca baik-baik dialog antara Petrus dengan Tuhan, kalau makanan yang diturunkan dari langit tersebut adalah makanan yang haram seperti babi, lalu ketika Petrus bilang dia tidak mau makan karena itu haram, jawaban Tuhan anda tidak akan begitu, tapi dia akan bilang :"Dulu memang saya haramkan, tapi sekarang ini kamu boleh makan babi karena sudah saya halalkan..", tapi Tuhan anda malah menegur Petrus dengan mengatakan :""Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." artinya makanan yang diturunkan tersebut adalah makanan halal, tapi Petrus mengharamkannya..

IQRA...!! IQRA...!! coba bibaca baik-baik, Siapa yang telah ditegur Tuhan anda, orang yang mengharamkan apa yang dihalalkan, dan artinya Tuhan anda juga menegur Katolik yang MENGHALALKAN APA YANG TELAH DIHARAMKAN TUHAN.., si pembangkang aturan Tuhan sama saja dengan KAFIR...!!

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 9:39 pm
archa's avatar
Itu hanya penafsiranmu saja. Makanan tidak mungkin menyelamatkan manusia di akhirat. (Kecuali yg merusak moral seperti beralkohol dan memabukkan)


Tentu saja, yang menyelamatkan manusia bukan makanannya, tapi kepatuhan kepada perintah Tuhan. Yahweh sudah jelas-jelas mengharamkan babi dan selama hidupnya Yesus mematuhi aturan tersebut. Anda malah makan babi karena binatang menjijikkan itu anda bilang enak, lalu mengakali ayat-ayat alkitab yang sama sekali tidak pernah bicara menghalalkan babi, anda tafsirkan merupan penghalalan. Bagaimana anda bisa selamat dengan cara hidup seperrti itu..?? membangkang dan mengakali perintah Tuhan anda sendiri..?? alias KAFIR..!!??

Mungkin zaman dulu banyak yg gak suka babi. Supaya agama Yahudi cepat menyebar, maka Allah mengharamkan babi bagi Yahudi. Supaya nggak jadi batu sandungan untuk menyebarkan agama Yahudi.


Membolehkan makan babi justru agar ajaran Kristen bisa diterima oleh bangsa Romawi yang memang suka makan babi, karena Romawi adalah KAFIR dan PAGAN.., itulah yang dilanjutkan oleh ajaran Katolik saat ini. kalau aturan mengharamkan babi tetap diterapkan, ajaran Kristen tidak akan laku diterima oleh bangsa Romawi..

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
06 Feb 10 - 9:37 pm
To Tor.
Setelah Muhammad mengintip isteri Zaid (anak angkatnya) yg sedang bugil lewat lubang kunci kamar isteri Zaid. Lalu Muhammad menyuruh Zaid menceraikan isterinya. Lalu turun ayat (entah Alquran atau Hadits) bahwa Awloh SWT menghalalkan muslimin menikahi manatan isteri anak angkat.

Dua peristiwa ini tidak mungkin kebetulan. Sama persis. Begitu nafsu birahi Muhammad meledak-ledak, saat itu juga Awloh SWT begitu tunduk pada Muhammad lalu membuat perintah-perintah penghalalan zinah.

Saya yakin, bahkan sangat sangat yakin sekali bahwa Awloh SWT yg disembah oleh muslimin sesungguhnya adalah Muhammad sendiri. Hanya saja Muhammad sang penipu busuk berhasil mengelabui kalian.

Postingan mu ini memperlihatkan bahwa sebenarnya kau tidak tidak mampu berdiskusi dengan baik. Sudah dijelaskan bahwa kaum musilimin di dunia ini tidak mengakui muhammad sebagi Tuhan dan Nabi Muhammad sendiri telah menyatakan bahwa dia bukanlah tuhan. Dari postingan mu tersebut di atas kan sudah jelas kau tulis kan Allah swt. Dan Baginda Nabi pun mengatakan bawha yang kita sembah adalah Allah swt. Dengan begitu pernyataan mu yang mengatakan bahwa Allah swt=muhammad adalah hal yang tidak masuk akal, mengapa masak tuhan dilahirkan oleh seorang ibu? Masak tuhan bisa mati? Masak tuhan ada kuburannya di bumi ini? Masak tuhan itu menjelma kedalam tubuh muhammad saw. Masak tuhan memerlukan makan? Jadi postinganmu itu adalah sebuah postingan yang mempermalukan dirimu sendiri. Kami kaum muslimin tidak sama dengan kaum kalian yang percaya tuhan ada dalam diri nabi Isa as. Kalau manusia yan manusia Kalau Tuhan ya Tuhan. Tidak mungkin Pemcipta menjadi satu kesatuan yang utuh pada mahluk ciptaannya. Secara Gamlang aja Air + Garam distukan memang seolah-olah menyatu padahal itu tidak menyatu coba kau lihat unsur-unsurnya pasti berbeda. Air = H2O dan dan garam = Na SO4 tetap saja meraka menjadi dua unsur yang berbeda. Gila kali kamu ya Tor?

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
06 Feb 10 - 9:35 pm
To Tor. Wah ditinggal bentar kau sudah ofline rupanya. Kayak kucing Garong aja. Pas nggak diawasi muncul de ngabrak-ngabrik. Pas di datangi lari. Tor-tor.
Kau harusnya kau jawab dulu pertanyaan ku itu. Kok susah amat menjawab kitab suci sendiri. Apa mungkin kitabmu itu sulit kau jawab sehingga kau harus memberikan link itu?

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 9:33 pm
archa's avatar
Kebiasaan gak sopan. Jawab pertanyaanku yg itu lho:
Memangnya ada pandangan Yahudi:
nilai seseorang dinilai dari tingkat kemewahan makanan dan minuman???
Mana buktinya?
Kenapa malu mengatakan tidak? Belajarlah mengakui kesalahan.


Andalah yang seharusnya malu, kapan saya mengatakan soal nilai makanan itu adalah pandangan Yahudi..?? anda memelintir postingan saya :

[i]Yesus mau menyatakan bahwa nilai seorang manusia bukan tergantung apa yang dimakannya sehari-hari, tapi tergantung kepada ucapannya, karena apa yang diucapkan berasal dari hati. Sekalipun seseorang memakan makanan yang mewah dan mahal namun sepanjang ucapan yang keluar dari mulutnya adalah cacimaki dan sumpah serapah (contohnya anda ini) maka orang tersebut adalah najis (nilainya rendah).[i]

Yang saya garis-bawahi itu merupakan pendapat saya sendiri setelah melihat ayat yang menyatakan omongan Yesus soal makanan, jadi yang menjadi pandangan Yesus adalah ' nilai seorang manusia tidak tergantung dari apa yang dimakannya ataupun cara makannya (mencuci tangan atau tidak) tapi kenajisan seorang manusia terlihat dari ucapan kotor yang keluar dari mulutnya, seperti yang ada pamerkan di forum ini.

Mana omongan Yesus tersebut yang menyatakan bahwa dia menghalalkan babi yang telah diharamkan oleh yahweh..??

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
06 Feb 10 - 9:11 pm
Tor Mau Nanya dikit ya.
Sebenarnya Kitab suci yang menjadi kitab suci kalian itu yang mana sih? Zaburkah?, Taurat kah ? Injil kah?, Perjanjian Lama kah? atau Perjanjian Barukah? atau Bibelkah? atau kesemuanya itu?. Tolong penjelasannya kalau nggak keberatan.

Tor. Nggak bisa diload. Kau simpulkan sajalah kok susah amat sih. pada hal tinggal kau jawab aja. Atau memang Kitab suci mu itu rumit untuk di jelaskan sehingga kau harus menyuruhkan untuk membacanya di page tsb.

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 9:05 pm
Ismail:
Sebenarnya Kitab suci yang menjadi kitab suci kalian itu yang mana sih? Zaburkah?, Taurat kah ? Injil kah?, Perjanjian Lama kah? atau Perjanjian Barukah? atau Bibelkah? atau kesemuanya itu?. Tolong penjelasannya kalau nggak keberatan.


http://www.newadvent.org/bible/

Baca di situ aja.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 9:01 pm
Archa, saya punya pertanyaan bagus bagi Anda. Saya mau membuktikan bahwa kalian menyembah Muhammad. Bahwa yg dimaksud Awloh SWT (yg tidak kalian kenal itu) sesungguhnya adalah Muhammad.

1) Kenapa nikah mut'ah pertama-tama haram, lalu dihalalkan oleh Awloh ketika Muhammad dan para prajurit kebelet bersetubuh di medan perang. Selesai perang, Awloh SWT kembali mengharamkan nikah mut'ah. Ini berarti keputusan Awloh SWT ada di bawah birahi Muhammad. Awloh SWT sangat sangat tunduk pada birahi Muhammad.

2) Setelah Muhammad mengintip isteri Zaid (anak angkatnya) yg sedang bugil lewat lubang kunci kamar isteri Zaid. Lalu Muhammad menyuruh Zaid menceraikan isterinya. Lalu turun ayat (entah Alquran atau Hadits) bahwa Awloh SWT menghalalkan muslimin menikahi manatan isteri anak angkat.


Dua peristiwa ini tidak mungkin kebetulan. Sama persis. Begitu nafsu birahi Muhammad meledak-ledak, saat itu juga Awloh SWT begitu tunduk pada Muhammad lalu membuat perintah-perintah penghalalan zinah.

Saya yakin, bahkan sangat sangat yakin sekali bahwa Awloh SWT yg disembah oleh muslimin sesungguhnya adalah Muhammad sendiri. Hanya saja Muhammad sang penipu busuk berhasil mengelabui kalian.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 9:00 pm
Archa, saya punya pertanyaan bagus bagi Anda. Saya mau membuktikan bahwa kalian menyembah Muhammad. Bahwa yg dimaksud Awloh SWT (yg tidak kalian kenal itu) sesungguhnya adalah Muhammad.

Kenapa nikah mut'ah pertama-tama haram, lalu dihalalkan oleh Awloh ketika Muhammad dan para prajurit kebelet bersetubuh di medan perang. Selesai perang, Awloh SWT kembali mengharamkan nikah mut'ah. Ini berarti keputusan Awloh SWT ada di bawah birahi Muhammad. Awloh SWT sangat sangat tunduk pada birahi Muhammad.

Setelah Muhammad mengintip isteri Zaid (anak angkatnya) yg sedang bugil lewat lubang kunci kamar isteri Zaid. Lalu Muhammad menyuruh Zaid menceraikan isterinya. Lalu turun ayat (entah Alquran atau Hadits) bahwa Awloh SWT menghalalkan muslimin menikahi manatan isteri anak angkat.

Dua peristiwa ini tidak mungkin kebetulan. Sama persis. Begitu nafsu birahi Muhammad meledak-ledak, saat itu juga Awloh SWT begitu tunduk pada Muhammad lalu membuat perintah-perintah penghalalan zinah.

Saya yakin, bahkan sangat sangat yakin sekali bahwa Awloh SWT yg disembah oleh muslimin sesungguhnya adalah Muhammad sendiri. Hanya saja Muhammad sang penipu busuk berhasil mengelabui kalian.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 8:52 pm
Archa:
aturan yang dibikin manusia dilakukan terhadap hal yang tidak diatur dalam kitab suci, Tuhan mengatur bahwa babi adalah makanan yang diharamkan, mosok aturan yang dibuat gara-gara 'otak sendiri' menghalalkannya..?? apalagi dengan cara mencatut dan menafsirkan sendiri apa yang diomongin Yesus..??


Yang jelas Allah dalam Perjanjian Baru berfirman:
Mat. 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat. 15:18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.

Percayakan saja dirimu pada Allah. Makanan tidak membawa keselamatan dan tidak berperan membawa jiwamu ke Surga.

Archa:
pernyataan haram datang dari Petrus, lalu dibantah oleh Tuhan 'Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram'. Ayat tersebut mengajarkan bahwa manusia tidak boleh bikin aturan sendiri soal halal-haramnya suatu makanan, bukan menyatakan halal-haram merupakan aturan yang tidak penting.

St Petrus tidak sebodoh itu tentunya. Seandainya itu Muhammad, barulah mungkin kata-kata B**** keluar dari mulut Muhammad. Mengharamkan hal yg halal atau menghalalkan hal yg haram.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 8:47 pm
Archa:
Padahal tujuan Yahweh mengharamkan beberapa jenis makanan justru untuk memuliakan manusia, membedakannya dari binatang..

Itu hanya penafsiranmu saja. Makanan tidak mungkin menyelamatkan manusia di akhirat. (Kecuali yg merusak moral seperti beralkohol dan memabukkan)

Mungkin zaman dulu banyak yg gak suka babi. Supaya agama Yahudi cepat menyebar, maka Allah mengharamkan babi bagi Yahudi. Supaya nggak jadi batu sandungan untuk menyebarkan agama Yahudi.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 8:43 pm
Archa:
ho..apa masih kurang jelas yang diajarkan Yesus dalam ayat tersebut..??? Yesus tidak bicara soal menghalalkan makan babi yang telah diharamkan Yahweh, haramnya makan babi sudah merupakan aturan yang jelas dalam Taurat jadi kalau Yesus mengatakan 'bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang' itu tentang makanan yang selama ini dibolehkan untuk dimakan. Kalau ayat ini anda pakai sebagai dasar menghalalkan makan babi yang jelas-jelas sudah diharamkan oleh Yahweh, maka seharusnya ini juga berlaku untuk makanan yang menjijikkan lainnya seperti : cacing, lintah, belatung.

Jadi kelihatan memakai 'otak sendiri' membuat kelakuan anda soal makanan sudah sama dengan binatang, semuanya dimakan. Padahal tujuan Yahweh mengharamkan beberapa jenis makanan justru untuk memuliakan manusia, membedakannya dari binatang..

Kebiasaan gak sopan. Jawab pertanyaanku yg itu lho:
Memangnya ada pandangan Yahudi:
nilai seseorang dinilai dari tingkat kemewahan makanan dan minuman???
Mana buktinya?

Kenapa malu mengatakan tidak? Belajarlah mengakui kesalahan.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
06 Feb 10 - 8:41 pm
Tor Mau Nanya dikit ya.
Sebenarnya Kitab suci yang menjadi kitab suci kalian itu yang mana sih? Zaburkah?, Taurat kah ? Injil kah?, Perjanjian Lama kah? atau Perjanjian Barukah? atau Bibelkah? atau kesemuanya itu?. Tolong penjelasannya kalau nggak keberatan.

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 3:16 pm
archa's avatar
Memang banyak aturan di dunia yg tidak perlu diajarkan langsung oleh Allah. Contoh: UUD 1945 dan kode etik kedokteran.


aturan yang dibikin manusia dilakukan terhadap hal yang tidak diatur dalam kitab suci, Tuhan mengatur bahwa babi adalah makanan yang diharamkan, mosok aturan yang dibuat gara-gara 'otak sendiri' menghalalkannya..?? apalagi dengan cara mencatut dan menafsirkan sendiri apa yang diomongin Yesus..??

St Petrus adalah orang Yahudi. Dia tentu hanya mengharamkan makanan yg haram menurut Yahudi (misal daging babi). Allah malah menyuguhinya hidangan "haram". Karena bagi Allah hukum Halal-Haram Makanan itu tidak esensial bagi keselamatan. Mana ada manusia diselamatkan karena makanan.


mana ayat tersebut menulis kalau makanan yang diturunkan dari langit adalah makanan haram..??, pernyataan haram datang dari Petrus, lalu dibantah oleh Tuhan 'Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram'. Ayat tersebut mengajarkan bahwa manusia tidak boleh bikin aturan sendiri soal halal-haramnya suatu makanan, bukan menyatakan halal-haram merupakan aturan yang tidak penting. Ayat ini menjelaskan juga hal sebaliknya 'APA YANG DINYATAKAN HARAM OLEH ALLAH, TIDAK BOLEH DINYATAKAN HALAL OLEH MANUSIA', gara-gara memakai 'otak sendiri'.

Sudahlah...kalau anda memang hobby memakan makanan yang menjijikkan seperti babi, nggak usah bawa-bawa alkitab untuk membenarkan hobby anda tersebut, dan silahkan jadi KAFIR...!! karena memakai aturan yang berasal dari 'otak sendiri' yang sudah dipengaruhi makanan menjijikkan tersebut..

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
06 Feb 10 - 3:07 pm
archa's avatar
Memangnya ada pandangan Yahudi:
nilai seseorang dinilai dari tingkat kemewahan makanan dan minuman???
Mana buktinya?


lho..apa masih kurang jelas yang diajarkan Yesus dalam ayat tersebut..??? Yesus tidak bicara soal menghalalkan makan babi yang telah diharamkan Yahweh, haramnya makan babi sudah merupakan aturan yang jelas dalam Taurat jadi kalau Yesus mengatakan 'bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang' itu tentang makanan yang selama ini dibolehkan untuk dimakan. Kalau ayat ini anda pakai sebagai dasar menghalalkan makan babi yang jelas-jelas sudah diharamkan oleh Yahweh, maka seharusnya ini juga berlaku untuk makanan yang menjijikkan lainnya seperti : cacing, lintah, belatung.

Jadi kelihatan memakai 'otak sendiri' membuat kelakuan anda soal makanan sudah sama dengan binatang, semuanya dimakan. Padahal tujuan Yahweh mengharamkan beberapa jenis makanan justru untuk memuliakan manusia, membedakannya dari binatang..

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 11:51 am
Archa:
Yesus mau menyatakan bahwa nilai seorang manusia bukan tergantung apa yang dimakannya sehari-hari, tapi tergantung kepada ucapannya, karena apa yang diucapkan berasal dari hati. Sekalipun seseorang memakan makanan yang mewah dan mahal namun sepanjang ucapan yang keluar dari mulutnya adalah cacimaki dan sumpah serapah (contohnya anda ini) maka orang tersebut adalah najis (nilainya rendah).

Memangnya ada pandangan Yahudi:
nilai seseorang dinilai dari tingkat kemewahan makanan dan minuman???
Mana buktinya?

Ngawur aja si Acha ini. Kaum kafir Quraish (kaum Muhammad) memang begituan. Yahudi nggak pernah begitu.

Yang dimaksud oleh Yesus adalah tradisi adat Yahudi pada ayat sebelumnya:
Mat 15:2 "Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan."

Makan sebelum cuci tangan adalah najis, makanannya juga menjadi najis, orangnya (yg memakan) berikutnya menjadi najis.

Tradisi adat yg salah itulah yg dilawan oleh Yesus.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 11:44 am
Baca yg benar makanya:
Kis 10:9-16
Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa. Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!" Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.


St Petrus bukan bid'ah Yahudi, dia tentu sangat mengerti mana yg halal dan mana yg haram.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 11:43 am
Baca yg benar makanya:
Kis 10:9-16
Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa. Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!" Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.


St Petrus bukan bid'ah Yahudi, dia tentu sangat mengerti mana yg halal dan mana yg haram.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
06 Feb 10 - 11:40 am
Archa:
lagi-lagi merupakan pengakuan jujur, bahwa aturan Kristen diciptakan berdasarkan 'otak sendiri', bukan berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh Tuhan. Bagi 'otak sendiri' yang hobby makan babi, maka babi tersebut menjadi halal sekalipun Yahweh mengharamkannya.

Memang banyak aturan di dunia yg tidak perlu diajarkan langsung oleh Allah. Contoh: UUD 1945 dan kode etik kedokteran.

Archa:
Apa disitu Tuhan bicara soal boleh memakan babi yang sebelumnya diharamkan..?? kalau diantara binatang tersebut terdapat binatang yang diharamkan oleh Tuhan maka jawaban Tuhan anda bukan begitu, tapi ;"Mulai sekarang kamu boleh memakan babi yang dulunya Aku haramkan..", tapi ternyata Tuhan menyatakan bahwa semua binatang tersebut termasuk binatang yang dihalalkan, cuma Petrus saja yang menganggap itu adalah makanan haram.

St Petrus adalah orang Yahudi. Dia tentu hanya mengharamkan makanan yg haram menurut Yahudi (misal daging babi). Allah malah menyuguhinya hidangan "haram". Karena bagi Allah hukum Halal-Haram Makanan itu tidak esensial bagi keselamatan. Mana ada manusia diselamatkan karena makanan.
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
05 Feb 10 - 12:10 am
archa's avatar
Pasti para muslim juga disuguhi Awloh daging babii dalam Syuurga Islam. Klop lah. Ada pesta sex, pesta minuman keras, dan makan-makan babii.


argumentasi sudah saya sampaikan lengkap dengan dasar ayat Al-Qur'annya, silahkan dibantah dengan argumentasi juga, kalau memang anda punya argumentasi..

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
05 Feb 10 - 12:08 am
archa's avatar
Dalam Perjanjian Baru, Allah Yesus Kristus menyatakan Hukum Baru yakni yang keluar dari mulut dan hati, itulah yang bisa menajiskan manusia.

Mat. 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat. 15:18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.


Lagi-lagi tidak membaca alkitab dengan baik, omongan Yesus tersebut bukan terkait menghalalkan makan babi yang diharamkan Yahweh. Yesus mau menyatakan bahwa nilai seorang manusia bukan tergantung apa yang dimakannya sehari-hari, tapi tergantung kepada ucapannya, karena apa yang diucapkan berasal dari hati. Sekalipun seseorang memakan makanan yang mewah dan mahal namun sepanjang ucapan yang keluar dari mulutnya adalah cacimaki dan sumpah serapah (contohnya anda ini) maka orang tersebut adalah najis (nilainya rendah).

Bagi anda yang memang hobby makan babi, jelas saja ayat ini dipelintir untuk menghalalkan makan babi yang jelas-jelas diharamkan oleh Yahweh. kalaulah ayat tersebut bertujuan untuk merubah aturan makan babi yang dulunya haram menjadi halal, maka seharusnya Yesus akan mencontohkannya sendiri..

Anda itu tidak mengenal Alkitab.


andalah yang tidak memahami alkitab..

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
05 Feb 10 - 12:02 am
archa's avatar
Umat Kristen punya otak sendiri mana makanan yg bisa menjerumuskan ke dalam dosa dan mana yg tidak.


lagi-lagi merupakan pengakuan jujur, bahwa aturan Kristen diciptakan berdasarkan 'otak sendiri', bukan berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh Tuhan. Bagi 'otak sendiri' yang hobby makan babi, maka babi tersebut menjadi halal sekalipun Yahweh mengharamkannya.

Allah sendiri yang menawari St Perus (Paus pertama) makan binatang-binatang yg diharamkan oleh Taurat. Allah hendak menunjukkan bahwa Hukum "Halal-Haram makanan" itu tidak penting bagi keselamatan Surawi.
Kis 10:9-16


baca ayatnya baik-baik,

Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."

Apa disitu Tuhan bicara soal boleh memakan babi yang sebelumnya diharamkan..?? kalau diantara binatang tersebut terdapat binatang yang diharamkan oleh Tuhan maka jawaban Tuhan anda bukan begitu, tapi ;"Mulai sekarang kamu boleh memakan babi yang dulunya Aku haramkan..", tapi ternyata Tuhan menyatakan bahwa semua binatang tersebut termasuk binatang yang dihalalkan, cuma Petrus saja yang menganggap itu adalah makanan haram.

Tentu saja dongeng ini dijadikan dasar bagi orang yang hobby makan babi untuk menghalalkan babi, jadi bukan karena soal halal-haram sebagai aturan yang menetukn keselamatan dalam ajaran Yahudi, tapi karena 'otak sendiri' yang mengakali ajaran Tuhan untuk memuaskan nafsunya terhadap daging babi..

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 9:57 pm
Pasti para muslim juga disuguhi Awloh daging babii dalam Syuurga Islam. Klop lah. Ada pesta sex, pesta minuman keras, dan makan-makan babii.


Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 9:41 pm
Dalam Perjanjian Lama, Allah menekankan bahwa manusia menjadi najis karena tersentuh/kontak dengan benda lain yg najis.

Dalam Perjanjian Baru, Allah Yesus Kristus menyatakan Hukum Baru yakni yang keluar dari mulut dan hati, itulah yang bisa menajiskan manusia.

Mat. 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat. 15:18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 9:38 pm
Archa:
Yahweh MENAJISKAN babi, Allah MENAJISKAN babi, karena telah DINAJISKAN oleh Tuhannya masing-masing maka pengikut Yahudi dan Islam JIJIK memakan daging babi. Mengapa mr. tor yang katolik tidak merasa jijik, malah mengatakan babi adalah enak..?? KARENA KATOLIK TIDAK MENGIKUTI YAHWEH MAUPUN ALLAH, alias KAFIR...!!!

Anda itu tidak mengenal Alkitab.

Allah sendiri yang menawari St Perus (Paus pertama) makan binatang-binatang yg diharamkan oleh Taurat. Allah hendak menunjukkan bahwa Hukum "Halal-Haram makanan" itu tidak penting bagi keselamatan Surawi.

Kis 10:9-16
Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa. Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!" Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 9:30 pm
syahrir:
ngomong2 soal babi, jadi ingat istri dirumah. dulu waktu masih beragama kristen dia mengaku sangat menyukai daging babi, terutama daging babi rica2 buatan neneknya. namun setelah memeluk Islam, jangankan mendekati, berniat mencicipipun dia tidak mau. ternyata enak dan tidak enak bukan hanya berasal dari rasa, tapi dari kepatuhan seseorang akan ajaran agamanya, maka makanan yg dulunya dirasa enak, ternyata sekarang dia jijik mendekatinya. Bila orang2 kristen tunduk akan ajaran Yesus yg mengharamkan babi, maka niscaya mereka tidak akan mau dan jijik memakan daging. namun berhubung yg model2 korek lebih mementingkan perutnya dibanding ajaran Yesus, maka ngga heran, daging babi buat dia enak rasanya.

Mungkin isterimu takut dicerai kali kalau makan babi lagi. Habisnya pernikahan Islam adalah pernikahan gampangan.

Tidak ada itu Halal-Haram makanan diajarkan oleh Yesus Kristus. Karena Yesus Kristus membawa Perjanjian Baru. Hanya yg esensial bagi keselamatan manusia di akhirat saja yg diteruskan oleh Yesus Kristus. Makanan tidak menyelamatkan manusia. Kecuali yg bikin mabuk-mabukan. Umat Kristen punya otak sendiri mana makanan yg bisa menjerumuskan ke dalam dosa dan mana yg tidak. Nggak musti diajarin. Gamapang aja kok. Gitu aja kok repot.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
04 Feb 10 - 9:21 pm
To Tor
Kerbau hampir sama kotor dengan babi, karena suka berkubang di tempat menjijikkan.

Memang tor. Tapi asal kau tahu saja, diatara keduanya ada yang halal bagi muslim dan ada yang haram bagi muslim. Kerbau adalah halal hukumnya untuk di makan sedang baabi haram hukumnya. Selain itu biar kau jelas ada diantara hewan-hewan yang halal itu yang tidak baik untuk dimakan yaitu hewan yang halal dimakan tetapi cara mengambil dan mengolahnya yang tidak baik maka hewan yang halal itu menjadi tidak baik bagi kaum muslimin. Petunjuk ini datangnya dari Allah swt dan bukan buatan atu hasil olah pikir dari Nabi muhammad saw.Bagi kami Untuk apa makanan yang "enak-enak (menurut kalian)" tersebut namun mendatangkan kemudharatan?. Akan beda halnya dengan kalian Tor. Bagi kalian memang tidak mengenal makanan haram, yang kalian tahu adalah asalkan makanan itu tidak beracun dan enak dimakan kalian sikat. Mengapa? Karena kalian memang tidak mengenal aturan ini. Ya silahkan-silahkan saja. Emang kami pikiran kalian mau makan apa kek. Up to you. It's doesn't matter for us.

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
04 Feb 10 - 7:04 pm
archa's avatar
jadi mengapa babi dikaakan najis..?? karena memang DINAJISKAN oleh Allah, mengapa babi dikatakan najis oleh ajaran yahudi..?? karena memang DINAJISKAN oleh yahweh, tidak peduli apakah babi tersebut sudah dicuci bersih, direbus sampai mendidih sampai kuman dan cacing pita hilang. Mengapa menurut ajara Islam, orang musyrik dan munafik dikategorikan najis..?? karena memang DINAJISKAN oleh Allah, tidak peduli sekalipun si musyrikun atau si munafikun tiap hari mandi pakai sabun kesehatan dan pakai deodorant..

Yahweh MENAJISKAN babi, Allah MENAJISKAN babi, karena telah DINAJISKAN oleh Tuhannya masing-masing maka pengikut Yahudi dan Islam JIJIK memakan daging babi. Mengapa mr. tor yang katolik tidak merasa jijik, malah mengatakan babi adalah enak..?? KARENA KATOLIK TIDAK MENGIKUTI YAHWEH MAUPUN ALLAH, alias KAFIR...!!!

Gitu aja koq repot...

Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
04 Feb 10 - 6:23 pm
archa's avatar
Tepat apa yang dikatakan bung syahrir, enak atau tidak sifatnya relatif. Saya sendiri hobby makan pete, menurut saya pete adalah makanan paling lezat di dunia, jauh lebih enak dari daging. tapi kalau dirumah saya lagi makan pete, istri saya bakalan menghindar jauh-jauh.

Sudah jelas kalau Yahweh mengharamkan makan babi makanya Yesus tidak makan babi, sudah jelas juga kalau Allah mengharamkan makan babi, eehhh..si katolik ini malah bikin aturan baru yang MENYIMPANG dari aturan taurat dan Al-Qur'an DENGAN ALASAN BABI ITU ENAK..., mr. tor, saya kasih tau apa yang membedakan manusia dengan binatang soal makanan, kalau binatang itu memang kelakuannya memakan makanan yang menurut dia enak tanpa ada aturan yang melarang atau membolehkan. Makanya kalau Yahweh mengharamkan makan babi, itu tujuannya justru untuk memuliakan manusia, membedakan dengan binatang, demikian juga ajaran Islam. Anda malah merendahkan diri anda sendiri mensejajarkan dengan binatang.

Kerbau hampir sama kotor dengan babi, karena suka berkubang di tempat menjijikkan.


sudah dibilangin kalau 'rijs' = najis itu bisa berarti fisik bisa juga maknawi, lihat ayat ini :

[9:28] Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis


Sebagai orang musyrik, anda itu bisa saja mengaku tiap hari mandi pakai sabun kesehatan dan pakai parfum wangi, berdasarkan ajaran Islam anda adalah najis, tidak perlu anda harus berkubang di comberan..

Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
04 Feb 10 - 5:37 pm
ngomong2 soal babi, jadi ingat istri dirumah. dulu waktu masih beragama kristen dia mengaku sangat menyukai daging babi, terutama daging babi rica2 buatan neneknya. namun setelah memeluk Islam, jangankan mendekati, berniat mencicipipun dia tidak mau. ternyata enak dan tidak enak bukan hanya berasal dari rasa, tapi dari kepatuhan seseorang akan ajaran agamanya, maka makanan yg dulunya dirasa enak, ternyata sekarang dia jijik mendekatinya. Bila orang2 kristen tunduk akan ajaran Yesus yg mengharamkan babi, maka niscaya mereka tidak akan mau dan jijik memakan daging. namun berhubung yg model2 korek lebih mementingkan perutnya dibanding ajaran Yesus, maka ngga heran, daging babi buat dia enak rasanya.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 4:57 pm
Tadi salah kosa kata ("lembut"). Yang benar adalah:

Daging baabi itu empuk (gak kayak sapi atau kerbau) dan manis.
Enak banget deh pokoknya. Top dah.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 4:55 pm
Pasti Awloh SWT menyediakan babbi panggang juga lah bagi para muslim. Kuncinya kan "haram menjadi halal" dan "halal menjadi haram".
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 4:53 pm
Merebus daging baabi itu yg lama Cha. 20 menit atau lebih. Terserah Anda.

Memanggang daging ya dibolak-balik tiap 1 menit sampai daging baabi. Atau dipanggang dalam microwave. Terserah Anda.

Daging baabi bisa Anda masak kecap, digulai, dimasak pedas, dipanggang, dll. Terserah. Enak pokoknya. Daging baabi itu lembuut (gak kayak sapi atau kerbau) dan manis. Enak banget pokoknya.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
04 Feb 10 - 4:48 pm
Archa:
pengharaman suatu makanan oleh Tuhan bukan terkait soal enak atau tidak enak, babi diharamkan karena bersifat 'rijs' = kotor, bisa bermakna kotor secara fisik bisa juga secara maknawi, wallahu'alam, hanya Allah yang tahu. Pengharaman babi bukan hanya ada dalam ajaran Islam saja tapi juga dalam aturan Taurat dan itu yang dijalankan oleh Yesus Kristus.

Jadi kalau anda makan babi karena enak, anda sama saja dengan binatang yang tahunya cuma mengukur makanan dari sisi enak atau tidak enaknya saja, lagipula anda tidak menjalankan taurat dan tidak mencontoh Yesus Kristus alias KAFIR...!!

Lhele banyak yg makan taai. Tapi lhele tidak diharamkan oleh Awloh SWT (Muhammad).

Makanya Cha, sebelum makan babi ya dibersihkan dulu dagingnya. Terus direbus sampe mendidih yg lama biar telur cacing dan kuman babi pada mati.

Satu hal yg Anda perlu tekankan Cha:
Semua binatang itu kotor dan tidak tau kebersihan.

Kerbau hampir sama kotor dengan babi, karena suka berkubang di tempat menjijikkan.

Yesus tidak menekankan halal-haram makanan. Itu tidak perlu bagi umat Perjanjian Baru.

Emangnya Islam itu Perjanjian Baru apa!!! Islam adalah agama buatan orang kafir jahiliyah (Muhammad).
Kirim Komentar
 
Arsip Komentar Topik ini NEXT page/Older Reply
 1  2 




FORUM STATISTIK
Statistik Member : 
Pending: 53 Active: 14375 Moderator: 14 Total: 14744
Statistik Post :  Saat ini ada 1044 topik dan 35387 komentar.
Last 15 minutes  :  Ada 17 active users dalam 15 menit terakhir
Current Users :  Saat ini ada 9 guests  dan 2 members browsing forum diskusi
Online Now :   Ismail Marzuki  archa  
Hits : 3312552

Free Website Hosting

Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net dicantumkan

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster

Copyright © December  2008 , forum-swaramuslim.net - All right reserved

best viewed with IE Resoluton 800 X 600