Member : Log-In | Register   Forum Arsip 2002 - 2008   
  online :    Ismail Marzuki  



.: "Tuhan Kita: Allah!" :.
Author
Post   Bookmark and Share  
Redaksi

18 Sep 06 - 5:33 pm Total Topics: 436
Total Posts: 2
Redaksi's avatar

Archives 
Komentar Forum lama dari 2002 s/d 2008 ada juga di halaman archives
Oleh: Adian Husaini, MA
imageimageKaum Pluralis mengatakan, semua agama menuju Tuhan yang satu. Padahal kelompok-kelompok Kristen berbeda penggunaan nama Tuhan mereka.

Salah satu pandangan yang senantiasa dilempar oleh kaum Pluralis Agama dalam 'mengelirukan' pemikiran kaum Muslim, adalah mengatakan, "semua agama adalah jalan yang berbeda-beda menuju Tuhan yang satu".

Mereka mengatakan, soal nama "Yang Satu" itu tidaklah penting. Yang Satu itu dapat dinamai Allah, God, Lord, Yahweh, The Real, The Eternal One, dan sebagainya. Bagi mereka, nama Tuhan tidak penting. Ada yang menulis: "Dengan nama Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih, Tuhan Yang Maha Penyayang, Tuhan Segala agama."

Kita ingat, dulu, ada cendekiawan terkenal yang mengartikan kalimat syahadat dengan: "Tidak ada tuhan (dengan t kecil), kecuali Tuhan (dengan T besar).

Tradisi yang tidak tahu dan tidak mempersoalkan nama Tuhan bisa kita telusuri dari tradisi Yahudi. Kaum Yahudi, hingga kini, masih berspekulasi tentang nama Tuhan mereka.

Dalam konsep Judaism (agama Yahudi), nama Tuhan tidak dapat diketahui dengan pasti. Kaum Yahudi modern hanya menduga-duga, bahwa nama Tuhan mereka adalah Yahweh. The Concise Oxford Dictionary of World Religions menjelaskan 'Yahweh' sebagai "The God of Judaism as the ?tetragrammaton YHWH, may have been pronounced. By orthodox and many other Jews, God?s name is never articulated, least of all in the Jewish liturgy."

Karena tidak memiliki tradisi sanad yang sampai kepada Nabi Musa a.s. maka kaum Yahudi tidak dapat membaca dengan pasti empat huruf "YHWH". Mereka hanya dapat menduga-duga, empat huruf konsonan itu dulunya dibaca Yahweh. Karena itu, kaum Yahudi Ortodoks tidak mau membaca empat huruf mati tersebut, dan jika ketemu dengan empat konsonan tersebut, mereka membacanya dengan Adonai (Tuhan).

Total Reply 442 | Comment 3731 hits |  Beritahu Teman |  Print | Baca Seluruh Artikel  
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
08 Sep 10 - 1:36 pm
dan bukankah kita dilarang untuk mengerjakan sesuatu yang kita tidak mengetahuinya
memang betul. lah kita sendiri tidak mengetahuinya lantas apa yang akan kita kerjakan. Makanya dilarang. Tapi kalau ada orang yang mengetahuinya dan lantas mengerjakannya. Nggak dilarangkan? Dalilnya sangat jelas dan gamblang dan nggak perlu diinterpreatsikan lagi. ada dalam Alqur'an koq

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
08 Sep 10 - 1:29 pm
apakah ada dalil yang menjelaskan tentang ilmu qalbi?

Pertama-tama saya perjelas bahwa ilmu itu adalah ilmu yang berhubungan dengan kerja hati dalam beribada kepada Allah Swt. Dalilnya banyak Vid. Diantaranya. " Allah tidak memelihat bagaimana rupamu. Tapi Allah melihat hatimu dsb."
Kirim Komentar
big david

Total Topics: 0
Total Posts: 401
08 Sep 10 - 12:49 pm
mas ismail
apakah ada dalil yang menjelaskan tentang ilmu qalbi?
Dalam hal ibadah pada prinsipnya semua dilarang kecuali yang diperintahkan untuk melaksanakannya.
Sebenarnya saya hanya berhati-hati agar tidak taklid buta, saya memang belum pernah mengetahui tentang ilmu qalbi ini, dan bukankah kita dilarang untuk mengerjakan sesuatu yang kita tidak mengetahuinya
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
08 Sep 10 - 12:53 am
Kebanyakan kita qauli dan fi'linya sudah dapat, mengapa tidak (bahkan ada kecenderungan untuk tidak mau) kita untuk menambah satu lagi yaitu qalbinya beliau?
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
07 Sep 10 - 11:50 pm
sebagai contoh saja kalau boleh sih??? Kerasnya hati seorang yang bernama G.W Bush saja dapat menghancurkan negara Irak, bagaimana kalau lebih banyak dari itu ya????
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
07 Sep 10 - 11:36 pm
tak tambahin dang

Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.
[Az Zumar 22]

Sekeras kerasnya Gunung dan batu karang sesungguhnya masih lebih keraslah hati manusia. Bila mana hati yang keras itu dimiliki lebih dari separo penduduk bumi ini, wah saya nggak bisa membayangkan bagaimana jadinya bumi kita ini????

Kerasnya hati hanya bisa dilembutkan dengan kalimah Laa ilahailallah. Hanya itu obat penawrnya.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
07 Sep 10 - 11:27 pm
Pengertian dzikir/mengingati Allah pada ayat tersebut yang lebih masuk akal dan mudah dilaksanakan ialah, supaya orang dalam kondisi dan posisi apapun juga, dan di manapun berada, ketika hendak menundukan dan memanfaatkan alam ini, orang selalu melandasi dan mengikatkan dirinya dengan hukum-hukum Allah.Itu maksud dzikir menurut saya mas ismail.
boleh-boleh saja kau memaknainya seperti itu vid. Karena memang kau belum mengambilnya. Nanti setelah kau ambil ilmunya (nggak bayar koq) maka kau akan tahu dengan sendirinya. Lebih dalam lagi kau akan dapat melaksanakan kalimat perintah " Bismillah " dalam setiap aktivitasmu sehari-hari.

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
07 Sep 10 - 11:20 pm
Vid
bagi saya hal ini sangat sulit dipahami dan dilaksanakan
Bukan Hanya Sulit Vid. Tapi nggak bakalan bisa, kalau kita tidak menuntut dan memninta dengan suka rela (dan menerimanya dengan iklhas)kepada para ulama yang telah mendapat warisn tersebut. Bisa dibuktikan koq vid.

Kalau kita sedang bekerja konsentrasi pikiran atau berbincang serius dengan rekan, bisakah hati kita berdzikir, tasbih, tahlil?

Kalau ilmunya sudah kau ambil dan tertanam dalam dadamu isya' Allah hal tesebut bukan perkara yang sulit. Nanti kau kan tahu apa gunanya otak dan apa gunanya hati. bahkan sesibukl apapun otakmu berpikir dan bekerja dengan konsentrasi sekalipun. kau pada saat yang tepat bersamaan tersebut tetap saja dapat melakukan hal tersebut, Bukankah organ tubuh kita sudah mendapat tugas masing-masing?

Bagi saya berdzikir (dengan menyebut nama) Allah dengan hati terus menerus 24 jam hanya bisa jadi teori tanpa bisa dilaksanakan. Tentulah hal itu tidak bisa.
yaa, sementara ini dapat saya katakan hal itu masih sebuah teori untuk dirimu vid. Tapi kalau kau sudah mengambilnya. Maka teori itu langsung bisa kau praktekan.

Berdzikir pada ayat itu bukan menyebut nama Allah tahlil tasbih dsb, tetapi mengingati Allah di dalam diri, artinya kita selalu memperlihatkan ucapan dan gerak, jangan sampai bertentangan dengan Hukum-hukum Allah yang harus kita taati. Terhadap masalah itu, kita tidak boleh lalai sedikitpun
ini salah satu dampaknya. dan masih banyak dampak yang lain

Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 207
07 Sep 10 - 3:53 pm
mengenai dzikir menurut Al Qur'an,

Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.


[Az Zumar 22]
Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 207
07 Sep 10 - 12:41 pm

Kalau kita sedang bekerja konsentrasi pikiran atau berbincang serius dengan rekan, bisakah hati kita berdzikir, tasbih, tahlil?


Firman Allah :


Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

[Al Baqarah 97]

Saya sependapat dengan bang ismail bahwa memang benar banyak diantara kita kaum muslimin yang qalbinya mati...hingga kebanyakan dari mereka adalah orang-orang fasik.

Firman Allah:


Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

[Al Hadiid 16]

Dan ayat ini merupakan peringatan dari Allah buat kita semua yang mengaku beriman, bahwa sudah waktunya sekarang supaya menjadikan hati kita untuk selalu mengingat Allah.

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun pemberi petunjuk baginya.

[Az Zumar 23]

wallahu a'lam
Kirim Komentar
big david

Total Topics: 0
Total Posts: 401
07 Sep 10 - 9:22 am
Pengertian dzikir/mengingati Allah pada ayat tersebut yang lebih masuk akal dan mudah dilaksanakan ialah, supaya orang dalam kondisi dan posisi apapun juga, dan di manapun berada, ketika hendak menundukan dan memanfaatkan alam ini, orang selalu melandasi dan mengikatkan dirinya dengan hukum-hukum Allah.
Itu maksud dzikir menurut saya mas ismail.
Kirim Komentar
big david

Total Topics: 0
Total Posts: 401
07 Sep 10 - 9:15 am
ayat semakna yang lain
QS. Ali Imran: 191. "Yaitu orang-orang yang mengingati Allah sambil berdiri, duduk dan berbaring, dan mereka memikirkan tentang kejadian langit dan bum: Ya Tuhan kami, tidaklah sia-sia Engkau menciptakan ini."

Pemahaman saya untuk dapat melaksanakan kandungan ayat ini, tentu bukan dimaksud supaya orang sambil berdiri, sambil duduk dan sambil berbaring memuji Allah sambil mengagumi indahnya alam.
Kirim Komentar
big david

Total Topics: 0
Total Posts: 401
07 Sep 10 - 8:56 am
Bagi saya berdzikir (dengan menyebut nama) Allah dengan hati terus menerus 24 jam hanya bisa jadi teori tanpa bisa dilaksanakan. Tentulah hal itu tidak bisa.
Berdzikir pada ayat itu bukan menyebut nama Allah tahlil tasbih dsb, tetapi mengingati Allah di dalam diri, artinya kita selalu memperlihatkan ucapan dan gerak, jangan sampai bertentangan dengan Hukum-hukum Allah yang harus kita taati. Terhadap masalah itu, kita tidak boleh lalai sedikitpun
Kirim Komentar
big david

Total Topics: 0
Total Posts: 401
07 Sep 10 - 8:45 am
saya ada pemahaman lain tentang maksud dzikir pada QS. Al-Ahzab: 41. Ayat semakna yang lain
QS. Al-A'raf: 205. "Dan dzikirlah/ingatilah Tuhanmu di dalam dirimu dengan rendah hati dan rasa takut; dan bukan dengan suara keras di waktu pagi dan petang. Dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai."
Kalau kita sedang bekerja konsentrasi pikiran atau berbincang serius dengan rekan, bisakah hati kita berdzikir, tasbih, tahlil?
Kirim Komentar
big david

Total Topics: 0
Total Posts: 401
07 Sep 10 - 8:27 am
mas ismail
uraian tasawuf ya mas, tentang hubungan ilmu qalbinya rosul dengan QS al-Ahzab: 41 dzikir/mengingat Allah
Makanya bila 'ilmu qalbinya rosul telah tertanam dalam qolbumu maka hal itu bukanlah perkara yang sulit. dan lidah kita dapat kita gunakan untuk berkomunikasi dengan sesama sementara pada saat sama persis qolbu kita terus berdzikir dengan menyebut nama Allah

bagi saya hal ini sangat sulit dipahami dan dilaksanakan
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 11:54 pm
jadi titik berat dari pengkajian kita bukan dimulai dari dampak yang ditimbulkan dari sholat. tapi Sholat yang khusuk itu yang akan menimbulkan cerita-cerita yang bermacam-macam seperti misalnya
QS.29:45
45. Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. (ini merupakan salah satu dampak tapi
Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. makanya shalat yang qalbinya selalu mengingat Allah dalam sholat dan pada saat yang sama anggota badan mengikuti apa yang telah diajarkan oleh Nabi saw(Qauli dan fi'li / rukun 13) adalah lebih besar keutamaanya
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 11:41 pm
Ada beberapa kisah kekhusyukan para sahabat yang mengakibatkan kondisi seperti mati (tidak merasakan apapun dan tidak menyadari yang terjadi di sekitarnya) mungkin ini yang dimaksud oleh bang Syahril.
Makna shalat seperti mati lebih terasa bahwa shalat adalah peristirahatan umat Islam dari kehidupan, kalau tidak salah ada ulama yang berkata bahwa istirahatnya adalah pada waktu shalat
betul memang. Banyak sekali cerita-serita tentang kekusukan tersbut. Tapi jangan lupa bahwa semua itu adalah dampak yang timbul akibat dari sholat khusuk yang dirasakah oleh oleh pelakunya termasuk para sahabat.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:56 am
Jadi hatimu yang berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, tanpa menggunakan lidahmu untuk menyebut Nama Allah tersebut.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:52 am
Allah tdk melihat penampilan fisikmu & tidak pula kepada rupamu, tetapi Allah melihat hatimu (HR.Muslim).
Dan Allah mengetahui apa yg tersimpan dlm hatimu (QS.33:51)

Jadi penuhilah hatimu dengan berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya bila perlu 24 jam setiap hari tanpa henti-hentinya walau sedetik. Insya Allah kau akan beruntung
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:41 am
41. Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (QS al-Ahzab [33]: 41).

untuk melaksanakan zikir tersebut tidak mungkin kita lakukan dengan lidah. sebab bila itu kita lakukan maka kita tdak dapat berkominiskasi lagi dengan sesama sebab lidah kita kita gunakan untuk menyebut nama Allah terus. Bisa-bisa kita disangka orang gila. Makanya bila 'ilmu qalbi nya rosul telah tertanam dalam qalbumu maka hal itu bukanlah perkara yang sulit. dan lidah kita dapat kita gunakan untuk berkomunikasi dengan sesama semmentara pada saat sama persis qolbu kita terus berzikir dengan menyebut nama Allah, baik sedang berdiri, sedang duduk sedang berbaring bahkan sedang tertidur sekalipun.


Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:20 am
ralat :
...sementara Qalbi adalah yang ada di Qolbu baginda Nabi saw
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:13 am
saat sholat. seluruh gerakan baik tangan, badan kaki dan kepala harus mengikuti fi'linya nabi saat sholat. begitu juga ucapan harus mengikuti qaulinya nabi saat sholat dan yang tidak kalah pentingnya adalah qalbinya kita itu pun harus sama apa yang ada pada qalbinya nabi saat sholat. masalah qauli dan fi'li insya' allah bisa kita ikuti, karena hal tersebut adalah parbuatan yang zhohir yang bisa dilahat dan bisa didengar. Namun Qalbi ini yang tidak bisa dilihat dan tidak bisa didengar. makanya harus kita ambil 'ilmunya' kepada para ulama yang telah menerima warisan tersebut yang sanadnya tidak putus sehingga sambung menyambung bagaikan tali sampai kepada Baginda Nabi saw. dengan begitu kau akan tahu yang namnaya sholat kusu' tersebut.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:02 am
Q.S Ali Imran
103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
Makanya hendaklah kita jangan se kali-kali memutuskan tali tersebut sebab bila tidak, maka apa yang di katakana Baginda Nabi 1400 th yang lalu

Diriwayatkan oleh Imam Thabrani, dalam kitab “Al Milal wan Nihal” Juzuk 1 halaman 11, karangan Syahrastani (wafat 548H):
”Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad di tangan-Nya, akan berpecah umatku sebanyak 73 firqah, yang satu masuk Syurga dan yang lain masuk Neraka.”
Bertanya para Sahabat: “Siapakah (yang tidak masuk Neraka) itu Ya Rasulullah?”
Nabi menjawab: “Ahlussunnah wal Jamaah.” Merupakan bukti bahwa banyak diantara kita kaum muslimin yang qalbinya mati. Wallahu A`lam Bish-shawab,

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
31 Aug 10 - 12:01 am
tolong dijabarkan bang mail, biar saya bisa langsung mempelajarinya...
singkat saja ya,Bismillahirohmannirohim.


Qauli adalah ucapan baginda Nabi saw. Apa yang diucapkan beliau dapat didengar dan dihapal oleh para sahabat sementara fi’li adalah perbuatan / gerakan baginda Nabi saw. Apa yang perbuat / gerakan apa yang dipergakan oleh beliau dapat lihat dan dituruti oleh para sahabat sementara Qauli adalah yang ada di Qolbu baginda Nabi saw. Dan qolbu ini tidak dapat didengar dan dilihat oleh para sahabat. Namun demikian para sahabat telah mendapatkan ‘ilmunya’ langsung dari Baginda nabi sehingga apa yang ada dalam qolbu rosul saat sholat maka hal seperti itu pulalah yang ada dalam qolbu para sahabat
Qauli dan fi’li takluk pada sifat Bashar dan sami’ sementara qalbi takluk pada sifat ilmu. Jadi apabila kita ingin mengetahui dan mejalankan apa yang ada dalam qalbu rosul, maka mau tidak mau kita harus ‘mengambilnya’ langsung kepada Baginda Rosul. masalahnya beliau sudah meninggal begitu juga dengan para sahabat. Tapi jangan khawatir beliau sudah mewariskan ilmu tersebut kepada para ulama. Maka carilah dan mintalah kepada ulama yang mewarisi hal tersebut. Dan itulah sesungguhnya yang dimaksud dengan ‘tali’ Allah yang dapat menyambungkan kita kepada kepada Allah swt langsung tanpa perantara.

Next


Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
26 Aug 10 - 12:57 pm
Mr dang;
Mengenai Syirik Khafi (tersembunyi), yaitu seorang beramal dikarenakan keberadaan orang lain, hal ini pun termasuk riya’, dan hal ini tidak mengeluarkan pelakunya dari dinul islam, namun pelakunya wajib bertaubat.

wallahu a'lam.

saya setuju dengan anda Mr dang
Wallahu 'alam

Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
26 Aug 10 - 12:56 pm
bang mail
????
maka Kau ambilah (jangan hanya dibaca dan dikaji) Tapi memang betul-betul kau ambil ilmunya qauli, fi'li dan qalbi, inya'Allah kau akan mengerti tentang arti khusu' dalam sholat. inya'Allah.

tolong dijabarkan bang mail, biar saya bisa langsung mempelajarinya...
Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
26 Aug 10 - 12:45 pm
Kaum Pluralis mengatakan, semua agama menuju Tuhan yang satu. Padahal kelompok-kelompok Kristen berbeda penggunaan nama Tuhan mereka.

Salah satu pandangan yang senantiasa dilempar oleh kaum Pluralis Agama dalam 'mengelirukan' pemikiran kaum Muslim, adalah mengatakan, "semua agama adalah jalan yang berbeda-beda menuju Tuhan yang satu".

bahwa memang benar semua agama menuju pada Tuhan yg satu walau dengan nama yg berbeda. dan betul kalau semua agama adalah jalan yg berbeda-beda menuju Tuhan yang satu, namun hanya satu Jalan yg "benar" menuju Tuhan yang satu, yaitu jalan yg diberikan oleh Islam. ini adalah jalan pemikiran penganut faham monotheism. sedangkan bagi penganut faham politheism akan ditemukan adanya (T)uhan dan (t)uhan. hal ini disebabkan oleh adanya bentuk2 dan inkarnasi2 Tuhan yg terjadi. Bentuk dan Inkarnasi Tuhan yg diakui oleh agamanya akan diberi label (T)uhan sedangkan bentuk dan Inkarnasi Tuhan yg tidak diakui oleh agamanya akan diberi label (t)uhan. Jadi memang benar bahwa semua agama pada dasarnya menyembah pada Tuhan Yang Satu, namun cuma satu agama yg benar dalam memberikan jalan kepada Tuhan Yang Satu tersebut.


Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
26 Aug 10 - 12:37 pm
bang mail
saya hanya sekedar mengingatkan saja agar berhati-hati terhadap hal tersebut. karena rekan-rekan kita yang non muslim pada dasarnya tujuan mereka adalah tuhan yang maha pencipta, hanya saja caranya yang salah.dan akibatnya sangat fatal sekali. lihatlah dalam postingan mereka. Semuanya bertujuan menyembah tuhan, tapi cara mereka yaa itu, melalui yesus, ada yang melalui latta, uzza dll, maka jadilah mereka orang yang sirik yang nyata yang ujung-ujungnya sesat. mengapa? karena mereka tidak mengerti dan tidak mau mengerti tentang tuhan yang sebenarnya. mereka hanya berangan-angan saja tentang tuhan itu.

nah kalo ini beda lagi. kembali pada diskusi sebelumnya ketika bicara masalah Tuhan dimana kita terlarang untuk memikirkan DzatNya, maka ketika kita berusaha menjadikan Tuhan dalam bentuk2 dan inkarnasi2 tertentu maka itulah yg dilarang, nah ini hasil kesimpulan saya;
http://forum-swaramuslim.net/more.php?id=43777_0_21_0_M

http://forum-swaramuslim.net/more.php?id=43776_0_21_0_M

nah ini juga yg menjadi fase awal dimana orang bisa menimbulkan "rasa" dengan benar. apabila orang sudah salah dengan pemahaman Tuhannya, maka "rasa" yg dihasilkannya juga salah. nah orang yg sudah memiliki "rasa" yg tinggi dengan Tuhan yg salah akan menghilangkan akal sehatnya dan sulit menerima penjelasan akan Tuhan yg benar. contohnya adalah netter HIndu yg ada disini, walau dia mengakui bahwa konsep keTuhanannya bukanlah konsep monotheism namun karena dia sudah memiliki "rasa" yg tinggi terhadap Tuhannya maka dia mengesampingkan kenyataan itu. Untuk netter kristen disini mempunyai kasus yg berbeda, rata2 mereka hanyalah orang2 ngeyel yg telah tertipu oleh dogma b0d0h yg ditanamkan oleh petinggi2 gereja mereka. walau sudah diberikan bukti2 yg kuat bahwa Kristen bukanlah agama monotheism yg dibawa oleh Yesus, tapi mereka tetap pada kemauannya dan keb0d0hannya tersebut. Nah sebetulnya ada tulisan dari Thread diatas yg ingin saya kritisi....next

Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 207
26 Aug 10 - 8:53 am
Mengenai Syirik Khafi (tersembunyi), yaitu seorang beramal dikarenakan keberadaan orang lain, hal ini pun termasuk riya’, dan hal ini tidak mengeluarkan pelakunya dari dinul islam, namun pelakunya wajib bertaubat.

wallahu a'lam.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
26 Aug 10 - 2:16 am
tapi bila ada orang yg khusyu' dalam sholat tapi tidak bertujuan kepada Allah maka barulah itu disebut sirik kofi..
????
maka Kau ambilah (jangan hanya dibaca dan dikaji) Tapi memang betul-betul kau ambil ilmunya qauli, fi'li dan qalbi, inya'Allah kau akan mengerti tentang arti khusu' dalam sholat. inya'Allah.

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
26 Aug 10 - 2:10 am
mengenai sirik kofi, sebenarnya yg dimaksud sirik kofi itu tidak mengena pada cara, melainkan pada tujuan. Jadi bila ada orang yg melakukan berbagai cara agar bisa khusyu dalam sholat dengan tujuan kepada Allah (bisa melalui mengingat dosa, memohon petunjuk Allah, memohon pertolongan Allah, melepaskan urusan dunia untuk Allah), maka itu bukanlah sirik kofi
saya hanya sekedar mengingatkan saja agar berhati-hati terhadap hal tersebut. karena rekan-rekan kita yang non muslim pada dasarnya tujuan mereka adalah tuhan yang maha pencipta, hanya saja caranya yang salah.dan akibatnya sangat fatal sekali. lihatlah dalam postingan mereka. Semuanya bertujuan menyembah tuhan, tapi cara mereka yaa itu, melalui yesus, ada yang melalui latta, uzza dll, maka jadilah mereka orang yang sirik yang nyata yang ujung-ujungnya sesat. mengapa? karena mereka tidak mengerti dan tidak mau mengerti tentang tuhan yang sebenarnya. mereka hanya berangan-angan saja tentang tuhan itu.
Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
25 Aug 10 - 9:52 pm
Mr. dang.
saya mengerti..., memang pada dasarnya kita ini sama-sama awam, kita sama-sama perlu melepaskan segala urusan dunia agar bisa khusyuk... kita sama-sama belajar untuk mencari kebenaran, dan sangat penting sekali bila kita lebih mengetahui bagimana caranya supaya kita khusyuk dalam shalat sehingga lebih mengingatkan kita kepada Allah Subhanahu wa ta 'ala, lebih mendekatkan diri kita kepada-Nya... dan Nabi muhammad shalallahu alaihi wa sallam adalah suri tauladan yang harus kita tiru baik dari ucapan maupun perbuatan beliau bagi kita...

yup betul sekali, saya yg awam masih terus belajar dan belajar termasuk kepada para ustadz yg ada diSM. analoginya lagi adalah saya yg masih menggunakan kamus dalam membaca buku berbahasa Inggris tentunya bercita2 dan terus belajar agar bisa menjadi orang yg tidak memerlukan kamus lagi dalam membaca buku berbahasa Inggris tersebut. namun yg utama dari analogi tersebut adalah bagaimana setiap orang itu harus bisa membaca dan menterjemahkan buku berbahasa Inggris tersebut walau dengan cara apapun. jadi setiap orang yg sholat dituntut untuk khusyuk kepada Allah walau dengan cara apapun, dari yg awam hingga sampai pada taraf kekhusyu'an Nabi Muhammad. toh juga cara2 tersebut ternyata juga diajarkan oleh Nabi seperti yg tercantum dalam hadist dan atsar yg ustadz sekalian telah sampaikan.

mengenai sirik kofi, sebenarnya yg dimaksud sirik kofi itu tidak mengena pada cara, melainkan pada tujuan. Jadi bila ada orang yg melakukan berbagai cara agar bisa khusyu dalam sholat dengan tujuan kepada Allah (bisa melalui mengingat dosa, memohon petunjuk Allah, memohon pertolongan Allah, melepaskan urusan dunia untuk Allah), maka itu bukanlah sirik kofi, tapi bila ada orang yg khusyu' dalam sholat tapi tidak bertujuan kepada Allah maka barulah itu disebut sirik kofi..
Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
25 Aug 10 - 12:57 pm
mbah dukun...eh mbah budenk maksudnya
Ada beberapa kisah kekhusyukan para sahabat yang mengakibatkan kondisi seperti mati (tidak merasakan apapun dan tidak menyadari yang terjadi di sekitarnya) mungkin ini yang dimaksud oleh bang Syahril.
Makna shalat seperti mati lebih terasa bahwa shalat adalah peristirahatan umat Islam dari kehidupan, kalau tidak salah ada ulama yang berkata bahwa istirahatnya adalah pada waktu shalat

sebenarnya bang mail sudah tahu maksud saya, cuma mungkin agar terjadi diskusi yg seru dan beliau bisa sekalian men"share" soal bahaya sirik kofi maka dibikin sedikit alot

Kirim Komentar
syahrir

Total Topics: 1
Total Posts: 1450
25 Aug 10 - 12:43 pm
bang mail;
koq bisaya? Mengapa bisa demikian?

kan sudah dijelaskan dibawah. itu kan hadist Qudsy, masa bang mail ngga tahu sih?? orang yg hidup dalam ibadah kepada Allah selama 500 tahun sudah pasti mati khusnul khotimah. namun ternyata orang tersebut tidak bisa masuk surga sebab ibadah dan mati khusnul khotimahnya, melainkan masuk surga sebab Rahmat Allah.

bisa kau perjelas yang dimaksud dengan kondisi mati atu menghilangkan urusan dunia itu? Perasaan ku kau sholat biasa aja tuh. Karjaan dunia juga masih kau ingat di benakmu. Lantas kondisi matinya di mana rir.

wah bang mail paranormal ya sampai tahu kalo saya sholat masih sering banget mikirin kerjaan dunia??
makanya biar saya bisa terlepas dari mikirin kerjaan dunia maka saya merasa seolah2 mati agar ketika timbul pikiran tentang kerjaan dunia saya langsung hilangkan,kan orang mati sudah ngga perlu lagi mikirin urusan dunia. jadi konsentrasi saya akan kembali kepada Allah.


Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 207
25 Aug 10 - 9:56 am

bagaimana dengan orang yg sholat seperti yg Mr dang contohkan?? orang sholat dengan mencucurkan air mata karena teringat dosa2nya, apakah ini bisa disebut sirik kofi??


Dan Nabi shalallahu alaihi wa sallam adalah orang yang paling banyak khusyu'nya di dalam shalat.

Abdullah bin Al-Syikkhir berkata: Aku melihat Nabi saw mendirikan shalat dan di dalam dada beliau terdengar isak tangis seperti suara gesekan penggiling tepung karena menangis.

[Shahih Muslim: 1/206 no: 228]

Dan Abu Bakr adalah seorang lelaki yang banyak menangis dikala shalat.

[Shahih Bukhari: 1/236 no: 716]
Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 207
25 Aug 10 - 9:44 am
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.


[Al Mukminuun 1-11]

Makna khusyuk adalah ketundukan, kelembutan dan ketenangan hati. Dan apabila hati merasakan kekhusyukan tersebut maka anggota badanpun mengikutinya. Sebab anggota badan ini mengikuti perintah hati.

Dari Nu’man bin Basyir ra bahwa Nabi saw bersabda: Ketahuilah sesungguhnya di dalam badan ini terdapat segumpal daging yang apabila dia baik maka baiklah seluruh jasad dan apabila rusak maka rusaklah seluruh bagaian jasad, ketahuilah bahwa itulah hati”.
[Shahih Bukhari: 1/234 nno: 52 dan shahih Muslim: 3/1220 no: 1599]

Kirim Komentar
dang

Total Topics: 0
Total Posts: 207
25 Aug 10 - 8:56 am
syahrir
wah anda salah mengerti lagi, saya ini masih orang awam sehingga saya perlu melepaskan segala urusan dunia agar bisa khusyuk, sedangkan Nabi sudah pada tingkatan yg paling tinggi. analoginya begini, kalau saya membaca buku bahasa Inggris maka saya masih perlu kamus untuk menterjemahkannya, sedangkan Nabi Muhammad sudah taraf tidak memerlukan kamus lagi. kira2 anda mengerti maksud saya???


saya mengerti..., memang pada dasarnya kita ini sama-sama awam, kita sama-sama perlu melepaskan segala urusan dunia agar bisa khusyuk... kita sama-sama belajar untuk mencari kebenaran, dan sangat penting sekali bila kita lebih mengetahui bagimana caranya supaya kita khusyuk dalam shalat sehingga lebih mengingatkan kita kepada Allah Subhanahu wa ta 'ala, lebih mendekatkan diri kita kepada-Nya... dan Nabi muhammad shalallahu alaihi wa sallam adalah suri tauladan yang harus kita tiru baik dari ucapan maupun perbuatan beliau bagi kita...
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
25 Aug 10 - 12:47 am

sekedar untuk direnungkan secara mendalam
Kirim Komentar
Budenk

Total Topics: 0
Total Posts: 810
24 Aug 10 - 11:20 pm
Ada beberapa kisah kekhusyukan para sahabat yang mengakibatkan kondisi seperti mati (tidak merasakan apapun dan tidak menyadari yang terjadi di sekitarnya) mungkin ini yang dimaksud oleh bang Syahril.
Makna shalat seperti mati lebih terasa bahwa shalat adalah peristirahatan umat Islam dari kehidupan, kalau tidak salah ada ulama yang berkata bahwa istirahatnya adalah pada waktu shalat
Kirim Komentar
Budenk

Total Topics: 0
Total Posts: 810
24 Aug 10 - 11:17 pm
sedikit manambahkan :
Anas ra berkata, Rasulullah saw bersabda, “Ingatlah akan kematian dalam shalatmu karena jika seseorang mengingat kematian dalam shalatnya tentu lebih mungkin bisa memperbagus shalatnya dan shalatlah sebagaimana shalatnya seseorang yang mengira bahwa bisa shalat selain shalat itu. Hati-hatilah kamu dari apa yang membutmu meminta ampunan darinya.” (Diriwayatkan Ad-Dailami di Musnad Firdaus, Al-Hafidz Ibnu Hajar menilainya hasan lalu diikuti Albani.
Abu Ayyub Al-Anshari ra berkata, seseorang datang kepada Nabi saw. lalu berkata, “Nasihati aku dengan singkat.” Beliau bersabda, “Jika kamu hendak melaksanakan shalat, shalatnya seperti shalat terakhir dan janganlah mengatakan sesuatu yang membuatmu minta dimaafkan karenanya dan berputus asalah terhadap apa yang ada di angan manusia.” (Diriwayatkan Ahmad dan dinilai hasan oleh Albani).
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
24 Aug 10 - 5:25 pm
ini namanya tingkatan khusyuk bang, Nabi Muhammad ngga perlu mengkondisikan "seolah2 esok akan mati" dalam beribadah. sedangkan para sahabat memerlukan kondisi "seolah2 besok akan mati".
????
Nggak salah ni rir. bukan nabi pernah berkata," sholatlah sebagai mana aku sholat." Nah Nabi tidak memerlukan kondisi mati seperti yang kau bilang, maka para sahabatpun juga tidak memerlukan kondisi

nah kalo saya yg orang biasa memerlukan kondisi "seolah2 sedang mati"
bisa kau perjelas yang dimaksud dengan kondisi mati atu menghilangkan urusan dunia itu? Perasaan ku kau sholat biasa aja tuh. Karjaan dunia juga masih kau ingat di benakmu. Lantas kondisi matinya di mana rir.


Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
24 Aug 10 - 5:14 pm
walau mati dengan ibadahnya selama 500 th tidak menjamin dirinya masuk surga??
koq bisaya? Mengapa bisa demikian?
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
24 Aug 10 - 5:10 pm
itu belum sampai tujuan akhir yaitu kenikmatan bertemu langsung dengan Allah. Tujuan orang mati ingin khusnul khotimah pada dasarnya karena dijanjikan akan mendapat kenikmatan surga dan bertemu dengan Allah. jadi pada dasarnya bukan mati khusnul khotimahnya yg dicari,
Rir pintu mati ada pintu yaitu
1. Pintu Khusnul Khotima
2. Pinti Suul Khotima.
dan pada pintu terakhir inilah iblis berjuang mati-matian agar seorang hamba masuk pintu suul khotima. Mati tanpa berzikir pada Allah swt. Mungkin kau pernah dengar cerita tentang perjuangan Iblis disaat manusia sedang sekaratul maut?

Bagai mana mungkin kau bisa bertemu dengan kenikmatan mati jika kita matinya lewat pintu suul khotima. Makanya belajar mati mulailah dari sini. Apakah Kau tidak mencari cara kematian dengan cara husnul kotima itu? ataukah masuk pintu yang satunya lagi. semuanya terserah pada mu. mau pilih yang mana?


Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
24 Aug 10 - 4:54 pm
bang mail: bagaimana dengan orang yg sholat seperti yg Mr dang contohkan?? orang sholat dengan mencucurkan air mata karena teringat dosa2nya, apakah ini bisa disebut sirik kofi??
wah koq tanya saya. tanya dang dong.
Begini Rir. Sirik Kofi itu bisa datang dan menyerang kapan saja dan dalam sholat apa saja, Apa bila kita mengingat selain Allah swt dalam sholat(ingat ya dalam sholat yang sedang kita kerjakan) , maka ancamannya adalah neraka wail. maka celakala orang yang sholat, yaitu orang-orang yang lalai(tidak mengingat dan atau mengingat selain Allah) dalam sholat.
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5124
24 Aug 10 - 2:54 pm
archa's avatar
Berbuatlah untuk duniamu, seakan-akan engkau hidup selamanya. Beramallah untuk akhiratmu, seolah-olah engkau mati esok pagi.
[HR Ibnu Qutaibah]


kelihatannya ini bukan hadist, sekalipun isinya 'seolah-olah' baik..

http://vjyusuf.wordpress.com/kumpulan-hadits-palsu/

Memang agak aneh koq ada dikotomi bekerja dan beramal untuk dunia dan akherat, bekerja untuk dunia termasuk beramal juga, beramal untuk akherat termasuk untuk kepentingan dunia juga. orang bilang 'kerja itu ibadah', artinya bisa sebaliknya 'ibadah itu kerja juga namanya'..
Kirim Komentar
 
Arsip Komentar Topik ini NEXT page/Older Reply
 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10 




FORUM STATISTIK
Statistik Member : 
Pending: 53 Active: 14375 Moderator: 14 Total: 14744
Statistik Post :  Saat ini ada 1044 topik dan 35388 komentar.
Last 15 minutes  :  Ada 17 active users dalam 15 menit terakhir
Current Users :  Saat ini ada 14 guests  dan 1 members browsing forum diskusi
Online Now :   Ismail Marzuki  
Hits : 3312593

Free Website Hosting

Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net dicantumkan

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster

Copyright © December  2008 , forum-swaramuslim.net - All right reserved

best viewed with IE Resoluton 800 X 600