Member : Log-In | Register   Forum Arsip 2002 - 2008   
  online :    Ismail Marzuki  



.: Alkitab Mengisahkan Tuhan Tidak Adil :.
Author
Post   Bookmark and Share  
Fakta

18 Nov 05 - 6:44 pm Total Topics: 321
Total Posts: 1
Fakta's avatar

Archives 
Komentar Forum lama dari 2002 s/d 2008 ada juga di halaman archives
Salah satu nama Indah Allah (Asmaul Husna) adalah yang Maha Adil (Al-?Adl) yaitu Allah SWT selalu berlaku adil kepada hamba-Nya dalam segala hal, dalam perkataan-Nya, perbuatan-Nya, qadla dan qadar-Nya, perintah dan larangan-Nya, pemberian pahala dan penjatuhan siksa-Nya, Allah senantiasa berada di atas Shirathal Mustaqim. Seluruh berita yang datang dari-Nya pasti benar, semua keputusan-Nya pasti adil, seluruh perintah-Nya adalah demi kemaslahatan dan semua larangan-Nya adalah keburukan, pahala bagi mereka yang berhak menerimanya adalah keuta-maan-Nya --fadlilah-Nya-- . Sedangkan rahmat dan siksa-Nya bagi mereka yang berhak adalah dari keadilan dan hikma-Nya.

Allah SWT pasti berlaku Adil sejak dahulu hingga pada hari penghakiman nanti, tidak ada seorang hambapun yang di dzalimi oleh Allah SWT :

Tiap-tiap umat mempunyai rasul, maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya. QS. 10:47

Namun kita akan melihat kisah dalam Alkitab yang menggambarkan Allah SWT berlaku sangat tidak adil terhadap hamba-Nya, ketidak-adilan Allah yang dikisahkan Alkitab tersebut sangat bertentangan dengan nilai keadilan manapun dan dengan sifat Allah yang Maha Adil. Tentu saja kita jadi bertanya, apakah mungkin Allah tidak berlaku Adil atau apakah mungkin kisah yang dalam Alkitab tersebut yang PALSU ???

Dikisahkan dalam Alkitab tentang seorang yang bernama Yehuda yang mempunyai seorang istri dari Kanaan, Yehuda dikaruniai tiga orang anak laki-laki, anak pertama bernama Er, anak kedua bernama Onan dan anak ketiga bernama Syela, anak pertama dan anak kedua dikisahkan sudah berumur siap kawin dan anak ketiga masih kanak-kanak / belum balig.

Yehuda kemudian mengambil seorang menantu bernama Tamar untuk dikawinkan dengan anaknya yang pertama yaitu Er, namun belum sampai Er mempunyai anak dengan Tamar Er dibunuh Tuhan karena di mata Tuhan Er termasuk orang yang jahat.

Total Reply 102 | Comment 2519 hits |  Beritahu Teman |  Print | Baca Seluruh Artikel  
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
17 Feb 10 - 9:01 am
rvenez nyodorkan ayat :

maksudnya apa mas ? mau membuktikan bahwa Tuhan telah menjelma jadi manusia ya ??? Betul begitu ??

Pertanyaan saya cuma satu, apakah ayat yang anda posting :
PERKATAAN YESUS atau BUKAN ?

Nah, kalau ayat ini :
Yoh 537) Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,


Perkataan YESUS atau BUKAN ?

silahkan direnungkan saja.....





Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
16 Feb 10 - 7:20 pm
FILIPI 2 : 5 : Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.

FILIPI 2 : 6 : Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus di pertahankan.

FILIPI 2 : 7 : Melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
16 Feb 10 - 5:59 pm
Saya akan baca kitabmu dengan ikhlas dan ridho. Biasa aja deh. Kalau memang iman saya (Katolik) yg benar, pastilah iman saya tidak akan goyah sedikit pun. Saya tidak akan mengatakan kitabmu sudah palsu, paling-paling saya bilang "Mungkin saja kitabmu asli. Asli buatan manusia." Hahaha...

hehehe... mas, malu atuh sama ID "KOREKTOR" tapi tidak bisa mengisi pertanyaan yang saya ajukan.... ayo kamu bisa !!!!

----

lagi ah... (misalkan)

Faham (berkata) : Saudaraku korektor, ikutilah keyakinanku, yaitu sembahlah Tuhan. Tuhan yang telah menciptakan kita....

Korektor (bertanya) : Seperti apa Tuhanmu ?

Faham (jawab) : Tuhanku adalah manusia seperti kita walau begitu percayalah bahwa dia itu Tuhan, dia lahir dari orang suci, dia dibesarkan seperti kita, dia laper seperti kita, dia bisa menyesal seperti kita, dia tidur seperti kita tidur, dia ketakutan seperti kita ketakutan, pokoknya dia manusia 100% dan Tuhan 100%, Yakinlah kepada dia... itulah Tuhanku, pokoknya kamu percaya deh bahwa dia itu Tuhan dan kamu akan selamat,

Korektor (jawab) : .....

sdr. korektor, silahkan jawab titik2 tsb

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
03 Feb 10 - 4:45 pm
Faham:
Misalkan :
Katakanlah Faham mengajak anda untuk mengikuti keyakinannya :

Faham (berkata) : Saudaraku korektor, ikutilah keyakinanku, yaitu sembahlah Tuhan. Tuhan yang telah menciptakan kita....

Korektor (bertanya) : Seperti apa Tuhanmu ?

Faham (jawab) : Tuhanku adalah manusia seperti kita walau begitu percayalah bahwa dia itu Tuhan, dia lahir dari orang suci, dia dibesarkan seperti kita, dia laper seperti kita, dia bisa menyesal seperti kita, dia tidur seperti kita tidur, dia ketakutan seperti kita ketakutan, pokoknya dia manusia 100% dan Tuhan 100%, Yakinlah kepada dia...

Korektor (jawab) : .....

sdr. korektor, silahkan jawab titik2 tsb

Apakah dialog tersebut "tidak masuk iman" ? apakah yang mengajak mengalami "masalah kejiwaan" ?

Saya akan baca kitabmu dengan ikhlas dan ridho. Biasa aja deh. Kalau memang iman saya (Katolik) yg benar, pastilah iman saya tidak akan goyah sedikit pun. Saya tidak akan mengatakan kitabmu sudah palsu, paling-paling saya bilang "Mungkin saja kitabmu asli. Asli buatan manusia." Hahaha...
Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
29 Jan 10 - 3:33 pm
Lebih tepat masalah kejiwaanmu itu disebut "tidak masuk iman".




Misalkan :
Katakanlah Faham mengajak anda untuk mengikuti keyakinannya :

Faham (berkata) : Saudaraku korektor, ikutilah keyakinanku, yaitu sembahlah Tuhan. Tuhan yang telah menciptakan kita....

Korektor (bertanya) : Seperti apa Tuhanmu ?

Faham (jawab) : Tuhanku adalah manusia seperti kita walau begitu percayalah bahwa dia itu Tuhan, dia lahir dari orang suci, dia dibesarkan seperti kita, dia laper seperti kita, dia bisa menyesal seperti kita, dia tidur seperti kita tidur, dia ketakutan seperti kita ketakutan, pokoknya dia manusia 100% dan Tuhan 100%, Yakinlah kepada dia...

Korektor (jawab) : .....

sdr. korektor, silahkan jawab titik2 tsb

Apakah dialog tersebut "tidak masuk iman" ? apakah yang mengajak mengalami "masalah kejiwaan" ?

Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
29 Jan 10 - 2:58 pm
Ilmuwan mana yg mengetahui adanya Allah dengan logika? Coba sebutkan. Setau saya ilmuwan bisa beriman hanya karena berkenalan dengan agama. Logika tidak mengenal sesuatu yg disebut "Allah". Sekalipun ilmuwan tidak percaya alam terjadi dengan kebetulan, logika mereka tidak cukup untuk mengenal Allah.


Apakah definisi Ilmuwan menurut anda,
apakah "orang dengan gelar (pendidikan formal)" atau "orang yang mau berfikir (diluar pendidikan formal)" ?
pendidikan formal baru ada setelah adanya Nabi (agama).

Apakah orang jaman dulu (tanpa sekolah) bisa disebut ilmuwan ?
kalau bisa, maka IBRAHIN-lah Bapak segala Ilmuwan... Beliau mengenal adanya Tuhan sebelum adanya agama !

Ini kisah Ibrahim (dengan keilmuannya) mengenal adanya TUHAN :


Ketika malam telah menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: "Inilah Tuhanku" Tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam".
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat".
Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar", maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.


Kalau ilmuwan (formal) sekarang jelas telah mengenal melalui "sarana" kitab suci dan itu banyak....

contoh :
profesor.dr






Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
29 Jan 10 - 2:18 pm
To Faham
Kira-kira apa yah yang menjadi dasar pemikiran teman kita Mr. Tor itu sehingga mengambil sebuah keputusan untuk menuhankan jelamaan tuhan itu ? apa baiknya kita tanyakan langsung aja ya? Tapi kayaknya kawan kita itu agak sedikit kurang mengerti kalimat habis jawabannya nggak nyambung dengan apa yang dipertanyakan.

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
29 Jan 10 - 1:58 pm
To Tor
Ini Pertanyaanku padamu
umpamanya ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa BERTEMU DENGAN TUHAN,maka tidak ada jalan lain kecuali kamu melakukan ritual tidak boleh memakan dan memnium apapun serta tidak boleh dibantu oleh siapapun Selama 1 Tahun tanpa putus-putus walau sedetikpun. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!

Inti dari pertanyaan diatas adalah sebuah ajaran yang tidak masuk akal. Dan jelas-jelas tidak masuk akal. Dan pernyataanmu bahwa TUhan itu tidak masuk akan. Bukan masuk iman. Tapi Tidak Masuk akal.
Pertanyaanya masihkan ajaran itu kau imani atau kau yakini?
Harusnya kau jawab dulu dengan jawab
Masih diikuti dengan asalan .......atau
Tidak dikuti dengan alasan...........

Tapi lihatlah jawabanmu
Ini jawaban kamu Tor
Harus berapa kali saya bilang! Itu bukan tidak masuk akal. Akal tidak bisa menentukan cara yang paling tepat bertemu Allah. Karena akal manusia tidak mengenal Allah.
Lebih tepat masalah kejiwaanmu itu disebut "tidak masuk iman".


Kelihatan sekali bahwa kau tidak pandai membaca sebuah kalimat. Jawaban mu itu TIDAK NYAMBUNG.
Jadi Pantas saja banyak banyak sekali pernyataan mu yang nabrak-nabrak pernyataan para netter kristen yang lain.

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
29 Jan 10 - 1:45 pm
To Tor
Bukan tidak masuk akal. Tapi tidak masuk iman.

Pada thread lalu kau ungkapkan bahwa tuhan itu tidak masuk akal mengapa sekarang dengan seneak udelmu kau merubahnya denga tidak masuk iman.?

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
29 Jan 10 - 12:45 pm
Faham:
Kasihan juga g bisa jawab, terus jadi orang 80d0h....

Kata siapa Om Ilmu pengetahuan tidak mengenal yang MAHA ?
Justru para ilmuwan KAGUM, bahwa KETERATURAN DUNIA ini tidak mungkin kalau tidak ada PENCIPTANYA.

Hanya orang 8od0h kalau berpendapat bahwa terciptanya DUNIA ini bukan oleh "tangan" yang MAHA.

Mahluk yang berpengatahuan adalah mahluk yang diberi AKAL, dengan AKAL tersebut agar berpikir...
Apakah ALAM SEMESTA ini hanya kebetulan ataukah ada PENCIPTANYA ? kalau KEBETULAN, mungkinkah ada keteraturan & keseimbangan ALAM SEMESTA ini ? kalau ada PENCIPTANYA, siapakah DIA ? Pasti DIA adalah yang "MAHA" segalanya.....
Siapakah DIA ? Dia, kita kenal (melalui utusan-NYa) adalah Allah, Tuhan Yang Maha Esa.


Ilmuwan mana yg mengetahui adanya Allah dengan logika? Coba sebutkan. Setau saya ilmuwan bisa beriman hanya karena berkenalan dengan agama. Logika tidak mengenal sesuatu yg disebut "Allah". Sekalipun ilmuwan tidak percaya alam terjadi dengan kebetulan, logika mereka tidak cukup untuk mengenal Allah.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
29 Jan 10 - 12:42 pm
Ismail:
umpamanya ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa BERTEMU DENGAN TUHAN,maka tidak ada jalan lain kecuali kamu melakukan ritual tidak boleh memakan dan memnium apapun serta tidak boleh dibantu oleh siapapun Selama 1 Tahun tanpa putus-putus walau sedetikpun. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!

Harus berapa kali saya bilang! Itu bukan tidak masuk akal. Akal tidak bisa menentukan cara yang paling tepat bertemu Allah. Karena akal manusia tidak mengenal Allah.

Lebih tepat masalah kejiwaanmu itu disebut "tidak masuk iman".
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
29 Jan 10 - 12:39 pm
Allah tidak bisa dihakimi atau diukur oleh akal.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
29 Jan 10 - 12:39 pm
Ismail:
baiklah kalau begitu. objekjek saya ganti

umpamanya ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa BERTEMU DENGAN TUHAN,maka tidak ada jalan lain kecuali kamu melakukan ritual minum racun tikus sebanyak 10 liter sehari. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!

Bukan tidak masuk akal. Tapi tidak masuk iman.
Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
29 Jan 10 - 9:11 am
Allah itu tidak bisa diukur dengan logika. Pertanyaanmu mubazir. Tidak berguna sama sekali.

kasihan si om g bisa jawab....

Om, buat apa kita diberi AKAL oleh Allah ?

Justru dengan AKAL itulah kita bisa mengenal Allah dan bisa membedakan mana PERINTAH dan mana LARANGAN-NYA....
dan sebelum menjalankan itu maka kita harus YAKIN DULU seperti apa ALLAH yang HARUS DISEMBAH ITU, yaitu memakai AKAL (LOGIKA).

Apa iya Tuhan itu perlu makan ?
Apa iya Tuhan itu perlu tidur ?
Apa iya Tuhan itu perlu diberi susu ?
Apa iya Tuhan itu menyesal ?




Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
29 Jan 10 - 9:05 am
Jawabannya: TIDAK. Karena yang Maha-Maha itu tidak ada dalam ilmu pengetahuan alam entah Fisika, Biologi, Kimia, dls. Matematika, ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial adalah contoh barang logis.

Ilmu pengetahuan tidak mengenal Allah.

Kasihan juga g bisa jawab, terus jadi orang 80d0h....

Kata siapa Om Ilmu pengetahuan tidak mengenal yang MAHA ?
Justru para ilmuwan KAGUM, bahwa KETERATURAN DUNIA ini tidak mungkin kalau tidak ada PENCIPTANYA.

Hanya orang 8od0h kalau berpendapat bahwa terciptanya DUNIA ini bukan oleh "tangan" yang MAHA.

Mahluk yang berpengatahuan adalah mahluk yang diberi AKAL, dengan AKAL tersebut agar berpikir...
Apakah ALAM SEMESTA ini hanya kebetulan ataukah ada PENCIPTANYA ? kalau KEBETULAN, mungkinkah ada keteraturan & keseimbangan ALAM SEMESTA ini ? kalau ada PENCIPTANYA, siapakah DIA ? Pasti DIA adalah yang "MAHA" segalanya.....
Siapakah DIA ? Dia, kita kenal (melalui utusan-NYa) adalah Allah, Tuhan Yang Maha Esa.


Apa iya Tuhan itu perlu makan ?
Apa iya Tuhan itu perlu tidur ?
Apa iya Tuhan itu perlu diberi susu ?
Apa iya Tuhan itu menyesal ?



Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
28 Jan 10 - 11:36 pm
To Tor. Koq Ofline sih? Aha! aku tahu kira-kira jawaban mu untuk menghindari pertanyaan. Sory lampu mati. atau Sory ada tamu atau sory ada kerjaan yang intinya mencari pembenaran. Nggak apa-apa.

Okela Kalau Begitu!
Pada intinya peryataan sdr. Faham adalah sama dengan pernyatan dan pertanyaan saya yaitu Tentang Ketidak Logisan dan ke logisa an atau masuk akal dan Ketidak-masukalan sehinggi perlu diakal-akali.
logiskah tuhan kalau dia, membutuhkan makanan (lapar) ?
logiskah tuhan kalau dia, membutuhkan tidur ?

apa jawabanmu?
Allah itu tidak bisa diukur dengan logika. Pertanyaanmu mubazir. Tidak berguna sama sekali.
Nggak nyambungkan jawabanmu itu

Pernyataan Sdr. Faham ini membahas masalah kelogikaan atau ketidak logikaan Tuhan. Kalau peryataan saya tadi kau tolak dengan alasa kau anggap membahas racun, kali ini faham mengetengahkan masalah ketuhanan.Harusnya kau tinggal jawab Logis atau tidak logis. itu saja. Biar nyambung Gitu!
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
28 Jan 10 - 11:09 pm
To Tor. Jangan Offline dulu.
Tentang racun tentu bisa dipikirkan dan diolah oleh logika otak manusia. Tapi tentang Allah? Tidak.


Okela kalau begitu! objeknya saya ganti

umpamanya ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa BERTEMU DENGAN TUHAN,maka tidak ada jalan lain kecuali kamu melakukan ritual tidak boleh memakan dan memnium apapun serta tidak boleh dibantu oleh siapapun Selama 1 Tahun tanpa putus-putus walau sedetikpun. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
28 Jan 10 - 10:52 pm
to Tor
Anda b*** atai pura-pura b***?
Tentang racun tentu bisa dipikirkan dan diolah oleh logika otak manusia. Tapi tentang Allah? Tidak.

Yang jadi inti dari pernyataan saya itu seseungguhnya bukalah racun atau tuhan itu tetapi AJARAN YANG TIDAK MASUK AKAL ITU. makanya tadi objeknya saya ganti. Tapi prinsif dari ajarannya tetap sama yaitu TIDAK MASUK AKAL. PERTANYAANNYA MASIHKAH KAU IKUTI AJARANGAN YANG TIDAK MASUK AKAL ITU? JAWAB

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
28 Jan 10 - 10:45 pm
Tentang racun tentu bisa dipikirkan dan diolah oleh logika otak manusia. Tapi tentang Allah? Tidak.

baiklah kalau begitu. objekjek saya ganti

umpamanya ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa BERTEMU DENGAN TUHAN,maka tidak ada jalan lain kecuali kamu melakukan ritual minum racun tikus sebanyak 10 liter sehari. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!


Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
28 Jan 10 - 10:34 pm
Faham:
bandingkan dengan ini:

logiskah tuhan kalau dia, mempunyai rasa takut (ketakutan) ?
logiskah tuhan kalau dia, mempunyai rasa sesal (menyesal) ?
logiskah tuhan kalau dia, dibesarkan oleh mahluk ?
logiskah tuhan kalau dia, dikandung oleh mahluk ?
logiskah tuhan kalau dia, membutuhkan makanan (lapar) ?
logiskah tuhan kalau dia, membutuhkan tidur ?
(wah ini sih kayak "kyai" slamet.... kerbau bule... )

Allah itu tidak bisa diukur dengan logika. Pertanyaanmu mubazir. Tidak berguna sama sekali.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
28 Jan 10 - 10:33 pm
Faham:
apa iya ? mari kita uji yuk....

logiskah tuhan kalau dia, maha pengasih ?
logiskah tuhan kalau dia, maha pencipta ?
logiskah tuhan kalau dia, berdiri sendiri (tidak tergantung kepada yang lain) ?
logiskah tuhan kalau dia, maha adil ?
logiskah tuhan kalau dia, tidak makan & tidak tidur ?
logiskah tuhan kalau dia, tidak dilahirkan ?
logiskah tuhan kalau dia, tidak melahirkan ?

Jawabannya: TIDAK. Karena yang Maha-Maha itu tidak ada dalam ilmu pengetahuan alam entah Fisika, Biologi, Kimia, dls. Matematika, ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial adalah contoh barang logis.

Ilmu pengetahuan tidak mengenal Allah.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
28 Jan 10 - 10:30 pm
Ismail:
ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa hidup lebih lama dan awet muda, maka tidak ada jalan lain kecuali minum racun tikus sebanyak 10 liter sehari. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!

Tentang racun tentu bisa dipikirkan dan diolah oleh logika otak manusia. Tapi tentang Allah? Tidak.
Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
28 Jan 10 - 4:08 pm
Kalau logis, pasti bukan Allah


apa iya ? mari kita uji yuk....

logiskah tuhan kalau dia, maha pengasih ?
logiskah tuhan kalau dia, maha pencipta ?
logiskah tuhan kalau dia, berdiri sendiri (tidak tergantung kepada yang lain) ?
logiskah tuhan kalau dia, maha adil ?
logiskah tuhan kalau dia, tidak makan & tidak tidur ?
logiskah tuhan kalau dia, tidak dilahirkan ?
logiskah tuhan kalau dia, tidak melahirkan ?

bandingkan dengan ini:

logiskah tuhan kalau dia, mempunyai rasa takut (ketakutan) ?
logiskah tuhan kalau dia, mempunyai rasa sesal (menyesal) ?
logiskah tuhan kalau dia, dibesarkan oleh mahluk ?
logiskah tuhan kalau dia, dikandung oleh mahluk ?
logiskah tuhan kalau dia, membutuhkan makanan (lapar) ?
logiskah tuhan kalau dia, membutuhkan tidur ?
(wah ini sih kayak "kyai" slamet.... kerbau bule... )



Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
28 Jan 10 - 3:50 pm
To Tor
Kalau logis, pasti bukan Allah.

Ooo.... berarti anda tetap pada pernyataan / ajaran bahwa Tuhan itu tidak masuk akal atau tidak logis.

sekarang kau beri kau gamabaran tentang sebuah pernyataan / ajaran ketidaklogisan atau pernyataan / ajaran yant tidak masuk akal.
ini pernyataannya:
Saya ambilkan perumpamaan. Misalkan.Ini misalnya ya Tor;
ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa hidup lebih lama dan awet muda, maka tidak ada jalan lain kecuali minum racun tikus sebanyak 10 liter sehari. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu? Jawab!
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
28 Jan 10 - 2:03 pm
Ismail:
Itulah kau Tor. Kau nampaknya kurang memahami kalimat. Bukanya Allah swt itu bisa masuk KE DALAM AKAL. Bukan Tor.Tapi yang benar Allah swt dapat diterima oleh Akal. Ringkasnya masuk akal. Artinya logis.

Ya itu maksudku Ismaiiilll...

Kalau logis, pasti bukan Allah.

Titik.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
28 Jan 10 - 1:14 am
To Tor
Kalau yg Anda sembah bisa masuk ke dalam akalmu, berarti dia bukan Allah. Titik.
Itulah kau Tor. Kau nampaknya kurang memahami kalimat. Bukanya Allah swt itu bisa masuk KE DALAM AKAL. Bukan Tor.Tapi yang benar Allah swt dapat diterima oleh Akal. Ringkasnya masuk akal. Artinya logis.
Saya ambilkan perumpamaan. Misalkan.Ini misalnya ya Tor; ada orang yang mengajarkan kepada kamu bahwa untuk bisa hidup lebih lama dan awet muda, maka tidak ada jalan lain kecuali minum racun tikus sebanyak 10 liter sehari. Inikan jelas tidak masuk akal kan? dan ajaran itu jelas-jelas diakui oleh yang mengajarkannya bahwa hal ini memang tidak masuk akal, jangan dipertanyakan yang penting kau imani saja.Pertanyaannya masihkah kau mengikuti ajaran itu?

Hal ini sangat berbeda dengan konsep ketuhanan yang di bawa oleh Baginda Rasul Nabi Muhammad saw. yang mengajarkan bahwa beragama itu haruslah sesuai dengan akal tapi jangan diakal-akali.

Untuk lebih jelasnya kau baca baik-baiknya kau baca link ini. Memahami Allah swt lewat akal.
http://harunyahya.us/indo/buku/akal002.htm

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
27 Jan 10 - 4:34 pm
Archa:
lhaa..khan saya sudah bilang kalau yang ini saya setuju.., kalau Tuhan memamng menyatakan diri-Nya jadi manusia sekaligus Tuhan, tentu saja saya meyakininya sekalipun pikiran tidak sanggup untuk memahaminya, kalau Tuhan bilang Dia menjelma jadi kecoa atau kutu, yaa..kikta semua harus meyakininya. Tapi Tuhan tidak menjelma jadi kecoa karena ngikutin omongan saya bahwa Tuhan jadi kecoa. Tuhan juga tidak akan menjelma jadi manusia karena ngikutin suatu ajaran yang menyatakan Tuhan menjelma jadi manusia.

Karena ajaran Islam: binatang juga perlu diselamatkan. Gitu? Karena binatang adalah gambaran Awloh? Gitu?

Dalam ajaran Katolik, jelas manusia adalah gambaran Allah.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
27 Jan 10 - 4:33 pm
Ismail:
dalam pernyataanmu ini terlihat bahwa kau ingin menunjukan bahwa tuhan (Sang pencipta)dan yesus (sebagai manusia yang merupakan JELMAAN DARI TUHAN) itu adalah satu kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Pertanyaannya adalah siapakah yang mengambil alih tugas-tugas Tuhan seperti Maha Menjaga keseimbangan alam semesta, Maha menciptakan segala sesuatu saat tuhanmu itu sedang menjelma menjadi manusia yang bernama yesus itu? Sebab tor Disaat tuhanmu itu menjelma menjadi manusia maka segala sifat-sifat ketuhanannya tidak ada pada yesus itu. yang ada adalah sifat manusia 100 % (ini saya kutip dari pernyataanmu sendiri tor)

Itu tidak benar. Saya bukan pengajar Heresy. Semenjak Allah menjelma menjadi manusia, naik ke Surga, dan seterusnya selama-lamanya Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia. Tidak pernah Keilahian Yesus alpa dari-Nya.
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
27 Jan 10 - 4:31 pm
Ismail:
Tor Sudah dua kali anda menulis postingan yang menunjukan bahwa sebenarnya kau tidak tahu menahu tentang tuhanmu kecuali mengikuti doktrin yang kosong.
Pertama kau katakan TUHAN ITU TIDAK MASUK DIAKAL
Sekarang Yang Kedua kau katakan bahwa : Allah itu misterius.
Harusnya kau berpikir ulang. dengan meminjam kata-kata Komang hilangkan sedikit saja egomu itu untuk Kembali ke titik nol. kau Sudah bahwa Tuhan mu itu hal yang misterius. Artinya kau tidak tahu sama sekali tentang tuhan dan ketuhanan, Yang ada sekarang ini adalah angan-angan / khayalanmu tentang tuhan. Sementara kau sendiri mengangap Tuhan itu masih sebuah misteri.

Kawanku Tor Ketahuilah bahwa, Tuhan itu bukanlah sesuatu yang misterius. Dia bukanlah susautu yang tidak masuk akal. Tidak Tor! Ia Ada dan Maha Ada. Dia Tunggal dan Maha Tunggal. Dia sendiri dan yang lainya selain Dia adalah Mahluk. Kalau kau tetap dan tetap meyakini Bahwa tuhan itu apa yang kau yakini sekarang ini maka sampai ajal menjeputmu tuhan itu masih tetap menjadi sebuah misteri bagimu. Maukah membuka tabir misteri itu? maukah kau menerima Tuhan yang masuk diakal? semuanya terserah padamu.

Kalau yg Anda sembah bisa masuk ke dalam akalmu, berarti dia bukan Allah. Titik.
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
23 Jan 10 - 8:48 pm
archa's avatar
Satu kalimat aja untukmu:
Tidak ada yang mustahil bagi Allah.


lhaa..khan saya sudah bilang kalau yang ini saya setuju.., kalau Tuhan memamng menyatakan diri-Nya jadi manusia sekaligus Tuhan, tentu saja saya meyakininya sekalipun pikiran tidak sanggup untuk memahaminya, kalau Tuhan bilang Dia menjelma jadi kecoa atau kutu, yaa..kikta semua harus meyakininya. Tapi Tuhan tidak menjelma jadi kecoa karena ngikutin omongan saya bahwa Tuhan jadi kecoa. Tuhan juga tidak akan menjelma jadi manusia karena ngikutin suatu ajaran yang menyatakan Tuhan menjelma jadi manusia.

Kapan Tuhan bilang kalau Dia menjelma jadi manusia, lalu mengatakan sebagai manusia dia juga sekaligus sebagai Tuhan..??, itu khan omongan anda, anda ngarang sendiri tentang Tuhan anda, lalu mengatakan : tidak ada yang mustahil bagi Tuhan..

Tuhan macam mana pula ini...?? koq anda yang ngatur..??

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
23 Jan 10 - 2:35 pm
To Tor
Allah mengutus diri-Nya bukan berarti Allah menjadi dua. Allah itu misterius.

Tor Sudah dua kali anda menulis postingan yang menunjukan bahwa sebenarnya kau tidak tahu menahu tentang tuhanmu kecuali mengikuti doktrin yang kosong.
Pertama kau katakan TUHAN ITU TIDAK MASUK DIAKAL
Sekarang Yang Kedua kau katakan bahwa : Allah itu misterius.
Harusnya kau berpikir ulang. dengan meminjam kata-kata Komang hilangkan sedikit saja egomu itu untuk Kembali ke titik nol. kau Sudah bahwa Tuhan mu itu hal yang misterius. Artinya kau tidak tahu sama sekali tentang tuhan dan ketuhanan, Yang ada sekarang ini adalah angan-angan / khayalanmu tentang tuhan. Sementara kau sendiri mengangap Tuhan itu masih sebuah misteri.

Kawanku Tor Ketahuilah bahwa, Tuhan itu bukanlah sesuatu yang misterius. Dia bukanlah susautu yang tidak masuk akal. Tidak Tor! Ia Ada dan Maha Ada. Dia Tunggal dan Maha Tunggal. Dia sendiri dan yang lainya selain Dia adalah Mahluk. Kalau kau tetap dan tetap meyakini Bahwa tuhan itu apa yang kau yakini sekarang ini maka sampai ajal menjeputmu tuhan itu masih tetap menjadi sebuah misteri bagimu. Maukah membuka tabir misteri itu? maukah kau menerima Tuhan yang masuk diakal? semuanya terserah padamu.
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
23 Jan 10 - 1:56 pm
tO TOR
Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.Jadi pada (kira-kira) 2009 tahun lalu, Dia berbicara dalam cara manusia juga. Itu wajar.Yesus Kristus adalah Allah yg konsisten. Allah menjelma menjadi manusia sehingga berbicara pun dengan gaya manusia:
dalam pernyataanmu ini terlihat bahwa kau ingin menunjukan bahwa tuhan (Sang pencipta)dan yesus (sebagai manusia yang merupakan JELMAAN DARI TUHAN) itu adalah satu kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Pertanyaannya adalah siapakah yang mengambil alih tugas-tugas Tuhan seperti Maha Menjaga keseimbangan alam semesta, Maha menciptakan segala sesuatu saat tuhanmu itu sedang menjelma menjadi manusia yang bernama yesus itu? Sebab tor Disaat tuhanmu itu menjelma menjadi manusia maka segala sifat-sifat ketuhanannya tidak ada pada yesus itu. yang ada adalah sifat manusia 100 % (ini saya kutip dari pernyataanmu sendiri tor)
Siapa kawan ?
Oh ya. tolong jangan jawab yesus ya karena yesus adalah 100 % manusia

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
23 Jan 10 - 12:23 pm
Archa:
lho...memang koq tidak ada yang mustahil bagi Allah, yang sedang kita bahas bukan omongan Allah, tapi pendapat anda. Emangnya kalau anda mengajukan pendapat, artinya Tuhan akan ikut apa yang anda omongin..??

Kata 'Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia', itu khan datang dari anda sendiri yang mengikuti ajaran gereja, makanya saya bilang cuma orang guoblog yang mau menerima ajaran tersebut..

Mana ada Tuhan ngomong 'Aku adalah Tuhan yang menjadi manusia tapi pada saat yang sama sifat ketuhanan-Ku tidak hilang'..?? mana mungkin Tuhan akan mengucapkan kalimat sebodoh itu..??

Makanya baca Injil itu sing ridhoo... Cha... Sing ikhlas...

Jangan baca Injil dengan membentengi dirimu denga Alquran dan Hadis. Buka selebar-lebarnya hatimu bagi Injil, baca dengan ikhlas dan ridho. Nanti Anda akan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Allahmu yg terus Anda ingkari hingga hari ini.

Satu kalimat aja untukmu:
Tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
22 Jan 10 - 12:57 pm
archa's avatar
Tidak ada yg mustahil bagi Allah.


lho...memang koq tidak ada yang mustahil bagi Allah, yang sedang kita bahas bukan omongan Allah, tapi pendapat anda. Emangnya kalau anda mengajukan pendapat, artinya Tuhan akan ikut apa yang anda omongin..??

Kata 'Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia', itu khan datang dari anda sendiri yang mengikuti ajaran gereja, makanya saya bilang cuma orang guoblog yang mau menerima ajaran tersebut..

Mana ada Tuhan ngomong 'Aku adalah Tuhan yang menjadi manusia tapi pada saat yang sama sifat ketuhanan-Ku tidak hilang'..?? mana mungkin Tuhan akan mengucapkan kalimat sebodoh itu..??

Kirim Komentar
rvenez

Total Topics: 0
Total Posts: 841
22 Jan 10 - 12:04 pm
HEHEHE..., TAPI BAGI ARCHA , ADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH, TOR...


SALAM KASIH
Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
22 Jan 10 - 11:56 am
Archa, logikamu salah kalau Anda mengatakan "Yesus Kristus adalah manusia yg menjadi Allah". Yang benar adalah "Yesus Kristus adalah Allah yg menjadi manusia tetapi pada saat yg sama Dia tetap juga Allah". Dia tidak berhenti dari Keilahian.

Tidak ada yg mustahil bagi Allah.
Kirim Komentar
arrumaisha

Total Topics: 0
Total Posts: 17
21 Jan 10 - 4:31 pm
dari uda archa:

Saya kemukakan lagi ucapan Uskup negara bagian New Jersey (ketika itu) John Selby Spong yang sekalipun tetap menganut Kristen berbicara begini :

"Sesungguhnya saya adalah salah satu dari sedemikian banyak manusia di jaman moderen yang melihat bahwa pengertian ajaran (Kristen) sudah luntur dan kehilangan kekuatannya. Kami adalah mayoritas diam dari umat Kristen yang merasa makin lama makin sulit untuk menjadi seorang pengikut agama Kristen dan sekaligus menjadi orang yang berakal.."



hmmmm.....jd dah bnr2 out of date dunk ya....so klo menjadi kristen ga bisa jd org yg berakal,..tp klo mau jd org berakal ga bisa jd pengikut kristen lagi...saya pilih yg kedua aja deh...asal masih bisa menjadi org berakal
Kirim Komentar
archa

Total Topics: 62
Total Posts: 5123
20 Jan 10 - 7:24 pm
archa's avatar
Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.


Ini ngomong opooo...!!??? kalau 'sungguh-sungguh manusia' pasti nggak bakalan jadi Tuhan, kalau 'sungguh-sungguh' Tuhan pasti nggak bakalan jadi manusia. Yang bisa itu kalau Yesus Tuhan jadi-jadian sekaligus manusia jadi-jadian. Cuma orang guoblog saja yang mau menerima ajaran seperti ini..

Saya kemukakan lagi ucapan Uskup negara bagian New Jersey (ketika itu) John Selby Spong yang sekalipun tetap menganut Kristen berbicara begini :

"Sesungguhnya saya adalah salah satu dari sedemikian banyak manusia di jaman moderen yang melihat bahwa pengertian ajaran (Kristen) sudah luntur dan kehilangan kekuatannya. Kami adalah mayoritas diam dari umat Kristen yang merasa makin lama makin sulit untuk menjadi seorang pengikut agama Kristen dan sekaligus menjadi orang yang berakal.."

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
20 Jan 10 - 2:11 pm
Ismail:
To Tor
....sehingga berbicara pun dengan gaya manusia:

Justru karena dia berbicara dengan gaya manusia la Tor Makanya dia berkata
Bapa yang mengutus Aku"
artinya manusia yang bernama yesus itu di utus oleh Bapa/Tuhannya. Artinya kehadiran yesus di dunia ini adalah sebagai utusan. Utusan siapa? utusan tuhannya. Siapa tuhan yang mengutusnya ? dia adalah Bapa. Inilah makna dari ayat tersebut.
Tor
coba kalau saya ikuti jalan pikiran kamu ya. sekarang kau perhatikan
Bapa (tuhan) yang mengutus aku (tuhan). Ini artinya Tuhan mengutus tuhan. Artinya lagi ada 2 tuhan yaitu tuhan yang mengutus dan tuhan yang diutus.Kalau ini yang terjadi maka tuhan yang diutus itu harusnya sama persis dengan sifat-sifat tuhan juga. Tapi tor dalam kenyataanya yang menjadi utusan itu sama sekali tidak memiliki sifat ketuhannan. yang ada pada utusannya itu dalah sifat seorang hamba / manusia. Jadi kesimpulanmu itu sangat bertolak belakang dengan kanyataan yang ada. Tor.

Allah mengutus diri-Nya bukan berarti Allah menjadi dua. Allah itu misterius. Segala sesuatu bisa dilakukan oleh-Nya. Termasuk yg mustahil dan tidak masuk akalmu. Termasuk menjelma menjadi seorang Nabi yg "benar-benar Allah dan benar-benar manusia".

Yesus Kristus adalah Allah ---> benar
Yesus Kristus adalah Manusia ---> benar
Yesus Kristus adalah Nabi/Utusan ---> benar


Ada yg tidak Anda mengerti?
Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
20 Jan 10 - 1:18 am
To Tor
....sehingga berbicara pun dengan gaya manusia:

Justru karena dia berbicara dengan gaya manusia la Tor Makanya dia berkata
Bapa yang mengutus Aku"
artinya manusia yang bernama yesus itu di utus oleh Bapa/Tuhannya. Artinya kehadiran yesus di dunia ini adalah sebagai utusan. Utusan siapa? utusan tuhannya. Siapa tuhan yang mengutusnya ? dia adalah Bapa. Inilah makna dari ayat tersebut.
Tor
coba kalau saya ikuti jalan pikiran kamu ya. sekarang kau perhatikan
Bapa (tuhan) yang mengutus aku (tuhan). Ini artinya Tuhan mengutus tuhan. Artinya lagi ada 2 tuhan yaitu tuhan yang mengutus dan tuhan yang diutus.Kalau ini yang terjadi maka tuhan yang diutus itu harusnya sama persis dengan sifat-sifat tuhan juga. Tapi tor dalam kenyataanya yang menjadi utusan itu sama sekali tidak memiliki sifat ketuhannan. yang ada pada utusannya itu dalah sifat seorang hamba / manusia. Jadi kesimpulanmu itu sangat bertolak belakang dengan kanyataan yang ada. Tor.
Aku tahu keyakinanmu terhadap p[endapat itu sungguh sangat kuat.Dan akupun tidk ingin menggoyakan keyakinanmu itu kawan. Karena bagi kami adalah :
" Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku
sembah.
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

namun sebagai hamba Allah swt kami hanya menyampaikan saja petunjuk yang datang dari-Nya.

Kirim Komentar
korektor

Total Topics: 0
Total Posts: 1008
19 Jan 10 - 1:22 pm
Ismail:
Tidak ada masalahnya sih dan tidak juga mustahil koq. Hanya saja tor yang menjadi masalahnya bukan itu tapi ayat kitab yohanes ini coba kau perhatikan
Yoh (37) Bapa yang mengutus Aku,
Ini kan artinya Aku, [nabi Isa as] diutus oleh Bapa [Tuhan] Jadi yang mengutus Yesus itu adalah Bapa / Tuhan Tidak sama dengan Bapak mengutus diri-Nya sendiri. Ini yang mustahil itu tor. Kalu utusan ya utusan nggak bisa sama utusan dengan yang mengutus.
Kau lihat lanjutannya kawan

Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia. Jadi pada (kira-kira) 2009 tahun lalu, Dia berbicara dalam cara manusia juga. Itu wajar. Yesus Kristus adalah Allah yg konsisten. Allah menjelma menjadi manusia sehingga berbicara pun dengan gaya manusia:
"Bapa yang mengutus Aku"

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
18 Jan 10 - 11:14 pm
To Tor
Apa salahnya Allah mengutus diri-Nya sendiri? Memangnya mustahil? Tiada yg mustahil bagi Allah.
Tidak ada masalahnya sih dan tidak juga mustahil koq. Hanya saja tor yang menjadi masalahnya bukan itu tapi ayat kitab yohanes ini coba kau perhatikan
Yoh (37) Bapa yang mengutus Aku,
Ini kan artinya Aku, [nabi Isa as] diutus oleh Bapa [Tuhan] Jadi yang mengutus Yesus itu adalah Bapa / Tuhan Tidak sama dengan Bapak mengutus diri-Nya sendiri. Ini yang mustahil itu tor. Kalu utusan ya utusan nggak bisa sama utusan dengan yang mengutus.
Kau lihat lanjutannya kawan
Dialah (si Bapa tadi itu) yang bersaksi tentang Aku. (Nabi Isa As)

Terus tor
Kamu (korektor cstidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

Nah kan jelas yang disaksikan oleh para murid nabi Isa itu bukan lah si Bapa [Tuhan ] tadi itu. Tapi Aku, [nabi Isa as] yang 100 % Manusia yang yang menjadi utusan-Nya. # Yesus adalah Tuhan yang mengatasi para malaikat. # Sudah terpatahkan oleh ayat dalam kitgabmu sendiri. Ini yang yang jadi permasalahan

Kirim Komentar
Ismail Marzuki

Total Topics: 0
Total Posts: 709
18 Jan 10 - 10:58 pm
To Tor
Apa salahnya Allah mengutus diri-Nya sendiri? Memangnya mustahil? Tiada yg mustahil bagi Allah.
Tidak ada masalahnya sih dan tidak juga mustahil koq. Hanya saja tor yang menjadi masalahnya bukan itu tapi ayat kitab yohanes ini coba kau perhatikan
Yoh (37) [color-red]Bapa [/color]yang mengutus [color-red]Aku, [/color]
Ini kan artinya [color-red]Aku, [nabi Isa as][/color] diutus oleh [color-red]Bapa [Tuhan ][/color]Jadi yang mengutus Yesus itu adalah Bapa / Tuhan Tidak sama d
Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
18 Jan 10 - 3:29 pm
Apakah Tuhan akan menjadi IBLIS hanya untuk menyelamatkan IBLIS ??????

gdubrakkkkk....
Kirim Komentar
faham

Total Topics: 0
Total Posts: 1323
18 Jan 10 - 3:25 pm
hahaha... jadi yang subyektif tuh siapa ya ????
mau ikut omongan Yesus yang OBJECTIVE atau omongan anda yang SUBJECTIVE BIN NGAYAL ?????

Kalau saya sih OBJECTIVE, FAKTUAL dan TEKSTUAL.... bukan ngarang habis kayak kelakuan kalian.... !!!

MENGUTUS DIRINYA SENDIRI ???? hahaha... memangnya Yesus mengaku Tuhan ???? Memangnya Tuhan menginformasikan akan MENJELMA MENJADI MANUSIA ????


Kirim Komentar
 
Arsip Komentar Topik ini NEXT page/Older Reply
 1  2  3 




FORUM STATISTIK
Statistik Member : 
Pending: 53 Active: 14375 Moderator: 14 Total: 14744
Statistik Post :  Saat ini ada 1044 topik dan 35387 komentar.
Last 15 minutes  :  Ada 17 active users dalam 15 menit terakhir
Current Users :  Saat ini ada 10 guests  dan 1 members browsing forum diskusi
Online Now :   Ismail Marzuki  
Hits : 3312544


Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari forum-swaramuslim.net dicantumkan

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster

Copyright © December  2008 , forum-swaramuslim.net - All right reserved

best viewed with IE Resoluton 800 X 600